Sudah bukan rahasia lagi bahwa kehamilan membuat bentuk dan ukuran tubuh Ibu berubah. Perut membesar, kaki melebar sehingga sepatu terasa lebih sempit, dada membesar sehingga baju terasa lebih sesak, napas Ibu juga terasa lebih pendek. Jangan lupakan pula rasa mual yang melanda, terus ingin buang air kecil, atau jadi lebih sulit tidur.

Ada Ibu yang santai saja menghadapi perubahan tubuh semacam ini. Namun banyak juga Ibu yang jadi cemas. Perasaan yang sering timbul kemudian misalnya takut berat badan akan terus menetap, cemas suami akan tertarik kepada orang lain yang lebih kurus, kecewa karena ukuran baju (dan sepatu) terus bertambah besar, merasa tidak lagi mengenali diri sendiri, dll. Kekhawatiran ini kadang bertambah tinggi karena setiap bulan Ibu harus melaporkan pertambahan berat badan kepada dokter atau bidan, sementara media menggembar-gemborkan betapa cantiknya menjadi wanita kurus.

Apa risiko jika Ibu terlalu khawatir akan perubahan fisik saat hamil?

  • Nafsu makan dapat berkurang pesat, bahkan mengalami gangguan makan, misalnya sangat malas makan, atau memuntahkan apa yang dimakan secara sengaja, padahal si Kecil dalam kandungan membutuhkan nutrisi
  • Memilih olahraga dan kegiatan-kegiatan yang terlalu berisiko bagi perkembangan janin
  • Mengalami masalah psikologis saat hamil seperti gangguan kecemasan bahkan gangguan depresi, ini bisa berlanjut menjadi postpartum depression setelah melahirkan kelak.
  • Menolak untuk menyusui bayi yang dilahirkan atau menyapih terlalu cepat

Ibu yang menolak makan atau makan terlalu sedikit dapat berisiko mengalami kelahiran prematur dan preeklampsia. Bayi juga bisa terkena dampaknya. Risiko terhadap bayi misalnya berat badan lahir bayi rendah, kematian bayi, tumbuh kembang bayi bermasalah.

Cara menangani kekhawatiran akan perubahan fisik saat hamil

Karena begitu banyaknya masalah yang dapat ditimbulkan oleh kekhawatiran Ibu hamil terhadap perubahan fisik selama hamil, maka penting sekali untuk mengenali apakah kekhawatiran ini dapat menimbulkan masalah lebih lanjut. Hal yang juga penting adalah menanganinya.

 Apa yang bisa Ibu lakukan untuk mengatasi kekhawatiran akan perubahan fisik selama hamil?

  • Berkonsentrasilah pada bayi. Ingat, tubuh Ibu berubah karena hendak menolong si Kecil bertumbuh dan berkembang. Yakinlah bahwa perubahan fisik ini adalah bentuk kasih sayang untuk si Kecil.
  • Perbaiki pola makan, utamakan mengasup makanan dan minuman yang bergizi seimbang. Asupan sehat ini akan meningkatkan kesehatan Ibu dan si Kecil, sekaligus memperbaiki mood
  • Tetap mencoba aktif, misalnya berjalan pagi, yoga untuk kehamilan, atau tetap bekerja seperti biasa.
  • Alihkan pikiran Ibu pada hobi, misalnya hobi mewarnai, merajut, bernyanyi, menari, dll.
  • Curhatlah pada Ayah atau kepada sahabat Ibu. Jangan menyimpan kekhawatiran sendiri.
  • Coba berpikir secara lebih positif tentang kehamilan, misalnya bahwa kehamilan adalah semacam gladi resik untuk penggunaan pakaian menyusui kelak.
  • Jika kekhawatiran ini menjadi berlebihan, apalagi kalau dokter/bidan sudah sampai memberikan peringatan tentang efeknya kepada kehamilan Ibu, maka sebaiknya Ibu berkonsultasi kepada psikolog klinis dewasa.

 Apa yang bisa dilakukan oleh Ayah untuk membantu Ibu?

  • Sampaikan dengan jelas bahwa Ayah tetap menyayangi Ibu, walaupun bentuk tubuh Ibu berubah.
  • Ucapkan terima kasih, misalnya dengan menyampaikan bahwa pengorbanan Ibu ini untuk kesehatan buah hati Ibu dan Ayah.
  • Mengajak Ibu bersama-sama mencari informasi tentang kehamilan, misalnya dari berbagai media maupun konsultasi kepada ahlinya.

 Selamat menjalani kehamilan yang lebih menyenangkan, Bu!

 

Sumber:

 Erica L. Rauff, Danielle Symons Downs; Mediating Effects of Body Image Satisfaction on Exercise Behavior, Depressive Symptoms, and Gestational Weight Gain in Pregnancy, Annals of Behavioral Medicine, Volume 42, Issue 3, 1 December 2011, Pages 381–390, https://doi.org/10.1007/s12160-011-9300-2

Mehta, U.J., Siega-Riz, A.M. & Herring, A.H. Matern Child Health J (2011) 15: 324. https://doi.org/10.1007/s10995-010-0578-7

Zanardo, V., Giustardi, A., Straface, G., Volpe, F., Canella, A., & Soldera, G. (2015). “Body image in breastfeeding women with depressive symptoms: A prospective study”. Journal of Maternal-Fetal and Neonatal Medicine: 29(5):1-19. March 2015. DOI: 10.3109/14767058.2015.1020786

 

CVM: 02-529/8/2018

Yuk Mama, Share artikel ini ke :
Facebook Twitter Google+