Menyusui adalah salah satu aktivitas penting dalam membangun hubungan antara Ibu dan si Kecil. Untuk itu, kepercayaan diri Ibu kala menyusui perlu dibangun dan dijaga melalui dukungan yang berkelanjutan dari orang sekitar serta tambahan nutrisi yang tepat selama pemberian ASI Eksklusif. Sebagai wujud komitmen berkelanjutan untuk mengajak keluarga dan masyarakat berikan dukungan penuh bagi Ibu kala menyusui, Lactamil menggelar program #IbuPastiBisa, Dukung Menyusui untuk Awal yang Baik bagi si Kecil di Hotel Sultan, Jakarta, pada minggu 18 september 2016 yang dihadiri ratusan Ibu dan puluhan rekan media.

 

Acara dibuka oleh Widita Wimala, Brand Manager Lactamil mengatakan “Dukungan bagi semua Ibu menyusui dan si Kecil harus diberikan secara terus menerus dan berkelanjutan karena menyusui adalah sebuah proses yang cukup panjang yang harus dijalani Ibu untuk memberikan awal yang baik bagi si Kecil. Nutrisi tepat diperlukan sejak awal kehamilan Ibu. Untuk itu Lactamil menyediakan rangkaian produk mulai dari Lactamil Inisis untuk awal kehamilan, Lactamil Pregnasis untuk masa kehamilan, dan Lactamil Lactasis untuk Ibu menyusui. dengan formula ADIK+; Asam Folat, Vitamin D, Zat Besi, dan Kalsium, yang bantu penuhi kebutuhan nutrisi Ibu hamil dan menyusui.”

 

Pentingnya menyusui telah mendasari WHO dan UNICEF mempromosikan pemberian ASI Eksklusif untuk 6 bulan pertama kehidupan dan dilanjutkan hingga si Kecil berusia 2 tahun, yang dikemas dalam kampanye World Breastfeeding Week pada 1-7 Agustus lalu dan dirayakan di lebih dari 120 negara, salah satunya adalah Indonesia yang memiliki angka kelahiran cukup tinggi hingga 4,7 juta per tahun.  

 

Sayangnya, data hasil Riskesdas 2013 mengungkapkan cakupan ASI di Indonesia atau ibu yang memberikan ASI eksklusif hingga 6 bulan hanya sebesar 42 persen, naik dari data hasil Riskesdas 2007 yaitu sebanyak 32 persen.

 

Sebagai wujud nyata lainnya Lactamil menyerukan dukungan untuk Ibu agar terus menyusui sebagai awal yang baik untuk si kecil. #IbuPastiBisa dikemas dalam sesi talkshow dan berbagi inspirasi bersama Psikolog Anak dan Keluarga Anna Surti Ariani, S.Psi, M.Si, Psi dan Brand Ambassador Lactamil Nadia Mulya.

 

Picture2

Pada kesempatan ini Anna Surti mengungkapkan, “Berbagai penelitian membuktikan bahwa kurangnya dukungan terhadap Ibu bisa melemahkan intensi menyusui, sehingga rentan gagal dan menyerah memberi ASI kepada anaknya. Intensi Ibu menyusui sangat dipengaruhi oleh Ayah, dibandingkan orang lain, walaupun tentunya dukungan keluarga besar, tetangga dan teman juga sangat dibutuhkan.” Dalam kesempatan yang sama, pengalaman memberikan ASI eksklusif juga dipaparkan oleh Nadya Mulya, Ibu tiga anak yang berprofesi sebagai presenter dan penulis buku. “Aku memberikan ASI hingga 1 tahun 11 bulan untuk anak pertamaku, Nadine. Kemudian untuk anak keduaku, Nuala, aku memberikan ASI hingga 2 tahun 10 bulan. Sementara, anak ketigaku, Delmar, akan aku berikan ASI ekslusif selama 6 bulan dan melanjutkan selama dia mau, karena aku paham betul manfaat ASI. Konsistensiku dalam memberikan ASI tersebut tidak lepas dari dukungan keluarga dan para kerabat yang selalu mendampingiku selama proses menyusui. Tentunya juga diimbangi dengan gaya hidup dan nutrisi tepat. Kalau aku sejak kandungan anak pertama, aku selalu percaya dan pilih susu Lactamil karena Lactamil diformulasikan dengan kandungan Asam Folat, Vitamin D, Zat Besi, dan Kalsium, atau agar mudah bisa diingat dengan ADIK. Tentunya untuk saat ini aku pilih Lactamil Lactasis dengan ekstra sari daun katuk yang dipercaya untuk memperlancar dan meningkatkan kualitas ASI,” jelasnya.

Picture5

Widita menambahkan, “Selain menginspirasi Ibu melalui sesi talkshow, #IbuPastiBisa juga  memberikan edukasi dan pelatihan seputar pijat laktasi untuk merangsang ASI yang dapat dilakukan sendiri oleh Ibu di rumah. Dan tentunya kepedulian Lactamil tidak hanya berhenti disini saja, dalam acara ini Lactamil mengadakan kick off pledging penandatangan mug sebagai dukungan untuk Ibu yang kekurangan nutrisi, untuk setiap pledge setara dengan satu gelas susu untuk Ibu yang kekurangan nutrisi. Tentunya semua bisa memberikan dukungan untuk support ASI melalui pledging melalui social media Lactamil pada Oktober nanti. Ini merupakan salah satu wujud dukungan untuk membantu Ibu kala menyusui.” tutup Widita.

Picture4

Lactamil juga memberi dukungan untuk Ibu Menyusui dengan Pijat Laktasi oleh Praktisi Pijat ASI dari Rumah Puspa, Yuliana Febrianti. Pijat Laktasi ini berguna untuk masalah-masalah payudara seperti payudara bengkak atau ASI tidak lancar.

Picture3

 

Lactamil tidak akan berhenti mendukung Ibu dengan nutrisi yang terkandung dalam setiap susu Lactamil dan melalui program-program yang baik untuk Ibu dan si Kecil. Tetap percaya diri karena Ibu pasti bisa! Penasaran dengan dukungan selanjutnya? Ikuti terus informasi selengkapnya di website dan semua media sosial Lactamil.

Yuk Mama, Share artikel ini ke :
Facebook Twitter Google+