Search logo Menu logo

Question and Answer

Bu Budiarti,sy ibu menyusui.anak sy mau 6 bulan.akhir Maret kmrin si kecil hbis sakit & sy jg hbis sakit. Akhirnya si kecil Ndak mau menyusu.Bgaimana caranya agar si kecil mau menyusu lgi.trima ksih..
Qurroti ayun
Qurroti ayun
Budiarti
Budiarti
Ahli Nutrisi
Hai Mama Qurroti ayun, ada beberapa faktor penyebab si Kecil tidak mau mengonsumsi ASI, diantaranya karena sudah terbiasa menggunakan botol susu sehingga bingung puting, posisi menyusui tidak nyaman sehingga membuat si Kecil tidak mau menyusu, atau pun daya tahan tubuh si Kecil sedang menurun dsb. Jadi untuk saat ini, sebaiknya Mama bisa memberikan ASI kepada si Kecil dengan menggunakan sendok atau pipet, namun Mama juga dapat mencoba memberikan ASI langsung dari payudara Mama. Pastikan posisi menyusui sudah benar serta berikan ASI sesering mungkin. Semoga membantu ya Ma. Untuk konsultasi lebih lanjut bisa menghubungi ke Lactamil Mamacare 0-800-1-600-600 :)
Dear Ibu Anna, saya mau tanya.. Saya memiliki adik kembar yang berusia 3 tahun namun saat malam hari, tidurnya selalu larut di atas jam 1 hingga jam 3 pagi. Bagaimana solusinya ya?
Rika Wulandari
Rika Wulandari
Anna Surti Ariani
Anna Surti Ariani
Ahli Psikologi Anak
Hai Mama Rika Wulandari, terima kasih atas pertanyaannya. Maksud Mama adalah anak kembar kan, bukan adik kembar? Anak 3 tahun membutuhkan waktu tidur 10-13 jam sehari, sudah termasuk tidur siang. Anak yang terus-terusan kurang tidur dapat beresiko mengalami berbagai masalah tumbuh kembang dan masalah perilaku. Jika jumlah waktu tidur anak-anak sehari sudah cukup, maka tinggal Mama geser waktu tidurnya. Sementara jika waktu tidur sehari masih kurang, maka Mama perlu menambah waktu tidur mereka. Bagaimana caranya? Atur waktu aktivitas mereka. Bangunkan setiap hari pada jam yang relatif sama, dan usahakan cukup pagi, misalnya jam 7 pagi atau sebelumnya. Lalu buat aktivitas yang cukup aktif, terutama di pagi dan siang hari. Perbolehkan anak untuk berlari-larian, melompat-lompat, memanjat, berguling, dll. Jika mereka lelah, bisa tidur siang dulu. Sore bisa melakukan aktivitas yang cukup tenang misalnya mendengarkan dongeng Mama. Sekitar pukul 7 Mama bisa memulai rutinitas sebelum tidur, misalnya mencuci muka dan kaki dan menyikat gigi, lalu mendengar dongeng yang tenang. Setelahnya lampu dimatikan, TV dimatikan, dan buatlah suasana rumah lebih tenang. Periksa suhu kamar agar tak terlalu panas, namun cukup nyaman. Jika mereka masih mengajak bermain, abaikan saja. Mama bisa pura-pura tidur ataupun ikut tertidur. Jika selama ini tidur selalu di atas jam 1, maka tidak mungkin bisa langsung tidur pada pukul 8 malam. Namun Mama bisa sedikit-sedikit menggeser waktu tidurnya. Misalnya biasa memulai rutinitas sebelum tidur jam 12, maka sekarang jadi jam 11, lalu setelah terbiasa menjadi jam 10 dst. Agar pendekatan ini berhasil, butuh kehangatan sekaligus ketegasan Mama. Janganlah mudah dialihkan karena kerewelan atau ajakan main mereka. Semoga membantu Mama. Untuk konsultasi lebih lanjut bisa menghubungi Lactamil Mamacare di 0800-1-600-600 :)
Slmat pagi... Para ahli.. Sya mo tanya bgaimana cara mnyusui sikecil supaya puting tdk digigit oleh sikecil krn tumbuh gigi.trimakasi..
Luluk Ainiyah
Luluk Ainiyah
Anna Surti Ariani
Anna Surti Ariani
Ahli Psikologi Anak
Hai Mama Luluk Ainiyah, Biasanya si Kecil menggigit puting payudara ketika ia mulai tumbuh gigi. Pada saat itu gusinya terasa gatal, sehingga ketika mengisap payudara, ia pun menggigit-gigit untuk mengurangi rasa gatalnya. Akibatnya puting ibu bisa lecet-lecet dan rasanya perih. Untuk cara mengatasinya, begitu si Kecil menggigit, Mama dapat menunjukkan reaksi kesakitan sambil memegang dagunya agar ia melepaskan gigitannya. Begitu gigitannya sudah lepas, tatap mata si kecil dan katakan "tidak boleh" dengan suara lembut tapi tegas. Si Kecil yang sensitif biasanya akan menangis melihat reaksi Mama seperti itu. Jika si Kecil menangis, bujuk agar berhenti menangis dan susui kembali. Apabila si Kecil menggigit kembali, Mama dapat bereaksi seperti itu lagi. Mama juga dapat hentikan sejenak, saat si Kecil mulai menggigit. Dengan begitu, si Kecil akan belajar bahwa jika ia menggigit, maka tidak akan mendapatkan ASI yang diinginkannya. Semoga membantu Mama. Untuk konsultasi lebih lanjut bisa menghubungi Lactamil Mamacare di 0800-1-600-600 :)
dok asi saya lancar tapi tidak kental dan agak bening apakah tidak masalah
rochmatul fadhilah
rochmatul fadhilah
Anna Surti Ariani
Anna Surti Ariani
Ahli Psikologi Anak
Hai Mama Rochmatul Fadhilah, saya psikolog nih bukan dokter. Mama tidak perlu khawatir ya, hal tersebut merupakan hal yang wajar karena ASI terdiri dari ASI Foremilk dan Hindmilk. ASI Foremilk yaitu ASI yang keluar lebih dahulu saat si Kecil menyusu. ASI Foremilk lebih bersifat encer, kaya akan laktosa dan protein yang penting untuk pertumbuhan otak dan berguna untuk menghilangkan rasa haus pada si Kecil. Sedangkan ASI Hindmilk yaitu ASI yang keluar setelah beberapa saat setelah Foremilk. ASI Hindmilk bersifat lebih kental dan mengandung lebih banyak lemak yang bermanfaat untuk pertumbuhan fisik anak. Hindmilk yang lebih kaya lemak inilah yang memberikan efek kenyang pada bayi. Selama menyusui pastikan Mama selalu konsumsi makanan bernutrisi seimbang ya karena makanan yang Mama konsumsi berpengaruh terhadap kualitas ASI dan tetap susui si Kecil ya Ma. Semoga membantu Mama. Untuk konsultasi lebih lanjut bisa menghubungi Lactamil Mamacare di 0800-1-600-600 :)
dok apakah boleh ibu menyusui tapi tak bisa lepas dari gadget nya?apa ada efek pada bayi nya dok?
Thythyn GUsttama Poethrii Edisii II
Thythyn GUsttama Poethrii Edisii II
Anna Surti Ariani
Anna Surti Ariani
Ahli Psikologi Anak
Hai Mama Thythyn Gusttama Poethrii, terima kasih atas pertanyaannya. Jika Mama terus menggunakan gadget selama menyusui, ada resiko si Kecil terkena efek radiasi dari gawai/gadget Mama. Kabarnya efek radiasi berlebihan dapat mengakibatkan penyakit kanker. Ini baru efek fisiknya lho Ma. Masih ada efek psikologisnya. Menyusui sebetulnya bukan hanya memberikan nutrisi kepada si Kecil. Secara psikologis, menyusui adalah membangun hubungan batin kepada si Kecil, yang disebut bonding. Bonding ini adalah dasar dari pembentukan attachment, yaitu hubungan mesra timbal-balik dari si Kecil kepada Mama dan sebaliknya. Attachment adalah dasar dari pembentukan konsep diri dan rasa percaya diri si Kecil. Kelak konsep diri dan rasa percaya diri yang positif adalah dasar dari berbagai perkembangan psikologis yang lain. Saat Mama lebih memperhatikan gawai dibanding si Kecil, pembentukan attachment akan terhambat. Mama tak sungguh menikmati kebersamaan dengan si Kecil, demikian pula si Kecil terhadap Mama. Jika saling tak menikmati dan tak mengenal satu sama lain, maka perilaku masing-masing kurang terkait. Maksudnya, si Kecil bisa saja melakukan sesuatu yang Mama nilai nakal, padahal sebetulnya ia punya maksud lain yang sulit tersampaikan akibat Mama jadi kurang sensitif menangkap maksudnya. Seringkali si Kecil jadi lebih sulit diatur, karena tak betul-betul 'terikat' mesra dengan Mama. Jadi banyak ruginya kan, Ma. Bagaimana kalau Mama coba untuk lebih menikmati kebersamaan dengan si Kecil. Ketika si Kecil butuh disusui, lepaskan dulu gawai Mama. Kalau ada telpon penting masuk, tentu saja tak apa untuk meresponnya. Namun kalau hanya hal-hal kurang penting seperti bergosip, main game atau melihat-lihat katalog belanja, Mama perlu menimbang lagi keseriusan Mama sebagai seorang yang sudah punya anak. Masa sih hal-hal semacam itu lebih penting dibandingkan tumbuh kembang si Kecil? Semoga membantu Mama. Untuk konsultasi lebih lanjut bisa menghubungi Lactamil Mamacare di 0800-1-600-600 :)
selamat mlm dok Anna Surti Ariani sebenrnya kalo sedang menyusui berpengaruh gak sih dok untuk makan yang pedas2?terimaksih
Yulansari Winanda
Yulansari Winanda
Anna Surti Ariani
Anna Surti Ariani
Ahli Psikologi Anak
Hai Mama Yulansari Winanda, saya psikolog nih bukan dokter, hehehe. Selama masa menyusui makanan yang Mama konsumsi memang berpengaruh terhadap kualitas ASI walaupun tidak secara langsung karena makanan yang Mama konsumsi dicerna terlebih dahulu. Jadi sebaiknya selama masa menyusui Mama dapat konsumsi makanan bernutrisi seimbang agar kualitas ASI Mama baik sehingga tumbuh kembang si Kecil menjadi lebih optimal ya. Untuk yang pedas, perhatikan apakah ada pengaruh terhadap si Kecil. Secara psikologis, yang menjadi sangat penting selama Mama menyusui adalah adanya pelukan hangat dan tatapan mata penuh kasih Mama kepada si Kecil. Bonding semacam ini akan membantu menciptakan attachment alias kemesraan yang akan sangat bermanfaat buat perkembangan si Kecil. Semoga membantu. Untuk konsultasi lebih lanjut bisa menghubungi Lactamil Mamacare di 0800-1-600-600 :)
bunda nadia ..saya mau nanya anak saya gak mau susu sambung/formula btol gimanaya cara mengatasinya..padahal mau di tinggal kerja lagi ,,
dia fera wati A
dia fera wati A
Nadia Mulya
Nadia Mulya
Ahli Seputar Gaya Hidup Mama Hamil
Hai Mama Dia Fera Wati A, ASI adalah yang terbaik untuk si Kecil saat ini. Dengan memberikan ASI, Mama “mentransfer” antibodi Mama sehingga si kecil lebih kuat dalam menghadapi penyakit. Ini investasi luar biasa, Alhamdulillah anak-anakku jarang sekali sakit dan ke dokter sehingga hampir tidak pernah bolos sekolah. Apabila kondisi Mama tidak memungkinkan dalam memberikan ASI secara langsung di karenakan bekerja, Mama tetap dapat memerah ASI dan mengantarkannya ke rumah dengan layanan ojek khusus pengantar ASIP atau menyimpan di kulkas kantor, kalau ada. Memang harus pintar-pintar memanajemen waktu. Mama dapat memerah ASI dipagi hari sebelum berangkat kerja, kemudian berikan ASI perah dengan menggunakan sendok teh secara perlahan-lahan. Sore hari setelah pulang kerja, berikan ASI secara langsung kepada si Kecil. Aku paham pengorbanan para wanita karir, tetap semangat ya Ma! Berjuang dan repot dulu sampai enam bulan agar si kecil dapat ASI eksklusif, setelah itu kan sudah dapat makanan pendamping dan ketergantungannya pada ASI sedikit demi sedikit berkurang. Semoga membantu ya Ma. Untuk konsultasi lebih lanjut bisa menghubungi ke Lactamil Mamacare 0-800-1-600-600 :)
gimana ya dok caranya agar anak suka makan..lauk dan sayur?
suliyah
suliyah
Anna Surti Ariani
Anna Surti Ariani
Ahli Psikologi Anak
Hai Mama Suliyah, saya psikolog nih bukan dokter hehehe. Si Kecil yang susah makan banyak faktor penyebabnya. Misalnya karena bosan dengan menu makanannya, terlalu banyak konsumsi camilan atau susu (sehingga kenyang), kondisi si Kecil yang sedang tidak enak badan dan lain-lain. Supaya ia lebih bernafsu makan, pastikan anak lapar pada jam makan. Caranya adalah dengan membiasakan makan di jam yang relatif sama setiap harinya, dan mengajak anak melakukan banyak kegiatan aktif. Jangan dibiarkan anak duduk manis dan menonton TV terus ya, Ma. Mama bisa variasikan menu makanan si Kecil buat dalam bentuk yang unik agar si Kecil tertarik untuk makan, jangan paksakan si Kecil untuk makan karena dikhawatirkan trauma makan, sebaiknya berikan makanan dengan porsi sedikit namun sering, ajak si Kecil makan bersama keluarga dan teman sebaya agar suasana makan lebih menyenangkan serta jangan memberikan camilan saat mendekati jadwal makan si Kecil. Mama bisa perkenalkan lauk dan sayur secara perlahan sampai si Kecil terbiasa mengkonsumsinya, berikan dengan porsi kecil terlebih dulu, variasikan penyajian lauk dan sayur seperti dibuat salad sayur, omelet sayur, tahu isi sayur, bola-bola sayur, bakwan sayur, steak tempe, pepes tahu dan lain-lain. Semoga dapat membantu. Untuk konsultasi lebih lanjut bisa menghubungi Lactamil Mamacare di 0800-1-600-600 :)
Dok anak saya umur 9 Bulan produksi keringat.y bnyak sekali smpai2 saat tdur ksur.y penuh dngan bekas air ap it ndg ap2 dok. Trus d muka.y ad seprti panu bgmn cara mengobati panu it untuk bayi saya
Mawaida rahman
Mawaida rahman
Budiarti
Budiarti
Ahli Nutrisi
Hai Mama Mawaida Rahman, pada dasarnya produksi keringat setiap anak berbeda-beda. Dalam kondisi tertentu produksinya akan mengalami kelebihan dari biasanya, misalnya saja disebabkan karena mekanisme mendinginkan suhu tubuh si Kecil yang terkadang berlebihan sehingga menyebabkan keringat yang lebih banyak dari biasanya, walaupun udara tidak terlalu panas. Apabila si Kecil sering berkeringat, Mama bisa memberikan si Kecil pakaian yang nyaman dan dapat menyerap keringat. Kulit si Kecil yang terkena ASI memang akan menimbulkan bercak putih seperti panu. Sebaiknya setelah menyusui si Kecil Mama dapat membersihkan area wajah si Kecil dengan kain lembut yang basah ya. Apabila bercak putih seperti panu tidak menghilang dan Mama merasa khawatir dengan produksi keringat si Kecil, sebaiknya Mama dapat berkonsultasi dengan dokter ya. Semoga membantu :)
Pagi bu, anak saya waktu lahir 2,3 skarang sdah 3bulan bb nya 4,3 apa itu wajar?
Santi Nurcahyanti
Santi Nurcahyanti
Budiarti
Budiarti
Ahli Nutrisi
Hai Mama Santi Nurcahyanti, berat badan ideal si Kecil yang berusia 3 bulan sekitar 5.5 sehingga berat badan si Kecil perlu ditingkatkan ya. Mama dapat tingkatkan pemberian ASI kepada si Kecil dan Mama bisa mengkonsumsi makanan yang sehat dan bergizi seimbang agar ASI yang dihasilkan untuk si Kecil lebih berkualitas ya. Jika berat badan si Kecil tidak mengalami kenaikan selama 2-3 bulan berturut-turut sebaiknya dikonsultasikan kembali dengan bidan atau dokter ya. Semoga membantu. Untuk konsultasi lebih lanjut bisa menghubungi Lactamil Mamacare di 0800-1-600-600 :)
Pagi dok, anak saya waktu lahir 2,3kg skarang sudah 3 bulan bbnya 4,3 apa normal?
Santi Nurcahyanti
Santi Nurcahyanti
Anna Surti Ariani
Anna Surti Ariani
Ahli Psikologi Anak
Hai Mama Santi Nurcahyanti, saya psikolog nih bukan dokter. Berat badan ideal si Kecil yang berusia 3 bulan sekitar 5.5 sehingga berat badan si Kecil perlu ditingkatkan ya. Mama dapat tingkatkan pemberian ASI kepada si Kecil dan Mama bisa mengkonsumsi makanan yang sehat dan bergizi seimbang agar ASI yang dihasilkan untuk si Kecil lebih berkualitas ya. Jika berat badan si Kecil tidak mengalami kenaikan selama 2-3 bulan berturut-turut sebaiknya dikonsultasikan kembali dengan bidan atau dokter ya. Semoga membantu. Untuk konsultasi lebih lanjut bisa menghubungi Lactamil Mamacare di 0800-1-600-600 :)
Usia bayi sy saat ini memasuki 2 bln,slm ini sy beri asi dan tambahan sufor karena minumnya kuat x, tp saat ini setiap diberi minum tdk mau lgsg dr payudara sy,kira2 baiknya gmn ya bun nadia,sy taku
Nofa Turnip
Nofa Turnip
Nadia Mulya
Nadia Mulya
Ahli Seputar Gaya Hidup Mama Hamil
Hai Mama Nofa Turnip, di usia si Kecil saat ini ASI merupakan nutrisi yang terbaik. PT. Sarihusada sangat mendukung program pemerintah untuk pemberian ASI Eksklusif dari usia 0-6 bulan dilanjutkan sampai usia 2 tahun ditambahkan dengan konsumsi MPASI. Sebagai bentuk ketaatan Sarihusada terhadap peraturan baik pemerintah dan kode etik badan kesehatan dunia (WHO) yang mengatur penggunaan ASI. Namun apabila Mama memiliki kondisi khusus sehingga bidan atau dokter menyarankan untuk memberikan nutrisi tambahan, Mama dapat ikuti saran tersebut. Terlalu dini memberikan botol susu kepada si Kecil, dapat membuat si Kecil tidak mau minum ASI secara langsung dari payudara Mama atau yang disebut dengan bingung puting. Untuk mengatasinya Mama bisa mencoba secara perlahan memberikan ASI langsung dari payudara. Namun jika si Kecil sudah terlanjur mengalami bingung puting, Mama bisa coba memberikan ASInya dengan sendok ya. Semoga dapat membantu. Untuk konsultasi lebih lanjut bisa menghubungi ke Lactamil Mamacare 0-800-1-600-600 :)
Assalamu alaikum mam budiarti sy mau bertanya makanan apa yang baik di konsumsi ibu menyusui yang mengandung nutrisi yang baik untuk perkembangan otak bayi saya karena saya lagi pro ASI exlusif mam
aisyah ikhsan
aisyah ikhsan
Budiarti
Budiarti
Ahli Nutrisi
Hai Mama Aisyah Ikhsan, makanan yang baik dikonsumsi untuk Mama yang sedang dalam fase menyusui adalah makanan yang bernutrisi seimbang yang mana Mama membutuhkan tambahan kalori kira-kira 500 kkal/hari. Mama dapat perbanyak konsumsi makanan yang mengandung protein dan kalsium, seperti daging, ikan, susu serta buah-buahan dan sayur yang mengandung vitamin C, Zinc, Zat Besi seperti yang terdapat pada sayur bayam, kangkung, katuk serta konsumsi air putih sebanyak 2 liter dalam sehari. Untuk membantu perkembangan otak si Kecil Mama bisa mengkonsumsi makanan yang mengandung Protein, DHA, Omega 3 dan Omega 6 seperti telur, ikan, kacang kedelai, kembang kol dan lain-lain. Semoga dapat membantu ya Mama. Untuk konsultasi lebih lanjut bisa menghubungi ke Lactamil Mamacare 0-800-1-600-600 :)
Anak saya sering menangis dimalam hari pada saat periksa ke dokter katanya anak saya alergi susu sapi, padahal anak saya hanya konsumsi asi. Apakah susu sapi yg saya konsumsi jg membuat alergi si bayi
marliana
marliana
Febriansyah Darus
Febriansyah Darus
Ahli Obstetri dan Ginekologi
Hai Mama Marliana, hingga saat ini ASI merupakan nutrisi terbaik untuk Si Kecil. Bahkan banyak penelitian mengungkapkan ASI dapat mengurangi resiko alergi pada Si Kecil. ASI selain memberikan perlindungan pada Si Kecil dari infeksi dan alergi, di sisi lain ternyata dapat menyalurkan alergen (penyebab alergi) yang bisa menimbulkan gejala pada Si Kecil yang sudah berisiko alergi. Makanan yang Mama konsumsi selama fase menyusui secara tidak langsung berpengaruh terhadap kualitas dan kuantitas ASI, sehingga apabila saat ini Si Kecil yang masih ASI Eksklusif mengalami alergi susu sapi, maka Mama dapat menghindari makanan atau minuman dan olahan yang mengandung protein susu sapi. Selama fase menyusui Mama dapat konsumsi makanan bernutrisi seimbang terutama asupan makanan yang dapat melancarkan ASI seperti daun katuk, bayam, kacang-kacangan dan brokoli. Hindari minuman dingin, teh, kopi, atau minuman berkarbonasi dan perbanyak konsumsi air putih. Istirahat yang cukup dan hindari stres ya. Semoga membantu. Untuk konsultasi lebih lanjut bisa menghubungi ke Lactamil Mamacare 0-800-1-600-600 :)
pagi mam. saya mau tanya anak umur 2 bulan suka mainan ludah itu wajar kah ???
Sofa Nur Rohmah
Sofa Nur Rohmah
Nadia Mulya
Nadia Mulya
Ahli Seputar Gaya Hidup Mama Hamil
Hai Mama Sofa Nur Rohmah, wah sama persis seperti yang sedang dilakukan oleh anakku, Delmar, yang berusia hampir 3 bulan. Meludah atau disebut juga regurgitasi adalah hal yang biasa terjadi pada bayi, yang disebabkan karena sistem pencernaan bayi yang masih berkembang dan juga bayi mulai makin matang sensori/indera pengecap. Jadi jangan heran saat Mama hendak menyusuinya, si kecil akan membuat suara bahagia dan mengeluarkan ludah. Ada yang mulai “main ludah” di usia empat bulan ke atas, ada yang lebih awal. Jangan khawatir, meludah sangat umum terjadi pada bayi, karena itu hal ini merupakan hal yang dianggap normal. Beberapa bayi mempunyai frekuensi kebiasaan meludah yang lebih banyak dari bayi lain. Yang penting si kecil tetap aktif, responsif, ceria dan semangat setiap menkonsumsi ASI. Semoga membantu ya Mama. Untuk konsultasi lebih lanjut bisa menghubungi ke Lactamil Mamacare 0-800-1-600-600 :)
Load More
Loading