Seperti peralatan ibu dan bayi lainnya, breast pump juga harus dirawat dengan hati-hati, terutama kebersihannya untuk menjaga kesehatan Mama dan si kecil, serta kondisinya agar breast pump tetap awet dan bisa dipakai dalam waktu lama.

Mengecek Kinerja Breast Pump

Bila tiba-tiba Mama mengalami hambatan saat memompa ASI walaupun biasanya Mama tidak pernah mengalami masalah apapun, cek hal-hal berikut ini yang bisa mempengaruhi kinerja breast pump:

  1. Periksa katup/membran breast pump. Bagian ini yang menciptakan daya sedot pompa dan biasanya harus diganti setiap 6 bulan sekali. Bila pompa Mama sudah dipakai lebih dari 4 bulan atau Mama menggunakan pompa bekas pakai, hal pertama yang harus Mama lakukan adalah mengganti katup breast pump tersebut.
  2. Periksa kondisi pompa dan bagian pompa. Apakah ada retak di pompa ataupun bagian pompa? Retak sekecil apapun bisa mempengaruhi kinerja pimpa.
  3. Bila breast pump Mama menggunakan motor elektrik, cek apakah motornya masih bekerja dengan baik. Kebanyakan breast pump didesain untuk digunakan memompa selama setahun penuh, jadi setelah sekian lama, bisa saja motor breast pump Mama sudah rusak. Bila hal itu terjadi, bagian ini tidak bisa diganti dan Mama harus membeli breast pump yang baru.

Membersihkan Breast Pump

Bila si kecil sehat, cara berikut ini cukup baik untuk membersihkan breast pump Mama:

  1. Sterilkan seluruh bagian pompa yang terkena ASI atau berhubungan langsung dengan payudara Mama sebelum pemakaian pertama kali. Sterilisasi bisa dilakukan dalam air mendidih selama 10-20 menit.
  2. Setelah setiap pemakaian, cuci bagian-bagian tersebut dalam air panas dengan sabun, dan angin-anginkan sampai kering. Bila breast pump perlu segera dipakai, breast pump bisa dikeringkan dengan tissue.
  3. Setelah setiap pemakaian ke tiga atau ke empat, sterilisasi kembali semua bagian breast pump tadi.
  4. Bagian yang tidak terkena ASI atau berhubungan langsung dengan payudara Mama tidak perlu disterilisasi secara rutin.
  5. Sistem tabung pada breast pump perlu disterilisasi bila bagian ini terkena ASI dengan cara direbus selama 10-20 menit. Untuk sterilisasi lanjutan, Mama bisa mengoleskan alkohol ke bagian dalam sistem pipa untuk mempercepat pengeringan dan mencegah tumbuhnya jamur.
  6. Bila si kecil terkena infeksi jamur di mulutnya, sebaiknya sterilisasi bagian breast pump dengan cara merebus dilakukan setiap hari.

Pemakaian Breast Pump Bekas Pakai

Harga breast pump yang bagus memang cukup mahal, jadi Mama mungkin saja mempertimbangkan membeli, meminjam, ataupun menyewa breast pump bekas pakai. Tapi ada beberapa pertimbangan yang perlu Mama perhatikan. Kebanyakan breast pump yang tersedia didesain untuk dipakai oleh satu orang pengguna saja. Di Amerika Serikat, penjualan atau penyewaan single user breast pump bekas pakai bahkan dianggap ilegal.

Hal ini disebabkan karena menggunakan breast pump bekas pakai bisa berbahaya, karena beberapa organisme penyakit yang diketahui terkandung dalam ASI wanita yang sakit bisa masih tertinggal dalam breast pump yang pernah dia pakai. Selain itu, bila wanita tersebut memompa ASI dalam keadaan puting lecet, kontaminasi darah juga bisa terjadi. Kebanyakan single user pumps memiliki sistem terbuka tanpa pelindung yang mencegah kontaminasi antar sesama pengguna breast pump.

Bakteri penyakit seperti infeksi jamur juga bisa ditularkan melalui breast pump, karena bakteri penyakit ini bisa hidup pada suatu permukaan dalam waktu lama. Kebanyakan penyakit hadir tanpa terdeteksi oleh pengidapnya, sehingga bahkan bila pengguna sebelumnya adalah orang yang Mama kenal baik dan tidak berkeberatan memberitahukan sejarah kesehatannya kepada Mama, bisa saja dia atau pasangannya memiliki suatu penyakit yang tanpa dia ketahui.

Metode sterilisasi rumahan terkadang tidak cukup untuk mematikan semua pathogen. Selain itu, beberapa breast pump memiliki bagian yang tidak bisa dibongkar dan dibersihkan secara hati-hati. Beberapa breast pump yang termasuk dalam kategori hospital grade breast pump memang didesain untuk bisa digunakan oleh beberapa pengguna (multiple user breast pump). Jadi bila Mama mempertimbangkan untuk membeli atau menyewa breast pump bekas pakai, pastikan Mama membeli atau menyewa hospital grade breast pump. Tapi sebaiknya Mama tetap harus membeli bagian-bagian seperti botol, katup, dll yang berhubungan langsung dengan ASI dan payudara Mama.

Bila mempertimbangkan faktor kebersihan dan kesehatan, Mama sangat disarankan untuk menggunakan breast pump baru. Tentu saja bila nanti Mama memutuskan untuk memiliki anak lagi, Mama masih bisa menggunakan breast pump Mama, asal kondisi breast pump masih bagus.

Yang penting adalah tidak menggunakan breast pump Mama bersamaan dengan orang lain. Demi si kecil, breast pump adalah salah satu ‘investasi’ kebutuhan bayi yang Mama perlukan, terutama bila Mama adalah Mama yang bekerja.

Sumber http //www.ivillage.com/breastfeeding-are-used-breast-pumps-safe/6-n-137250 http //www.breastfeedingonline.com/pumps.shtml http://www.motherandchildhealth.com/Breastfeeding/Becky/breastpumps.html

Yuk Mama, Share artikel ini ke :
Facebook Twitter Google+