Ayah memiliki peran yang sama pentingnya untuk kesuksesan perencanaan kehamilan. Kesuburan Ayah meningkatkan peluang Ibu untuk hamil sehingga penting bagi Ayah untuk menjaga kesuburan dengan menerapkan gaya hidup sehat, salah satu caranya adalah dengan rutin berolahraga. Simak jenis olahraga apa saja yang baik untuk Ayah selama program kehamilan.

Jogging

Jogging ringan merupakan salah satu olahraga kardio yang efektif untuk tingkatkan kesuburan Ayah. Jika Ayah tidak sempat untuk melakukan olahraga berat yang membutuhkan waktu dan tempat khusus, berjogging di sekitar rumah selama 30 menit sebelum beraktivitas bisa menjadi solusi terbaik.

Yoga

Tidak hanya untuk Ibu, olahraga yoga juga baik untuk dilakukan Ayah di masa perencanaan kehamilan. Gerakan-gerakan dalam yoga diketahui tidak hanya bermanfaat dalam membakar kalori dan menguatkan otot, tapi juga dapat membantu mengurangi stres dan mengeluarkan racun dalam tubuh.

Renang

Berenang juga menjadi salah satu olahraga kardio yang baik untuk Ayah karena dapat memicu fungsi kerja jantung dan memperlancar siklus darah tubuh. Keduanya merupakan faktor yang dapat meningkatkan produksi dan kualitas sperma yang dihasilkan tubuh.

Bersepeda

Bersepeda dengan intensitas normal juga baik untuk meningkatkan kesuburan Ayah. Meski begitu, Ayah harus berhati-hati agar tidak bersepeda dengan waktu dan intensitas yang berlebihan sehingga membuat Ayah terlalu lelah. Selain itu, bersepeda jarak jauh dengan waktu tempuh yang terlalu lama dapat memberikan tekanan pada testikel Ayah sehingga mengganggu produksi sperma.

Olahraga memang memiliki pengaruh besar terhadap kesuburan Ayah. Hal ini pernah dibuktikan dari suatu studi yang dilakukan tiga ilmuwan terhadap 397 pria Iran selama enam bulan. Dalam hasil studi yang dimuat dalam Journal of The Society for Reproduction and Fertility tersebut, diejelaskan bahwa mereka yang melakukan ragam olahraga kardio seperti jogging, renang atau berlari secara rutin selama 30 menit tiga hingga enam kali dalam seminggu menghasilkan sperma dengan kualitas dan kuantitas yang lebih baik daripada pria yang tidak melakukan kardio sama sekali. Untuk itu, Ayah disarankan untuk rajin berolahraga di masa perencanaan kehamilan agar produksi sperma selalu lancar.

 

Sumber:

Maleki, Behzad, et al. 2016. The Effects of Three Different Exercise Modalities on Markers of Male Reproduction in Healthy Subjects: A Randomized Controlled Trial. Journal of The Society for Reproduction and Fertility. http://www.reproduction-online.org/content/153/2/157

 

CVM: 02-529/8/2018

Yuk Mama, Share artikel ini ke :
Facebook Twitter Google+