Sebenarnya tidak banyak yang berubah selama bulan Ramadan, puasa bukan berarti mengurangi ataupun menghentikan asupan yang masuk ke dalam tubuh. Melainkan hanya jam makannya saja yang dipindahkan.

Secara medis, Ibu hamil dan menyusui boleh saja berpuasa, tentunya apabila jika secara fisik tidak ada masalah dan kuat untuk berpuasa. Bila Ibu hamil atau menyusui memutuskan untuk ikut berpuasa, penting sekali untuk lebih memperhatikan makanan yang dimakan saat sahur dan berbuka.

Pilih makanan yang betul-betul bergizi dan seimbang agar pertumbuhan janin tidak terganggu. Berpuasa pada saat hamil sebenarnya tidak mengganggu pertumbuhan janin, namun pastikan menu sahur dan menu berbuka diatur dengan baik. Bayi dapat menyesuaikan diri dengan perubahan pola makan Ibu, jadi Ibu tidak perlu khawatir.

Dibawah ini adalah contoh menu sahur dan berbuka untuk Ibu hamil dan menyusui selama puasa:

Saat sahur:

  • 1 gelas susu
  • 1 porsi nasi
  • 1 porsi ati ampela masak kecap
  • 1 porsi urap sayuran
  • 2 potong tempe bacem
  • Potongan buah mangga atau 1 buah jeruk ukuran besar
  • 3 gelas air putih

Saat berbuka puasa

Sebelum shalat maghrib (ta'jil):

  • 1 gelas teh manis
  • 1 buah kroket atau camilan berkarbohidrat
  • 1 gelas jus semangka atau jus pepaya

Setelah shalat maghrib:

  • 1 gelas susu ibu hamil/menyusui

Makan malam (2-3 jam setelah berbuka puasa):

  • 1 porsi nasi putih
  • 1 porsi daging sapi bumbu bali atau masakan daging, ayam, telur, ikan dan yang berprotein lainnya
  • 2 tahu goreng atau tempe goreng tepung
  • 1 porsi tumis kacang panjang dan tauge atau capcay
  • 1 buah apel atau pisang

Menjelang tidur:

  • 1 gelas susu ibu hamil/menyusui          
Yuk Mama, Share artikel ini ke :
Facebook Twitter Google+