Search logo Menu logo

Live Chat Bersama Ahli

Anna Surti Ariani

Mengenal Karakter si Kecil Sejak Dini

Anna Surti Ariani Ahli Psikologi Anak
Live Chat

Hai Mama, Live Chat kali ini sudah ditutup ya. Terima kasih bagi Mama yang sudah berpartisipasi. Bagi Mama yang pertanyaannya belum dijawab harap ditunggu, akan segera dijawab oleh Anna Surti Ariani. Ditunggu juga pengumuman 10 pemenang yang akan mendapatkan paket eksklusif dari Lactamil.

Sejarah Live Chat Member Lainnya
  • Sahira Zakkiya
    Sahira Zakkiya
    Mama Anna pertanyaan saya kok tdk djawab? :(
    Percakapan
    • Live Chat sudah selesai.

  • Mama Care Lactamil
    Mama Care Lactamil

    10 Pemenang Live Chat, 3 Desember 2014, bersama Mama Anna Surti Ariani, SPsi., MSi., Psi.

    Segera kirim data diri ke inbox FB Mama Care, untuk mempermudah pengiriman paket eksklusif ya.

    Terima kasih

    Percakapan
    • Live Chat sudah selesai.

  • ony swardani
    ony swardani
    Terima kasih mama anna akan saya lakukan sesuai petunjuk mama terima kasih banyak
    Percakapan
    • Live Chat sudah selesai.

  • Sri Dewi Teti Sari
    Sri Dewi Teti Sari
    :: Terima kasih mama Anna, atas penjelasannya sangat bermanfaat dan menambah pengetahuan, maaf juga banyak pertanyaannya.. :;
    Percakapan
    • Anna Surti Ariani
      Anna Surti Ariani

      Tidak apa-apa, Mama Defa. Senang lho mendapat pertanyaan dari Mama. Hanya saja karena memang banyak juga Mama lain yang juga bertanya, maka waktunya perlu dibagi-bagi :D. Silahkan bertanya lagi di @AnnaSurtiNina atau @MamaCareID ya Ma!

      Salam,

      Nina

    • Live Chat sudah selesai.

  • Mama Care Lactamil
    Mama Care Lactamil

    Live Chat telah di tutup Mama. Bagi Mama pertanyaannya belum dijawab harap bersabar ya Ma, karena pertanyaan Mama akan segera dijawab oleh Mama Anna Surti Ariani, S.Psi, M.Si, Psi .

    Ditunggu juga ya Mama pengumuman 10 pemenang pertanyaan menarik, akan mendapatkan paket eksklusif dari Mama Care dan Mama Anna Surti Ariani, S.Psi, M.Si, Psi.

    Percakapan
    • Live Chat sudah selesai.

  • Mariam
    Mariam
    Bagaimana mengatasi anak yang suka usil sama temannya, anak saya umur 2 th 3 bln saya titipkan di PAUD. Hampir setiap hari saya dapat laporan dari ibu gurunya kalau dia suka isengin teman2nya, tentunya saya sedih dan merasa bersalah mendengar laporan tersebut. Mohon bantuannya Ma...Terimakasih....
    Percakapan
    • Anna Surti Ariani
      Anna Surti Ariani

      Dear Mama Mar,

      Pada si kecil yang masih balita, sulit sekali melakukan penanganan tertunda. Artinya kalau ia melakukan kenakalan di PAUD, agak tak mungkin Mama memberikan hukuman atau teguran di rumah. Haruslah guru PAUD yang menanganinya, agar antara perbuatan dan konsekuensinya bisa saling berkaitan, dan si kecil lebih paham.

      Mama perlu mengecek apakah ‘iseng’ yang dimaksud adalah perilaku buruk atau sekedar istilah yang maksudnya baik. Soalnya nih, ‘iseng’ bisa berarti si kecil cerdas dan punya banyak akal. Baik kan artinya. Jika ini yang dimaksud, Mama tak perlu cemas.

      Kalaupun yang dimaksud guru PAUD adalah perilaku buruk, sangat mungkin itu karena anak belum paham mana yang baik dan buruk, dan mana yang sebaiknya dilakukan dalam pergaulan. Namanya juga masih batita, ia masih belajar bergaul kan. Kalau seperti ini, guru PAUD dapat memberikan teguran, atau mencoba mengalihkan si kecil dari teman-temannya ketika ia iseng. Perlu diketahui bahwa ‘hukuman’ bukan teknik yang tepat untuk batita. Sebaiknya dialihkan saja.

      Mama bisa apa? Yang pasti sih Mama tetap perlu terus berkomunikasi dengan gurunya, agar penanganan di sekolah bisa diteruskan di rumah. Selain itu, Mama perlu lebih trampil lagi mengasuh, bisa dengan memperbanyak informasi tentang ilmu parenting, agar Mama bisa tetap dekat dengan si kecil namun bisa lebih tegas terhadap aturan.

      Karakter balita itu tak menetap kok Ma. Optimislah bahwa si kecil akan bertumbuh dan berkembang lebih positif jika ditangani dengan positif pula. Selamat mencoba ya, Ma!

      Salam,

      Nina

    • Live Chat sudah selesai.

  • ony swardani
    ony swardani
    Mama Anna saya mempunyai putri berumur 3 tahun. Susah sekali dinasehati atau dibilangi kalu dia sedang nakal. Dia baru akan menurut kalu kita sudah berteriak dan melotot. Padahal saya dan ayahnya tidak suka memarahi anak tp terpaksa kami lakukan agar dia menurut. Dia juga punya kemauan keras semisal dia ingin sesuatu harus kita turuti kalu tidak dia akan masuk kekamar duduk di pojokan dan bilang kami tidak sayang. Tp itu hanya dia lakukan kalu cuman ada kami saja orang tuanya. Kalu ada orang lain dia bersikap manis. Bagaimana saya harus menghadapi sifat anak saya ini ya mama? Mohon bantuannya. Juga apa benar karakteristik anak dipengaruhi karakter orang tuanya? Saya takut anak saya menyontoh saya yang mudah depresi. Terimakasih sebelumnya selamat siang
    Percakapan
    • Anna Surti Ariani
      Anna Surti Ariani

      Dear Mama Ony,

      Terus terang nih Ma, kalau caranya membuatnya menurut selama ini hanyalah dengan berteriak dan melotot, maka Mama sudah menstimulasi dia untuk hanya menurut dengan teriakan dan pelototan. Mama jadi kurang menstimulasi sensitivitas si kecil. Bagaimana caranya menyuruh agar lebih efektif? Coba cek di http://chirpstory.com/li/106881 atau http://chirpstory.com/li/16561 sebagai contohnya. Kalau si kecil masih bisa bersikap manis ketika ada orang lain, kabar baik tuh Ma. Artinya kemampuan sosialnya sudah berkembang sesuai usianya.

      Betul Ma, karakter anak sangat dipengaruhi oleh orangtuanya. Kalau kelak ia lebih besar, akan juga dipengaruhi oleh pergaulan dan tuntutan sekolah atau kerjanya. Kalau selama ini Mama mudah depresi, sebaiknya Mama berkonsultasi dengan psikolog klinis dewasa agar dapat membuat Mama jadi pribadi lebih tangguh. Mama yang depresi biasanya membuat si kecil mudah depresi, dan efek depresi pada anak jauh lebih besar dibanding efek depresi pada orang dewasa. Oleh karena itu Mama perlu segera mendapat penanganan psikologis. Luangkan beberapa kali kesempatan bertemu psikolog dalam durasi sekitar 1-2 jam per pertemuan, karena depresi, apalagi menahun, sulit ditangani hanya dalam 1-2 kali kesempatan konsultasi saja.

      Semoga sukses ya Ma!

      Salam,

      Nina

    • Live Chat sudah selesai.

  • Mei Frida
    Mei Frida
    Pagi mama Anna,
    Ma, putri saya 2 thn 7 bln,namanya shifa. Shifa sangat manja sekali sama papanya. Kalau papanya sudah dirumah,maunya pasti banyak sekali. Sementara klo kami cuma berdua saja penurut sekali sama saya. Dan ngampang sekali merajuk, gaya merajuknya bukan nangis, tetapi tidur ditempat tidur dan berdiam diri. Kalau misalnya mau disuruh makan atau apalah, kalau dipaksain tanpa kehendaknya, susah sekali. Bahkan dia bisa ngamuk klo tanpa izinnya. Bahkan dia bisa mengamuk. Kecuali dengan kemauannya akan enteng sekali. Bagaimana saya harus mengarahkannya untuk lebih penururt Ya Ma? Dan bagaimana cara saya untuk lebih menyelami dan memahami karakternya dengan usianya yang masih kecil bagitu ya Ma?
    Terima kasih Mama Anna untuk kesempatannya.
    Percakapan
    • Anna Surti Ariani
      Anna Surti Ariani

      Dear Mama Mei Frida,

      Di usia batita, wajar sekali si kecil memiliki karakter semacam itu. Ini jenis karakter yang akan berubah kok, kalau Mama bisa menyikapinya dengan benar. Mama bisa mengecek dulu cara menangani di http://chirpstory.com/li/11032 atau http://chirpstory.com/li/106881. Cara lain adalah http://chirpstory.com/li/45933,  yang tentunya membutuhkan http://chirpstory.com/li/45902. Jika itu semua sudah dilakukan, biasanya akan mengurangi perilaku buruk, dan sebaliknya mengganti dengan perilaku yang lebih baik. Kalau ia sedang mengambek dengan berdiam diri, tak harus dicolek-colek lho. Sebaliknya mama dapat membiarkan ia menenangkan dirinya dulu, baru setelah beberapa waktu kemudian mama bisa bertegur sapa kembali.

      Di usia ini kemungkinan Mama sudah dapat memahami karakternya. Jangan takut, karakter di usia balita masih sangat mudah berubah karena ia masih terus berkembang. Yang penting terus beri pujian saat ia melakukan hal-hal baik, dibandingkan terus memberikan kritik ketika ia melakukan hal buruk.

      Semoga membantu, Ma.

      Salam,

      Nina

    • Mei Frida
      Mei Frida
      Makasi mama Anna, akan saya coba praktekkan sarannya dan terima kasih buat beberapa literaturya, sepertinya akan sangat membantu untuk saya dalam memahami karakter shifa..
      Terima kasih juga untuk mamacare
    • Live Chat sudah selesai.

  • Sahira Zakkiya
    Sahira Zakkiya
    Ini mengenai keponakan saya,usianya saat ini 4th, sejak kecil dia selalu dibela ibunya, semisal sang kakak punya mainan tp sama si adek diminta, terus direbut kembali oleh kakak, akhirnya sang adik kalah dan menangis, dan si ibu pun tentu saja membela yang kecil, selalu begitu terua menerus, apakah hal itu bisa membuat si adik menjadi egois? Karena terlalu seribg dibela, dan bagaimana untuk mengubah sifatnya, mengingat memang kesalahan awal dari sang ibu
    Percakapan
    • Anna Surti Ariani
      Anna Surti Ariani

      Dear Mama Sahira,

      Baik sekali Mama memperhatikan keponakan.

      Jika si adik selalu dibela, sementara si kakak selalu disalahkan, biasanya pertengkaran antara kakak dan adik akan semakin besar, karena kakak jadi jauh lebih cemburu kepada adiknya. Pertengkaran lebih besar membuat mamanya biasanya jauh lebih merasa bertanggung jawab untuk melerai, bahkan merasa lebih bertanggung jawab untuk membela adik. Pada akhirnya ini menjadi lingkaran setan yang semakin mempersulit orangtua membentuk karakter positif bagi si kecil.

      Terus terang nih, membela si kecil itu bukan karena dia besar atau kecil, bukan karena dia kakak atau adik, melainkan kita bela siapapun yang berbuat baik, entah itu si kakak ataupun adik. Dengan demikian si kecil belajar bahwa ia perlu berbuat baik, bahwa hidup itu bisa adil kok buatnya. Jauh lebih baik lagi kalau kita tak membela siapapun, melainkan mengajak kakak dan adik untuk berpikir siapa yang melakukan hal yang benar. Daripada langsung melerai, mama dapat mengajak kakak dan adik untuk duduk tenang dan saling berbicara dengan ditengahi oleh mama. Tentu saja ini adalah hal yang amat sulit bagi balita, karena mereka selalu menganggap dirinya benar, namun tetaplah perlu dicoba.

      Buat mamanya, berikan artikel-artikel tentang cara melerai pertengkaran anak, ada banyak lho dii internet. Selain itu, coba ajak ia berkonsultasi kepada psikolog anak agar ia semakin paham caranya melakukan pengasuhan terhadap 2 orang anak sekaligus.

      Semoga menjawab pertanyaannya.

      Salam,

      Nina

    • Live Chat sudah selesai.

  • Winarni
    Winarni
    Mengenal karakter sikecil, saya memiliki putera dan puteri, usia 5 tahun dan 11 bulan.
    Keduanya terbilang aktif, sikaka yang suka berpetualang dan tidak bisa diam, menurut saya dia berbeda dengan teman sebayanya yang betah melakukan aktivitas dalam jangka waktu yg lama di satu tempat saja tetapi berbeda dengan anak saya yang gemar sekali mondar mandir, lari sana sini disekolahpun seperti itu kurang fokus dalam belajar, sebaiknya stimulasi belajar seperti apa yg harus saya terapkan, sikecilpun demikian sangat lincah sekarang sedang merangkak, dan belajar berjalan dan berbicara, menurut saya mudah sekali marah apabila saya melarang sesuatu yang membahayakan ditunjukannya dengan teriakan sikecil, bagaimana membentuk karakter kedua anak saya agar sikaka dan sikecil dapat terkontrol aktifitasnya, stimulasi seperti apa agar mereka menjadi anak yg tidak mudah marah dan emosi? Terima kasih
    Percakapan
    • Mama Care Lactamil
      Mama Care Lactamil

      Selamat siang Mama Wiwin.

      Mama hanya bisa bertanya sekali disetiap Live Chat. Pertanyaan Mama akan dijawab di pertanyaan Mama yang pertama ya.

      Terima kasih sudah berpartisipasi Mama.

    • Live Chat sudah selesai.