Ayah adalah orang yang paling dekat dengan Ibu saat hamil ini, tentunya support papa sangatlah besar artinya bagi kesehatan Ibu dan janin yang dikandungnya.

 

Saat hamil, Ibu merupakan satu satunya sumber nutrisi bagi janin yang dikandungnya, dan l kebutuhan dan jumlah nutrisi pun bertambah sehingga Ibu harus benar benar memperhatikan asupan nutrisinya, sehingga Ayah sebaiknya mengetahui nutrisi yang dibutuhkan saat Ibu hamil.

 

Nah nutrisi apa yang dibutuhkan oleh Ibu saat hamil?

 

Makro nutrisi merupakan nutrisi yang dibutuhkan dalam jumlah yang banyak oleh tubuh dan menghasilkan energi bagi tubuh, terdiri dari karbohidrat, protein dan lemak. Karbohidrat dan lemak mempengaruhi proses tumbuh kembang janin dan berbagai perubahan dalam tubuh Ibu. Pastikan Ibu memenuhi kebutuhan karbohidrat, lemak dan protein dengan seimbang, sebagai sumber energi untuk tubuh. Contoh karbohidrat adalah makanan pokok seperti beras, kentang, kentang, jagung, singkong, sedangkan sumber lemak adalah minyak, mentega, lemak dapat juga berfungsi membuat gurih makanan

Protein banyak terdapat pada lauk pauk seperti daging, ikan, telu, susu atapun yang bersumber dari nabati seperti tempe, tahu dan kacang hijau, kacang merah, yang berfungsi untuk membangun sel sel baru janin dan memelihara semua bahan pengatur, seperti hormon Ibu dan janin. Protein merupakan struktur dasar bagi pembentukan organ organ dalam tubuh.

 

Mikro nutrisi adalah nutrisi yang dibutuhkan dalam jumlah kecil oleh tubuh tapi sangat berperan pada proses metabolisme. Contohnya adalah asam folat (vitamin B9), vitamin D, zat besi, kalsium, vitamin A, mineral, seng dan zink.

 

Asam folat sangat diperlukan saat Ibu hamil bahkan sebelum hamil pun Ibu sudah mempunyai cadangan asam folat. Asam folat sangat penting bagi kesehatan Ibu terutama untuk produksi, perbaikan dan fungsi DNA serta pembentiukan sel darah merah. Sedangkan bagi janin asam folat berperan dalam membantu mengurangi resiko cacat tabung syaraf dan cacat lainnya, banyak terdapat pada bayam, pisang, alpukat, hati.

 

Vitamin D yang membantu penyerapan Kalsium banyak terdapat pada mentega, ikan, susu. Fungsi vitamin D untuk mememliharan kesehatan tulang dan memperkuat fungsi otot bagi Ibu dan dapat meningkatkan sistem kekebalan tubuh bagi janin. Agar vitamin D menjadi aktif disarankan Ibu berjemur di bawah matahari pagi, nah papa bisa mengajak Ibu olahraga ringan dengan berjalan kaki pada pagi hari.

 

Zat besi merupakan unsur penting pada pembentukan haemoglobin dalam sel darah merah, saat hamil kebutuhan zat besi Ibu meningkat agar Ibu sehat terhindar dari anemia. Zat besi pun dapat mencegah pendarahan saat melahirkan, sedangkan bagi janin dapat mencegah lahir prematur atau pun mencegah berat badan bayi rendah. Zat besi banyak terdapat pada daging sapi, hati ayam, bayam, susu.

 

Kalsium banyak terdapat pada susu dan turunannya, seperti keju, kacang kacangan. Kalsium dapat mencegah osteoporosis atau tulang rapuh bagi Ibu hamil sedfangkan bagi janin kalsium berfungsi membantu untuk pertumbuhan tulang dan gigi.

 

Terakhir jangan lupa minum air putih kurang lebih 10 gelas sehari.

 

Jadi, setelah Ayah tahu nutrisi yang dibutuhkan Ibu saat hamil sebaiknya papa dapat mensuportnya, contohnya menyiapakan susu untuk Ibu, atau pun olahraga pagi dengan jalan kaki . 

Sumber:

Almatsier, Sunitra, 2004. Prinsip Dasar Ilmu Gizi. Jakarta : Gramedia

Ayo Melek Gizi, buku petunjuk kader vol. 002. Jakarta; Nutrisi untuk bangsa Sarihusada

 

461/12/2016

Yuk Mama, Share artikel ini ke :
Facebook Twitter Google+