Pengalaman menyusui tiap Ibu akan berbeda-beda. Sangat menyenangkan apabila Ibu bisa menyusui dengan lancar dan kebutuhan ASI si Kecil bisa terpenuhi. Namun tidak sedikit Ibu yang mengalami kendala saat proses menyusui. Kendalanya bisa berupa ASI yang kurang lancar, payudara bengkak atau infeksi. Kali ini Lactamil akan membahas tentang mastitis yang bisa dialami oleh Ibu menyusui.

Salah satu gangguan pada payudara, mastitis adalah infeksi yang terjadi pada jaringan payudara yang menyebabkan payudara terasa sakit, menjadi bengkak dan memerah. Kondisi ini menyebabkan Ibu sulit memberikan ASI. Mastitis biasanya terjadi di 6 hingga 12 minggu pertama setelah melahirkan. Tidak sedikit Ibu yang tidak menyadari penyebab dari infeksi ini, seperti:

Tidak kosongnya payudara sehingga ASI tersumbat

Adanya bakteri pada payudara

Selain kedua hal tersebut, ada beberapa faktor lain penyebab mastitis.

  1. Kurangnya nutrisi
  2. Terlalu lelah atau stres
  3. Menyusui hanya dengan satu posisi atau satu sisi payudara

Untuk Ibu yang ingin menghindari mastitis, Ibu bisa menjauhi penyebab-penyebab di atas. Ibu harus terus memastikan asupan nutrisi, sebab nutrisi sangat penting untuk kelancaran proses menyusui. Perbanyak asupan protein dan lengkapi kebutuhan nutrisi dengan susu Lactamil berformula ADIK yang mengandung asam folat, vitamin A, zat besi dan kalsium. Selain itu, Ibu perlu terus perhatikan teknik menyusui untuk si Kecil.

 

 

Sumber:

Blössner, Monika dan Mercedes de Onis. 2005. Malnutrition: Quantifying The Health Impact at National and Local Levels.

Cullinane, Meabh et all. 2015. Determinants of mastitis in women in the CASTLE study: a cohort study.

Ministry of Health. 2006. Food and Nutrition Guidelines for Healthy Pregnant and Breastfeeding Women: A background paper.

Yuk Mama, Share artikel ini ke :
Facebook Twitter Google+