Faktor kesuburan, baik untuk pria dan wanita, menjadi hal yang penting dalam meningkatkan peluang kehamilan. Masalah ketidaksuburan adalah masalah yang bisa dialami oleh pria maupun wanita. Bagi Mama dan Papa yang sedang berusaha memiliki anak, ada beberapa cara yang bisa dilakukan untuk meningkatkan kesuburan.  

  1. Akupuntur
    Popularitas akupuntur sebagai salah satu cara untuk meningkatkan kesuburan semakin meningkat belakangan ini. Bagi pria, akupuntur membantu meningkatkan kualitas dan kuantitas sperma. Sedangkan penelitian menunjukkan bahwa akupuntur memberikan hasil yang nyaris sama dengan terapi hormon, tapi tanpa efek samping yang merugikan. Akupuntur juga dianggap mampu meningkatkan peluang kesuksesan prosedur in vitro fertilization atau IVF. Karena itu pasangan yang berencana menjalankan prosedur IVF bisa mempertimbangkan untuk melakukan akupuntur, apalagi karena perawatan akupuntur tidak mengganggu atau menghalangi perawatan kesuburan lainnya.
     
  2. Mengkonsumsi nutrisi yang membantu meningkatkan peluang kehamilan
    Ada banyak nutrisi yang membantu meningkatkan peluang Mama untuk hamil. Suplemen multivitamin dan vitamin B kompleks telah menunjukkan manfaatnya dalam meningkatkan kesuburan pria dan wanita. Selain itu, wanita yang merencanakan kehamilan disarankan untuk mengkonsumsi 400-800 mcg asam folat setiap hari untuk mencegah berbagai jenis cacat lahir. Pastikan Mama mengkonsumsi cukup protein, zat besi/zinc, dan vitamin C, karena kekurangan nutrisi tersebut telah dihubungkan dengan siklus datang bulan yang lebih lama, sehingga frekuensi ovulasi menjadi berkurang, dan resiko keguguran yang lebih tinggi. Perbanyak konsumsi makanan kaya protein seperti daging, ikan, produk susu rendah lemak, telur, dan kacang-kacangan.

    Sedangkan Papa yang berusaha meningkatkan kesuburan bisa mengkonsumsi vitamin C, zinc, asam folat, dan vitamin E yang membantu meningkatkan jumlah dan pergerakan sperma. Dosis yang disarankan adalah 500-1000 mg vitamin C setiap hari, 400 IU vitamin E setiap hari, 15-25 mg zinc setiap hari, dan 400-800 mcg asam folat setiap hari.
     
  3. Mengoptimalkan fungsi kelenjar thyroid
    Fungsi kelenjar thyroid yang terlalu tinggi atau terlalu rendah dapat mengganggu siklus hormon dan kesuburan wanita. Karena itu, banyak wanita yang memiliki gejala seperti tangan dan kaki yang dingin, kulit kering, sembelit, serta berkurangnya ketajaman otak dan mental, harus menjalani evaluasi kelenjar thyroid secara menyeluruh. Secara klinis, banyak wanita mengalami peningkatan kesuburan setelah fungsi kelenjar thyroidnya dioptimalkan.
     
  4. Perhatikan berat badan Mama
    Kelebihan berat badan dan lemak tubuh yang terlalu banyak tidak hanya membahayakan kesehatan Mama, tapi juga mengakibatkan tubuh Mama memproduksi terlalu banyak hormon yang bisa mengganggu proses ovulasi. Siklus ovulasi Mama bisa menjadi berkurang frekuensinya, sehingga peluang Mama untuk hamil juga menurun. Tapi sebaliknya, lemak tubuh yang terlalu sedikit berarti tubuh Mama tidak memproduksi hormon yang cukup untuk proses ovulasi atau untuk mempertahankan kehamilan bila pembuahan berhasil terjadi. Karena itu, jagalah berat badan Mama dengan olahraga yang teratur.
     
  5. Bila Mama atau Papa merokok, berhentilah merokok
    Racun pada rokok tidak hanya merusak sel telur wanita, tapi juga mengganggu proses pembuahan dan membuat rahim menjadi lebih tua. Menurut Robert Barbieri, MD, kepala bagian OB/GYN di Brigham and Women’s Hospital di Boston, rahim seorang wanita perokok berumur 35 tahun berfungsi seperti rahim seorang wanita berumur 42 tahun, sehingga jauh lebih tidak subur. Karena itu, bila Mama merokok, segera hentikanlah kebiasaan merokok Mama.
     
  6. Hindari stress
    Stres dan depresi bisa mengganggu kesuburan Mama. Sebuah penelitian di Denmark yang melibatkan 393 pasangan yang sedang berusaha memiliki anak menemukan bahwa peluang wanita untuk hamil menurun pada bulan ketika mereka mengalami tekanan psikologis. Teorinya, stress mengganggu produksi hormon, sehingga siklus datang bulan wanita menjadi berubah. Karena itu, hindari stres dengan teknik relaksasi atau meluangkan waktu untuk melakukan hobi yang Mama sukai.
     
  7. Berhubungan intim lebih rutin
    Beberapa penelitian menyatakan bahwa wanita yang berhubungan intim lebih rutin, paling tidak sekali seminggu, memiliki siklus datang bulan dan ovulasi yang lebih teratur.  

Dengan melakukan beberapa hal di atas, semoga peluang Mama dan Papa untuk memiliki anak semakin meningkat dan usaha yang telah dilakukan Mama dan Papa membuahkan hasil yang diinginkan.

 

Sumber:

Yuk Mama, Share artikel ini ke :
Facebook Twitter Google+