Stres terdengar seperti suatu hal yang lazim terjadi, tetapi ternyata pengaruhnya besar pada kesehatan. Dokter dan bidan pasti menyarankan untuk tidak stres selama kehamilan karena stres bisa memicu penyakit pada tubuh Ibu dan juga mempengaruhi tumbuh kembang janin. Berikut tips mengatasi stres di awal kehamilan:

 

  1. Ketahui penyebab stres

Sebagai pendamping Ibu, Ayah tentunya perlu mengetahui apa saja yang sedang Ibu rasakan dan pikirkan. Banyak faktor, seperti gelisah memikirkan kondisi janin, mual dan muntah terus menerus, memikirkan pekerjaan rumah biasanya menjadi penyebab Ibu merasakan stres. Dengan mengetahui penyebab stres, Ayah bisa membantu meringankan beban pikiran Ibu.

 

  1. Bantu ringankan beban pikiran Ibu

Setelah mengetahui penyebab Ibu stres, mulailah membantu Ibu untuk meringankan beban pikirannya. Biarkan Ibu beristirahat dan Ayah bisa menggantikan tugas Ibu, seperti bersih-bersih rumah, mencuci baju dan menyiapkan makan pagi hingga makan malam. Ketika Ibu terlihat stres, temanilah dan tanyakan apa yang sedang Ibu rasakan. Saat-saat inilah Ayah perlu menjadi pendengar dan yakinkan Ibu bahwa Ayah akan selalu mendukungnya.

 

  1. Olahraga bersama Ibu

Percayakah Ayah bahwa olahraga berperan menghilangkan stres? Ayah tidak perlu khawatir karena olahraga aman untuk Ibu hamil trimester pertama. Cobalah berjalan santai atau berenang bersama Ibu. Olahraga dapat meningkatkan hormon serotonin, sehingga Ibu akan merasakan bahagia dan jauh dari kecemasan.

 

  1. Pastikan Ibu mengonsumsi makanan bernutrisi seimbang

Makan adalah kunci utama dari kesehatan fisik maupun psikologis Ibu hamil. Nutrisi-nutrisi yang terkandung dalam makanan berperan dalam meningkatkan mood positif. Pastikan Ibu mengonsumsi makanan yang mengandung omega 3, vitamin dan mineral. Omega 3 mudah didapat dari ikan laut, seperti salmon, tuna dan sarden. Nutrisi penting lainnya yang dibutuhkan Ibu adalah asam folat, vitamin D, zat besi dan kalsium. Ibu bisa mendapatkannya dari susu yang mengandung nutrisi-nutrisi tersebut. Selain itu, jangan lupa untuk menyiapkan air putih untuk Ibu supaya tidak dehidrasi karena dehidrasi bisa memicu stres.

 

 

Sumber:

Ministry of Health. 2006. Food and Nutrition Guidelines for Healthy Pregnant and Breastfeeding Women: A background paper.

O’Leary, Joann. 2015. Fathers/Partners: Psychological Adjustment During Pregnancy. http://infantcrier.mi-aimh.org/fatherspartners-psychological-adjustment-during-pregnancy. (Diakses pada 17 Oktober 2016)

BabyCenter. 2014. 10 ways to survive stress in pregnancy. http://www.babycentre.co.uk/a552044/10-ways-to-survive-stress-in-pregnancy. (Diakses pada 19 Oktober 2016)

 

461/12/2016

Yuk Mama, Share artikel ini ke :
Facebook Twitter Google+