Vitamin memiliki peran yang sangat besar untuk tumbuh kembang si kecil selama di dalam kandungan. Selain itu, vitamin juga dapat menghindarkan Ibu dari risiko keguguran. Menurut para ahli, selama masa kehamilan, Ibu membutuhkan dua kandungan vitamin, yaitu vitamin B9 (asam folat) dan vitamin D. Berikut penjelasannya:

  • Vitamin B9 (asam folat)

Pada 12 minggu pertama kehamilan, sistem saraf si kecil sedang mengalami pembentukan, sehingga penting bagi Ibu untuk mengonsumsi makanan yang mengandung asam folat dan dapat mencegah si kecil cacat pada saat lahir. Ibu memerlukan asam folat sekitar 400 mikrogram dan dapat ditemukan di kubis, kacang hitam, asparagus, brokoli, kentang panggang, telur matang, jeruk, beras merah dan roti. Agar kandungan asam folat tetap terjaga, disarankan agar tidak terlalu lama memanaskan makanan.

  • Vitamin D

Vitamin D berperan penting dalam mengatur jumlah kalsium dan fosfat dalam tubuh serta menjaga kesehatan tulang dan gigi. Vitamin D dapat ditemukan dalam minyak ikan, seperti salmon, mackerel dan sarden, telur dan daging. Tak hanya melalui makanan, vitamin D dapat diperoleh dengan cara menikmati sinar matahari di pagi hari. Cukup dengan berjemur sekitar 20 menit tanpa suncream, untuk memenuhi kebutuhan vitamin D harian Ibu. Konsumsi vitamin tambahan untuk memenuhi asupan yang dibutuhkan oleh Ibu selama kehamilan tidaklah terlalu penting, namun hal yang perlu dilakukan adalah, memastikan bahwa Ibu mengonsumsi makanan sehat beragam yang mengandung asam folat dan vitamin D. Beberapa makanan utama yang dapat memenuhi kedua nutrisi tersebut di antaranya adalah sebagai berikut:

  1. Buah dan sayuran dengan lima porsi sehari.
  2. Karbohidrat seperti roti, pasta, nasi dan juga kentang.
  3. Makanan kaya protein seperti daging, ikan, telur dan kacang-kacangan.
  4. Susu, keju dan yoghurt

 

Pada kenyataannya, beberapa Ibu sangat sulit untuk memenuhi nutrisi yang lengkap, apalagi Ibu yang aktif bekerja setiap harinya. Jika demikian, maka Ibu harus tetap berusaha mengonsumsi makanan sehat yang mengandung kedua vitamin tersebut. Bila Ibu ingin  mengonsumsi vitamin tambahan hal yang perlu Ibu perhatikan saat akan membelinya adalah, pastikan tidak ada kandungan vitamin A pada label vitamin tambahan karena berbahaya bagi si kecil yang ada di dalam kandungan.

 

Sumber:

  • Harris , Christine. 2009. “The Pregnancy Journal: A Day-to-Day Guide to a Healthy and Happy Pregnancy”. San Francisco: Chronicle Books LLC
  • Feldman, D., Pike, J.W., Adams, J.S., 2011. “Vitamin D, 3th edition”. New York: Academic Press.
  • http://www.babycentre.co.uk/a561818/buying-pregnancy-multivitamins
Yuk Mama, Share artikel ini ke :
Facebook Twitter Google+