Perkembangan otak si Kecil dimulai sejak trimester pertama kehamilan, sekitar empat minggu setelah proses pembuahan terjadi. Pembentukan organ janin khususnya otak sangat dipengaruhi oleh asupan nutrisi yang Ibu konsumsi tiap hari. Oleh sebab itu, Ibu sebaiknya mengonsumsi makanan berikut untuk membantu mendukung perkembangan otaknya:

Buah pisang

Pisang merupakan buah yang kaya akan vitamin B6, salah satu nutrisi yang berperan penting dalam proses perkembangan otak dan sistem saraf janin. Vitamin yang juga dikenal dengan nama piridoksin ini turut membantu pembentukan sel darah merah, antibodi dan neurotransmitter pada janin sejak awal masa kehamilan. Ibu bisa mengonsumsi satu buah pisang per hari untuk memenuhi kebutuhan vitamin B6 sebanyak 0,43 mg.

Ikan salmon

Manfaat ikan salmon memang tidak diragukan lagi bagi Ibu yang sedang hamil. Selain mengandung asam folat yang berguna untuk mencegah cacat tabung saraf, ikan salmon juga mengandung kolin yang bermanfaat untuk mendukung perkembangan otak yang sehat. Ibu bisa mengonsumsi tiga ons ikan salmon yang direbus hingga matang setiap harinya untuk memenuhi kebutuhan asupan kolin sebanyak 75 mg.

Kentang rebus yang tidak dikupas

Selain mengandung karbohidrat, kentang juga mengandung iodin, nutrisi yang berguna untuk mengatur metabolisme dan membantu pembentukan otak dan sistem saraf janin. Ibu bisa mengonsumsi kentang dengan cara merebus atau memanggang tanpa mengupas kulitnya yang juga banyak mengandung nutrisi. Dengan mengonsumsi satu butir kentang tiap harinya, Ibu bisa memenuhi asupan iodin sebanyak 60 mcg tiap harinya.

Sayur asparagus

Selain vitamin B6 yang bisa Ibu dapatkan dari satu buah pisang, Ibu juga perlu asupan vitamin B1 untuk mendukung perkembangan otak si Kecil. Vitamin B1 yang juga disebut dengan thiamin ini bisa Ibu dapatkan dengan mengonsumsi seikat sayur asparagus (sekitar 100g). Selain thiamin, asparagus juga kaya akan vitamin A, C, E, K, asam folat, kalsium dan serat yang sangat baik untuk kehamilan Ibu.

Ikan kod atau minyak ikan kod

Ikan kod mengandung asam omega 3 dan 6 yang memengaruhi perkembangan otak janin sejak dalam kandungan. Asam lemak esensial tersebut diubah menjadi zat yang berfungsi untuk membentuk membran sel saraf, sehingga sangat baik untuk perkembangan janin secara keseluruhan. Ibu juga bisa mengonsumsi minyak ikan kod. Jangan konsumsi minyak yang berasal dari hati ikan kod ya, Bu. Minyak hati ikan kod mengandung vitamin A tinggi yang dapat membahayakan janin.

 

Sumber:

Kemenkes RI. 2014. Pedoman Gizi Seimbang. Direktorat Jenderal Bina Gizi dan KIA, Jakarta, hal. 24-26 http://gizi.depkes.go.id/download/Pedoman Gizi/PGS Ok.pdf

USDA, 2015. 2015-2020 Dietary Guidelines for Americans. 8th ed. United States Department of Agriiculture https://health.gov/dietaryguidelines/2015/guidelines/

Yuk Mama, Share artikel ini ke :
Facebook Twitter Google+