Selamat sudah sampai di akhir masa kehamilan, Bu. Ibu pasti sudah mempersiapkan banyak hal untuk menyambut kelahiran si Kecil. Apakah Iniasiasi Menyusui Dini menjadi salah satu hal yang Ibu persiapkan untuk kelahiran si Kecil?

Menurut Ikatan Dokter Anak Indonesia, Inisiasi Menyusui Dini (IMD) adalah suatu proses yang sangat baik untuk memudahkan bayi dan Ibu memulai proses menyusui. Dalam proses IMD, si Kecil yang baru saja dilahirkan akan dibiarkan untuk mencari puting susu Ibu sendiri tanpa bantuan siapapun. Ia diharapkan dapat merangkak di atas dada Ibu, mencari puting susu dan mendapatkan cairan pertama ASI yang mengandung kolostrum dalam waktu kurang dari satu jam setelah kelahirannya. Salah satu manfaat yang bisa didapat dari proses IMD ini adalah mempererat ikatan kasih sayang antara Ibu dan bayi karena si Kecil melakukan kontak kulit secara langsung dengan kulit Ibu. Manfaat lain dari IMD adalah:

  1. Menekan angka kematian bayi

Inisiasi Menyusui Dini bertujuan agar si Kecil mendapat kandungan nutrisi dan antibodi penting dari ASI sesegera mungkin setelah ia lahir. Menurut suatu studi yang dilakukan Karen Edmond dkk dan dimuat dalam jurnal Pediatrics, komponen imun dan non imun dalam ASI dapat mempercepat pematangan (maturasi) usus, resisten terhadap infeksi, dan pemulihan jaringan epitel (jaringan yang melapisi permukaan tubuh) dari infeksi. Jika si Kecil mendapat kandungan komponen imun dan non-imun tersebut di waktu pertama setelah terlahir ke dunia, maka kemungkinan si Kecil meninggal akibat penyakit infeksi menjadi semakin kecil.

  1. Bantu tingkatkan lama menyusui si Kecil

Selain membantu tingkatkan sistem imun si Kecil dan mencegahnya dari risiko kematian dini, menurut penelitian Fikawati dan Syafiq (2003) IMD juga diketahui dapat meningkatkan kemungkinan Ibu dan si Kecil untuk bertahan dalam proses pemberian ASI eksklusif hingga si Kecil berusia empat bulan.

  1. Menjaga kelancaran produksi ASI

Proses IMD setelah Ibu melahirkan si Kecil membantu tingkatkan kadar hormon prolaktin dalam tubuh Ibu. Hormon ini berfungsi untuk menstimulasi kelenjar susu dalam memproduksi ASI, sehingga Ibu selalu punya kadar ASI yang cukup untuk si Kecil.

  1. Mengurangi perdarahan pasca persalinan

Menurut penelitian yang dilakukan Yuliarti (2010), proses IMD dapat membantu mengurangi perdarahan pasca persalinan karena pada saat pencarian puting susu, si Kecil merangkak di atas dada Ibu dan menekan plasenta juga rahim. Tekanan yang diberikan si Kecil tersebut akan membuat pendarahan berhenti.

Jika Ibu ingin melakukan IMD saat si Kecil lahir kelak, Ibu dapat menyiapkan handuk untuk mengelap badan si Kecil tanpa perlu memandikannya. Setelah tali pusatnya dipotong, keringkan muka, kepala dan tubuh si Kecil dari cairan ketuban kecuali pada bagian telapak tangannya. Bau dan rasa cairan ketuban yang tersisa pada telapak tangan si Kecil akan menuntunnya pada puting Ibu, yang mengeluarkan bau dan rasa yang sama.

 

Sumber:

Bidan Indonesia. 2013. Mengapa Inisiasi Menyusui Dini. http://indonesian-publichealth.com/mengapa-inisiasi-menyusui-dini-imd/

Karen M Edmond, et al. 2006. Volume 117/Issue 3. Pediatrics. Delayed Breastfeeding Initiation Risk of Neonatal Mortality. http://pediatrics.aappublications.org/content/117/3/e380

Ikatan Dokter Anak Indonesia. 2013. Inisiasi Menyusu Dini. http://www.idai.or.id/artikel/klinik/asi/inisiasi-menyusu-dini

 

CVM: 02-226/4/2018

Yuk Mama, Share artikel ini ke :
Facebook Twitter Google+