Saat hamil, sebagian dari Ibu mungkin akan merasakan sesak atau kesusahan dalam bernapas. Kondisi sesak napas ini dapat terjadi di masa awal kehamilan, yaitu trimester pertama dan juga pada akhir masa kehamilan di trimester ketiga.

Pada trimester pertama, meningkatnya kebutuhan tubuh Ibu akan oksigen dan juga peningkatan kadar hormon progestron memengaruhi sistem respirasi pusat di otak, sehingga membuat Ibu merasakan sesak saat bernapas. Sementara itu, sesak yang Ibu rasakan saat menjalani kehamilan trimester terakhir bisa disebabkan oleh semakin besarnya janin yang kemudian menekan diafragma tubuh.

Sesak napas yang Ibu rasakan di masa kehamilan biasanya terasa ringan dan tidak terlalu parah. Namun, jika Ibu mengalami kondisi medis tertentu seperti mengidap asma, anemia, atau tekanan darah tinggi, sesak yang dirasa bisa menyusahkan Ibu sehingga Ibu perlu bantuan medis dari dokter untuk penanganan lebih lanjut.

Jika rasa sesak yang Ibu rasakan masih dalam batas wajar, Ibu bisa melakukan sejumlah tips berikut agar sesak napas segera berhenti.

  • Beristirahatlah dan jangan melakukan aktivitas berat
  • Duduk tegak dengan bahu yang juga tegap agar paru-paru Ibu dapat mengembang dan mengempis lebih leluasa.
  • Susun beberapa bantal tambahan saat Ibu tidur atau berbaring
  • Berusahalah untuk tetap rileks saat mengalami sesak agar sesak napas Ibu tidak bertambah parah.

Untuk mencegah Ibu merasakan sesak napas di masa hamil, Ibu dapat melakukan beberapa hal berikut:

Makan makanan sehat

Mengonsumsi makanan sehat bisa jadi upaya Ibu untuk menjaga berat badan normal sehingga tidak memicu sesak. Kurangilah makan makanan yang mengandung banyak lemak, garam dan gula.

Minum banyak air putih

Minumlah banyak air putih setiap hari agar tubuh Ibu tetap terhidrasi. Kurangi minuman yang mengandung kafein (teh, kopi dan cola) karena dapat memperlambat penyerapan zat besi pada tubuh.

Konsumsi makanan yang mengandung zat besi dan vitamin C

Makanan seperti daging merah, telur dan sayuran berdaun hijau kaya akan zat besi yang sangat diperlukan Ibu di masa kehamilan. Selain zat besi, Ibu juga perlu memenuhi asupan vitamin C dengan mengonsumsi buah-buahan seperti jeruk, anggur, stroberi dan kiwi.

Hindari aktivitas berat

Jika Ibu ingin berolahraga atau melakukan aktivitas lain seperti bekerja, lakukan kegiatan tersebut dalam batas aman dengan mempertimbangkan kesehatan Ibu. Jangan memaksakan diri beraktivitas jika kondisi tidak fit karena dapat memicu sesak.

 

Sumber:

Heidi Murkoff, Sharon Mazel. 2008. What To Expect When You’re Expecting. Chapter 21: If You Have Chronic Condition, Asthma. Page 514-517. Workman Publishing Company, Inc:New York.

ACOG. 2017. Practice Bulletin 90: Asthma in Pregnancy. American College of Obstetricians and Gynecologists. https://www.acog.org/Resources-And-Publications/Practice-Bulletins/Committee-on-Practice-Bulletins-Obstetrics/Asthma-in-Pregnancy

Baby Center Medical Advisory Board. 2015. Breatlessness (Natural Remedies). https://www.babycentre.co.uk/a549289/breathlessness-natural-remedies

Yuk Mama, Share artikel ini ke :
Facebook Twitter Google+