Search logo Menu logo

Live Chat Bersama Ahli

Nadia Mulya

Serba Serbi Ibu Ngidam?

Nadia Mulya Ahli Seputar Gaya Hidup Mama Hamil
Live Chat

Hai Mama, Live Chat kali ini sudah ditutup ya. Terima kasih bagi Mama yang sudah berpartisipasi. Bagi Mama yang pertanyaannya belum dijawab harap ditunggu, akan segera dijawab oleh Nadia Mulya. Ditunggu juga pengumuman 10 pemenang yang akan mendapatkan paket eksklusif dari Lactamil.

Sejarah Live Chat Member Lainnya
  • Rini Hartanti
    Rini Hartanti
    .Sore Mama Nadya, apakah benar ngidam itu hanya sugesti? Bagaimana cara mengalihkan keinginan kita agar tdk ngidam trhdp makanan yg tergolong "berbahaya" bg janin? Karena saya suka makan makanan dari luar dibandingkan makan masakan sendiri saat ini. Trmksh
    Percakapan
    • Mama Care Lactamil
      Mama Care Lactamil

      Sore Mama Rini.

      Mohon maaf Live Chat Mama Care bersama Mama Nadia Mulya sudah ditutup. Ikuti terus timeline Facebook Mama Care dan twitter @mamacareID ya, untuk info Live Chat selanjutnya.

      Terima kasih

    • Live Chat sudah selesai.

  • Mama Care Lactamil
    Mama Care Lactamil

    Live Chat Mama, Care bersama Mama Nadia Mulya, dengan topik "Serba Serbi Mama Ngidam" sudah ditutup ya, Ma.

    Bagi Mama yang pertanyaannya belum dijawab, harapditunggu ya Ma, karena akan segera dijawab oleh Mama Nadia Mulya. Ditunggu juga pengumuman 10 pemenang yang akan mendapatkan paket eksklusif dari Mama Care dan Mama Nadia Mulya

    Terima kasih Mama atas partisipasinya.

    Percakapan
    • Live Chat sudah selesai.

  • lia julianti
    lia julianti
    kebanyakan ibu hamil kan biasanya ngidam berbagai makanan.tp bagaimana bila makanan yg bisa masuk cuma buah2an saja.cara mengatasinya bagaimana agar nutrisi pada calon bayi tetap terjaga.terima kasih.
    Percakapan
    • Nadia Mulya
      Nadia Mulya

      Hai Mama Lia, beruntunglah Mama saat hamil mencari makanan yang sehat seperti buah-buahan saja. Buah dan sayuran merupakan sumber makanan yang tidak hanya saja nyaris lengkap kandungan nutrisinya, tetapi juga sangat mudah dicerna oleh tubuh. Tetapi idealnya Mama hamil mendapatkan semua kebutuhan makro dan mikro nutrisinya dari berbagi sumber. Daging misalnya memilki kandungan zat besi yang sangat diperlukan. Ikan juga memilki kandungan omega yang penting untuk pembentukan otak janin. Jadi upayakan walau sedikit Mama memilki menu makanan yang bervariasi. Semoga dapat membantu Mama, untuk konsultasi lebih lanjut bisa menghubungi Lactamil Mama Care 0-800-600-600 (bebas pulsa). :)

    • Live Chat sudah selesai.

  • Rosiana Setiawan
    Rosiana Setiawan
    Selamat Siang Mama Nadia...

    Mam, sejak ngidam anak pertama saya ga suka bget sma yg nama'y daging or olahan dr daging, trus saya lebih suka makan buah apel malang sma pear hijau..
    Apa itu termasuk ngidam atau cm sugesti ea mam...
    Percakapan
    • Nadia Mulya
      Nadia Mulya

      Hi Mama Rosiana, sebenarnya itu bukan ngidam tetapi pertanda dari tubuh bahwa ia menginginkan makanan dengan zat gizi tertentu. Misalnya apel malang dan pir hijau adalah sumber protein dan serat yang sangat baik dan mengandung banyak mikronutrisi lain. Bersyukurlah tubuh Mama menginginkan makanan yang sehat seperti ini. Tetapi idealnya seorang Mama hamil mendapatkan nutrisi dari berbagai sumber termasuk dari daging karena daging mengandung zat besi yang sangat dibutuhkan untuk kesehatan Mama dan perkembangan janin. Jadi coba saja Mama menyertakan daging tersebut dalam olahan yang Mama suka. Pernahkah Mama membuat thai beef salad? Ini adalah selada dengan potongan pir hijau yang segar dan juga irisan daging sapi matang yang diberi bumbu ala thai yang segar. Silahkan dicoba ya Ma :)

    • Live Chat sudah selesai.

  • Desi lestari
    Desi lestari
    siang mam,
    benar g sich mam klo ketika kita lagi hamil,ngidam itutimbul karna keinginan sicabang bayi ketika tidak dituruti nanti si cabang bayi ketika lahir itu ngiler,dan pilihan rasa saat ngidam juga berpengaruh terhadap jenis kelamin bayi mam dan apa seorang suami juga dapat merasakan ngidam disaat istri lg hamil...?
    mohon pencerahannya y mam trims
    Percakapan
    • Nadia Mulya
      Nadia Mulya


      Hai Mama Desi, Mitos mengatakan anak akan “ngacay” atau ileran bila saat hamil tidak dipenuhi keinginan ngidam Mama. Ini tidak benar Ma. Tidak ada satupun  penelitian ilmiah yang membuktikannya. Anak wajar nanti akan ileran. Bukankah ada mitos lain yang mengatakan saat anak main ludah maka rambut Mama akan rontok? Produksi iler yang berlebih merupakan salah satu perkembangan fisiologis si kecil yang berkaitan dengan pencernaan. Saat ia mulai menikmati tekstur makanan yang beda, misalnya, atau mempersiapkan tumbuh gigi, maka otomatis produksi iler-nya akan bertambah. Jadi tidak ada kaitannya dengan ngidam ya Ma. Itu hanya salah satu taktik agar permintaan ngidam dipenuhi.
      Sebenarnya pilihan rasa ngidam itu tidak menentukan jenis kelamin bayi yang dikandung, untuk benar-benar mengetahui hanya bisa dengan USG.
      Suami bisa saja ikut ngidam saat istri hamil. Tentu suami memiliki konsern atau pikiran dalam menyambut tanggung jawab baru sebagai ayah, dan hal ini bisa berwujud dalam bentuk ngidam. Sebaiknya mama dan papa bicara dari hati ke hari dan membahasa kekhawatiran dan kecemasan menyambut si Kecil. Semoga menjawab ya Ma :)

    • Desi lestari
      Desi lestari
      trims mam atas pencerahannya semoga dapat mambantuku menghilangkan kecemasan" kepada calon debayku.......
    • Desi lestari
      Desi lestari
      trims mam atas pencerahannya semoga dapat mambantuku menghilangkan kecemasan" kepada calon debayku.......
    • Live Chat sudah selesai.

  • winda aisyah
    winda aisyah
    Selamat sore mama nadia…
    Saya mau bertanya, sebenarnya adakah factor hormonal yg mempengaruhi kondisi ngidam seorang ibu hamil?
    Apakah secara ilmu science ngidam itu ada? Apakah benar ngidam suatu makanan disebabkan krn tubuh kekurangan nutrisi atau suatu vitamin? Bagaimana halnya dengan ngidam secara psikologis spt selalu ingin ditemani suami atau org2 terdekat?
    Saya alergi coklat, bagaiman ketika saya ngidam cokelat? Apakah harus saya turuti utk makan atau minum coklat? Apakah ada dampak utk debay kalau saya makan cokelat?
    Terimakasih mama… :D
    Percakapan
    • Nadia Mulya
      Nadia Mulya

      Hai Mama Winda_aisya, Ngidam adalah bentuk reaksi fisik dan psikologis atas perubahan selama kehamilan. Fisik dalam arti ada perubahan dalam tubuh Mama, seperti rasa lapar dan haus yang terus menerus, rasa seperti besi di lidah karena pengaruh hormon, hingga salah tingkah tidak tahu mau apa karena badan rasanya tidak enak. Bagi kebanyakan wanita, salah satu cara menenangkan tubuh yang tidak enak adalah dengan makan, apalagi makan “comfort food” seperti es krim, gorengan, nasi-nasian. Selama Mama melakukan dalam jumlah terbatas, tidak apa kok Ma. Tapi waspadai kenaikan berat badan ya. Kenaikan berlebih dapat menimbulkan komplikasi seperti diabetes dan sulit melakukan persalinan normal. Ngidam juga merupakan bentuk daripada kebutuhan tubuh akan lebih banyak kalori. Rata-rata Mama hamil kebutuhan kalorinya naik 300-500kkal per hari. Itu setara dengan satu roti tangkap dan segelas susu. Sebenarnya kebutuhannya tidak terlalu banyak sih, bukan makan harus didobel seperti anggapan orang-orang. Hanya saja ada keinginan untuk terus mengunyah. Nah pastikan apa yang Mama “idam” itu ada manfaat gizinya. Psikologis artinya Mama secara tidak sadar memiliki suatu ketakutan, entah itu ketakutan menghadapi perubahan yang akan terjadi seperti persalinan, dan tanggung jawab sebagai orang tua. Ketakutan atau kecemasan ini membutuhkan “reassurance” atau peyakinan, utamanya dari suami dan keluarga terdekat. Daripada mengemukakan dalam bentuk permintaan yang akhirnya bikin Papa kesal, lebih baik Mama utarakan kekhawatiran Mama secara hati ke hati dengan Papa. Apakah Mama memang benar-benar ngidam coklat? Karena biasanya orang yang alergi terhadap coklat itu juga alergi protein sapi. Apabila memang benar Mama alergi maka sebaiknya dihindari, kehamilan bukanlah waktu yang tepat untuk mengoreksi alergi. Tetapi sebelumnya konsultasikan dulu dengan dokter karena banyak sekali manfaat dari susu yang tidak Mama dapatkan karena dugaan alergi ini. Semoga dapat membantu Mama, untuk konsultasi lebih lanjut bisa menghubungi Lactamil Mama Care 0-800-600-600 (bebas pulsa). :)

    • Live Chat sudah selesai.

  • dwi setyani
    dwi setyani
    Dear mama,
    Apakah ngidam dipengaruhi faktor psikologis dan sugesti?
    Bagaimana mengatasi emosi yang berlebihan jika keinginan saat ngidam tidak terpenuhi.
    Terima kasih.
    Percakapan
    • Nadia Mulya
      Nadia Mulya

      Hai Mama dwisetyaniprambananklaten betul sekali ngidam itu lebih banyak dipengaruhi oleh faktor psikologis dan sugesti dibandingkan kebutuhan tubuh yang sesungguhnya. Ngidam adalah bentuk reaksi psikologis atas perubahan selama kehamilan. Mama secara tidak sadar memiliki suatu ketakutan, entah itu ketakutan menghadapi perubahan yang akan terjadi seperti persalinan, dan tanggung jawab sebagai orang tua. Ketakutan atau kecemasan ini membutuhkan “reassurance” atau peyakinan, utamanya dari suami dan keluarga terdekat. Daripada mengemukakan dalam bentuk permintaan yang akhirnya bikin Papa kesal, lebih baik Mama utarakan kekhawatiran Mama secara hati ke hati dengan Papa. Sebenarnya tidak ada salahnya ngidam selama Mama menyadari ini hanya suatu bentuk kebutuhan atensi (baca: ingin diperhatikan/dimanja) dan tidak merepotkan (baca: bikin kesal) suami dan keluarga. Waktu hamil Nuala, aku ingin sekali berenang di laut! Sampai 4x saya, suami dan kakak Nadine terbang ke Lombok agar bisa merasakan snorkeling di laut lepas. Tetapi aku melakukannya dengan sadar, yaitu ini lebih “ngidam” karena aku tahu nanti saat si kecil sudah lahir, tidak akan bisa liburan apalagi olahraga aktif seperti ini untuk waktu yang cukup lama. Jadi selama kita memahami makna dibalik keinginan tersebut dan takar sesuai kemampuan kita, sah-sah saja kok Ma. Semoga dapat membantu Mama, untuk konsultasi lebih lanjut bisa menghubungi Lactamil Mama Care 0-800-600-600 (bebas pulsa). :)

    • Live Chat sudah selesai.

  • Sri Dewi Teti Sari
    Sri Dewi Teti Sari
    maaf mama care pertanyaan dari yelfi tadi salah kirim itu, karena pc nya lambat dan belum di logout, karena kami menggunakan pc yang sama.
    Percakapan
    • Live Chat sudah selesai.

  • Sri Dewi Teti Sari
    Sri Dewi Teti Sari
    :: Selamat siang Mama Nadia Mulya, saya seorang ibu yang merencanakan program kehamilan anak kedua, saat mengidam anak pertama kemarin saya mengidam terlalu sulit walaupun ada yang tidak terpenuhi, tetapi suami saya juga ikut ngidam, yang saya ingin tanyakan : - Apa yang dimaksud dengan ngidam itu sendiri pada mama hamil ?.. - Bagaimana kalau justru sang suami yang ngidam ?.. Apakah sebab akibatnya sang suami yang ikut merasakan ngidam ?.. - Apakah faktor ngidam sang suami bisa juga dirasakan lagi saat mama hamil anak kedua ?.. - Apa yang membuat mama hamil merasakan ngidam ?.. - Mengapa mama hamil sering mengidam makanan atau minuman tertentu ?.. - Fakta atau mitos ngidam dapat mengurangi stres ?.. - Bagaimana dengan ibu hamil yang ngidam makanan rasa asin, tetapi mempunyai riwayat tekanan darah tinggi ?.. Terima Kasih Sukses Selalu. ::
    Percakapan
    • Nadia Mulya
      Nadia Mulya

      Hi Mama Dewi, ngidam adalah bentuk reaksi fisik dan psikologis atas perubahan selama kehamilan. Fisik dalam arti ada perubahan dalam tubuh Mama, seperti rasa lapar dan haus yang terus menerus, rasa seperti besi di lidah karena pengaruh hormon, hingga salah tingkah tidak tahu mau apa karena badan rasanya tidak enak. Bagi kebanyakan wanita, salah satu cara menenangkan tubuh yang tidak enak adalah dengan makan, apalagi makan “comfort food” seperti es krim, gorengan, nasi-nasian. Selama Mama melakukan dalam jumlah terbatas, tidak apa kok Ma. Tapi waspadai kenaikan berat badan ya. Kenaikan berlebih dapat menimbulkan komplikasi seperti diabetes dan sulit melakukan persalinan normal. Psikologis artinya Mama secara tidak sadar memiliki suatu ketakutan, entah itu ketakutan menghadapi perubahan yang akan terjadi seperti persalinan, dan tanggung jawab sebagai orang tua. Ketakutan atau kecemasan ini membutuhkan “reassurance” atau peyakinan, utamanya dari suami dan keluarga terdekat. Daripada mengemukakan dalam bentuk permintaan yang akhirnya bikin Papa kesal, lebih baik Mama utarakan kekhawatiran Mama secara hati ke hati dengan Papa. Justru suami yang ngidam itu juga bentuk psikologis yuatiu kekhawatiran terhadap sang istri atau ingin turut merasakan apa yang tengah dilalui istri tercinta. Bisa saja empati tersebut muncul kembali pada kehamilan selanjutnya. Sementara untuk pendapat ngidam dapat mengurangi stress itu ada benarnya juga. Seperti yang saya katakan tadi ngidam yang muncul akibat kekhawatiran psikolgis tentunya akan berkurang bila ngidam tersebut dituruti karena merupakan pembuktian bahwa Mama mendapatkan perhatian. Saat Mama merasa diperhatikan maka tingkat stress akan menurun. Tapi kalau ngidam makanan yang berdampak buruk, seperti ingin yang asin tetapi hipertensi, maka tentu saja harus dihindari. Lakukanlah kegiatan yang lain agar dapat mengalihkan keinginan itu. Semoga dapat membantu ya Mama :)

    • Live Chat sudah selesai.

  • Mei Frida
    Mei Frida
    Siang Mama Nadia....
    Ma, saya pernah baca disalah satu gruop online gitu. ...katanya ibu yang ngidamnya mual muntah lebih sering dipagi Hari ditrisemester pertama, kandungannya katanya lebih kuat Dan yang ngidamnya sampai melebihi trisemester pertama untuk mual muntah, katanya anaknya kelak lebih pintar dibandingkan dengan yang tanpa ngidam mual muntah. ...apa benar begitu Ya Ma??
    Ma, Kalau ngidam menginginkan sebuah makanan tertentu, tapi tidak terpenuhi Saat masih hamil , adakah efek kelak untuk calon anaknya Ya Ma?
    Terima kasih Mama Nadia untuk kesempatannya....
    Percakapan
    • Nadia Mulya
      Nadia Mulya

      Hai Mama Mei Frida, sebenarnya ada benarnya juga yang dibahas di group online tersebut. Mual dan muntah merupakan respon tubuh terhadap peningkatan hormon kehamilan yang terjadi di dalam tubuh. Bahkan sebuah penelitian mengatakan Mama yang mual dan muntah memiliki kemungkinan keguguran yang kecil, tetapi mitos selanjutnya bahwa mual dan muntah melebihi trimester I akan menghasilkan anak yang lebih pintar itu hanya mitos saja. Tingkat intelegensi anak dipengaruhi oleh faktor keturunan yang kemudian dapat distimulasi setelah lahir. Dan mana kala keinginan ngidam itu tidak terpenuhi maka tidak ada dampak apapun bagi janin. Semoga dapat membantu Mama, untuk konsultasi lebih lanjut bisa menghubungi Lactamil Mama Care 0-800-600-600 (bebas pulsa). :)

    • Live Chat sudah selesai.