Semua pasti tahu, Ibu yang sedang hamil membutuhkan nutrisi yang baik. Nutrisi baik sudah pasti bermanfaat untuk si kecil dalam kandungan. Namun tak hanya si kecil yang diuntungkan, Ibu juga mendapatkan banyak manfaatnya. Vitalitas Ibu yang mengasup nutrisi baik akan meningkat. Adapun beberapa keuntungan psikologis yang Ibu dapatkan. Ibu jadi lebih mampu mengontrol emosinya, mampu berkonsentrasi dengan lebih baik, bahkan menjadi lebih nyaman dalam menjalani kehamilan. Risiko depresi selama hamil juga berkurang.

 

Ibu tak selalu mampu memilih

Walaupun sudah mengetahui perlunya nutrisi yang baik, tidak semua Ibu mampu memilih asupan nutrisinya dengan berbagai alasan, misalnya tidak mengetahui nutrisi tepat yang sesuai dengan kebutuhan. Ibu yang sedang dalam trimester 1 kadang mual dan muntah berlebihan. Akibatnya, Ibu jadi tak nafsu makan, sehingga sulit mempersiapkan nutrisi yang dibutuhkan. Di trimester 2, Ibu mungkin sudah merasa nyaman, tapi tak selalu menyukai makanan / minuman yang dibutuhkan selama kehamilan. Sementara Ibu yang di trimester 3, biasanya timbul berbagai ketidaknyamanan fisik karena kehamilannya membesar. Sehingga untuk menyamankan dirinya, Ibu jadi mengonsumsi makanan atau minuman yang sekadar membuat senang, walaupun kurang bernutrisi.

 

Ayah perlu membantu

Karena Ibu tak selalu mampu memilih, padahal janin butuh nutrisi, maka orang-orang terdekat Ibu perlu membantu. Siapa lagi, kalau bukan Ayah! Oh ya, boleh kok dibantu juga oleh nenek, kakek, om atau tante. Namun jauh lebih efektif ketika dibantu Ayah. Apa yang bisa Ayah lakukan untuk membantu Ibu memilih nutrisi yang baik?

  • Mengetahui nutrisi yang baik
    Pertama, Ayah tentu perlu tahu dulu nutrisi apa saja yang dibutuhkan oleh Ibu hamil. Bukan hanya jenis nutrisinya, juga darimana sumber makanan / minuman apa saja nutrisi tersebut didapatkan.
  • Rajin membaca
    Supaya Ayah lebih banyak tahu, mau tak mau Ayah perlu rajin membaca. Carilah berbagai artikel tentang kehamilan, agar Ayah bisa mencarikan nutrisi lebih tepat.
  • Ikut pemeriksaan
    Ayo Pa, ikut Ibu dong ketika memeriksakan kandungan ke dokter atau bidan. Pada saat diperiksa, Ayah
    bisa sekaligus menanyakan nutrisi apa yang dibutuhkan Ibu, sesuai
    dengan kondisi kandungannya.
  • Menyediakan asupan bernutrisi
    Ayah dapat membantu Ibu menyiapkan asupan bernutrisi, apalagi ketika Ibu sibuk mengurus hal lain atau Ibu kesulitan, misalnya ketika sedang sangat mual. Ayah bisa memasakkan makanan atau membuatkan susu. Apabila Ayah kesulitan memasak, jangan menyerah. Ayah bisa kok minta tolong orang lain untuk menyiapkannya. Ayah tinggal mengecek apakah sudah siap, lalu mengajak
    Ibu menyantapnya.
  • Jangan memaksa
    Ibu mungkin sedang mual berat atau lemas sekali sehingga sama sekali tak bernafsu makan. Beberapa Ibu jadi lebih tak bernafsu makan ketika dipaksa makan, tapi lebih berminat ketika hatinya senang. Jadi boleh sekali lho membuat Ibu senang, baik dengan pelukan, belaian, kata-kata manis, menawarinya disuapi Ayah, bercanda, dll.
  • Berikan pilihan
    Jika Ibu sangat mual dan lemas, tanyakan Ibu lebih suka makan di mana, apakah di meja makan atau di tempat tidur saja. Ayah juga bisa menanyakan jenis makanan / minuman apa yang Ibu inginkan, dengan memberikan pilihan yang memang bernutrisi.
  • Menemani Ibu
    Ayah bisa berada di samping Ibu saat Ibu makan. Ayah bisa ikut makan, atau hanya mendampingi saja. Ingat, usahakan Ibu senang hatinya ketika ditemani Ayah.

Mudah kan membantu Ibu memilih nutrisi terbaik? Selamat mencoba, Pa.

Yuk Mama, Share artikel ini ke :
Facebook Twitter Google+