Search logo Menu logo

Live Chat Bersama Ahli

Nadia Mulya

Tips Mudah Menerapkan Gaya Hidup Sehat Bersama Keluarga

Nadia Mulya Ahli Seputar Gaya Hidup Mama Hamil
Live Chat

Hai Mama, Live Chat kali ini sudah ditutup ya. Terima kasih bagi Mama yang sudah berpartisipasi. Bagi Mama yang pertanyaannya belum dijawab harap ditunggu, akan segera dijawab oleh Nadia Mulya. Ditunggu juga pengumuman 10 pemenang yang akan mendapatkan paket eksklusif dari Lactamil.

Sejarah Live Chat Member Lainnya
  • risna gusnita
    risna gusnita
    Slmt siang ma nadia,,..saya seorang ibu rmh tngga dan sekarang aku sedang hamil uk 29mnggu di uk sekarang bnyak sekali keluhan sering sakit pinggang,badan pegel mudah lelah, mengntuk dan suka sakit ulu hati apa krna bnyk aktifitas d rmh ya,soal suami jarang ada d rumah krna suami harus berkerja klo ada suami d rmh slalu bntuin aktifitas sehari2 hehe..oh iya ma,selama kehamilan ku mau mnginjak 8bln aku sering jajan2n d wrung kya gorengan snack2 yg bnyk mngndung pewrna mknan dan suka beli minum2n kya ale2 dan oki jelly yg dingin2,sdangkan minum air putih jarang ma..dan yg ingin saya tnyakan 1.bgaimana cara nya ngatasin agar gaya hidup sehat 2.bagaimna cra mnyeimbangkan gya hidup sehat di dlm keluarga 3.apakah yg saya mkan berpengaruh pada janin dan kesehatan nya .. trimakasih ma sblum nya
    Percakapan
    • Nadia Mulya
      Nadia Mulya
      Hai Mama Risna,

      Wah pasti berpengaruh Ma. Selain masalah kesehatan, juga ada masalah kebersihan. Kita tidak pernah tahu sebersih apa pabrik yang memproduksi minuman instan tersebut serta warung yang menyajikan camilan yang Mama makan. Yuk Ma mulai hari ini ditata makanannya. Sebaiknya gaya hidup sehat diterapkan sedini mungkin, karena akan menentukan kualitas janin dan kualitas hidup anak nantinya. Makanya saat Mama hamil, seharusnya langsung merobah pola makan. Ya kan? Lebih memperhatikan kadar makro dan mikronutrisi yang dikonsumsi. Memastikan asam folat, zat besi, kalsium dan DHA terpenuhi. Mengapa hanya pada saat hamil saja? Seharusnya ini adalah bagian dari pola hidup sehat sehari-hari bagi semua anggota keluarga. Biarlah momen kehamilan dan menyusui menjadi tonggak “mereformasi” pola makan. Nah pastikan pola sehat itu terus berlanjut hingga si kecil lahir, mendapatkan ASI eksklusif, makanan pendamping ASI, dan seterusnya. Pola makan itu bak investasi. Bila si kecil mendapatkan semua nutrisi yang ia butuhkan sedari rahim, maka pertumbuhan dan perkembangannya akan optimal dan jarang sakit.

      Dimulai dengan mengurangi dan stop jajanan yang tidak sehat itu, perbanyak air, sayur dan buah.

      Untuk masalah keluhan, semua itu wajar Ma, apalagi seiring mendekati persalinan. Nanti kalau janin sudah “turun” atau masuk ke jalan lahir, sakit ulu hati akan hilang. Makanya, mumpung si kecil belum lahir, perbanyak istirahat Ma. Delegasikan pekerjaan rumah tangga ke ART (atau ke suami saat ia pulang kantor atau akhir pekan hehehe). Nanti kalau sudah lahir Mama harus fit untuk momen-momen begadang dan menyusui.

      Semoga lancar semua ya Ma!
    • Live Chat sudah selesai.

  • fatqurokhim nur abadi
    fatqurokhim nur abadi
    Siang mama nadya...

    Saya ibu pekerja, yg kadang jdwalnya super padat dr pekerjaan kantor dan pekerjaan rumah, kdg sy jg sulit membagi wkt utk olahraga yg membuat badan sy semakin bertambah,bagaimana tips agar sy dpt berpola hidup sehat, selain itu kebetulan saya,suami dan anak sy tdk suka makan sayuran,mohon berikan kami tips agar bisa bergaya hidup sehat,anak sy usia 3 th,sy jg smp bingung memberikan menu utk keluarga. trm ksh pencerahannya.
    Percakapan
    • Nadia Mulya
      Nadia Mulya
      Hai Mama Fatqurokhim,

      Wah sayuran itu sangat penting Ma, karena sayur dan buah adalah sumber mikronutrisi yang paling banyak. Sayang sekali bila keluraga tidak mendapatkan mikronutrisi tersebut. Mungkin Mama perlu lebih banyak browsing jenis sayuran yang ada dan cara mengolahnya. Banyak lho yang enak. Misal sayuran hiaju diblender, berikan sedikit krim dan keju, jadilah sop putar yang merupakan menu favorit anak-anakku. Atau tumbuk kentang dengan wortel rebus, jadilah mashed potato. Atau kukus sayuran seperti wortel dan cauliflower dan beri cocolan saus keju. Banyak lho cara menarik yang bisa dilakukan.

      Atau Mama bisa browsing di Instagram, banyak sekali catering makanan sehat untuk keluarga dan anak. Coba saja catering selama seminggu kemudian contok resepnya.

      Nah untuk berolahraga, memang perlu dipaksakan. Karena olahraga adalah cara ampuh mengurangi kelebihan berat badan, meregulasi tekanan darah dan kadar gula darah, serta menjauhkan diri dari berbagai penyakit seperti diabetes tipe 2, hipertensi, kolesterol, yang dapat bermuara pada penyakit seperti aterosklerosis (penumpukan plak pada pembuluh darah), stroke, serangan jantung, dan lain-lain.

      Olahraga tidak selalu berarti pergi ke gym atau lari di Sudirman pada saat car free day. Olahraga adalah mengolah raga (tubuh) dengan cara bergerak aktif. Sederhana saja: naik turun tangga daripada naik lift, perbanyak jalan kaki, mengurangi waktu duduk depan televisi dan menggantikannya dengan melakukan beberapa gerakan olahraga sederhana. Banyak sekali sumber dimana Mama bisa mendapatkan panduan gerakan yang dapat dilakukan bersama keluarga sambil mendengarkan musik favorit. Jadikanlah suatu kebiasaan, sekali dalam sehari, selama 20 menit, sekeluarga melakukan aktivitas fisik layaknya keluarga yang rutin melakukan sholat berjamaah. Lama kelamaan ini akan menjadi bagian yang rutin daripada keseharian Mama sekeluarga, dan dijamin keluarga akan lebih fit, berstamina, dan jarang sakit.

      Olahraga juga meningkatkan aliran darah yang membawa nutrisi dan oksigen ke seluruh tubuh, meningkatkan mood, meregulasi gula darah dalam tubuh (membantu menangkal penyakit gula), dan membuat tidur nyenyak di malam hari.

      Selamat mencoba ya Ma, semoga bisa menjadi awal dari niat Mama menjalani pola hidup yang lebih sehat lagi.
    • Live Chat sudah selesai.

  • Tita Desitasari
    Tita Desitasari
    Siang Mom Nadia, saya sedang merencanakan kehamilan. Kebetulan saya dan suami ingin memiliki keturunan, supaya cepat hamil saya dan suami harus mengkonsumsi makanan yang sehat. Apakah harus rutin olahraga juga Mom keduanya. Mohon informasinya. Terimakasih
    Percakapan
    • Nadia Mulya
      Nadia Mulya
      Hai Mama Tita,

      Ya betul sekali. Saat merencanakan kehamilan, Mama (dan Papa) harus mulai mengatur pola hidup sehat yang terdiri dari 3 komponen utama: makan, olahraga
    • Live Chat sudah selesai.

  • Aminatuz Zuhriyah
    Aminatuz Zuhriyah
    sore bu nadia..ada yg ingin saya tanyakan. bagainana cara mengajarkan anak agar terbiasa hidup sehat?karena anak saya yg berusia 3 tahun, kadang susah kalo disuruh mandi, keramas dan gosok gigi. terima kasih
    Percakapan
    • Nadia Mulya
      Nadia Mulya
      Hai Mama Aminatuz,

      Semua adalah masalah kebiasaan. Nah kebiasaan itu manakala dilakukan secara terus menerus akan menjadi rutinitas dan bagian dari hidup yang secara otomatis dilakukan. Bagi anak kecil, memang butuh upaya, tetapi sekalinya sudah terpatri, maka akan terus bertahan hingga dewasa. Menurut Prof. Maxwell Maltz, butuh waktu 21 hari untuk membentuk kebiasaan.

      Nah untuk urusan personal hygiene, perlu dilakukan dengan cara yang fun. Misal, mendekorasi kamar mandi dengan stiker tahan air dan berbagai permainan lainnya, mengajak si kecil berbelanja shampo dan sabun dengan aneka wewangian, menyalakan musik yang mengiringinya saat mandi dan gosok gigi, dan lain-lain. Selain itu, sekali waktu ajaklah ia ke salon. Misalnya untuk creambath atau meni pedi, maka ia pun akan melihat bahwa merawat diri itu adalah sesuatu yang menyenangkan dan “keren” karena dilakukan oleh orang dewasa yang ia idolakan.

      Selamat mencoba yaa.
    • Live Chat sudah selesai.

  • Azalia Zahwa Aisyahra
    Azalia Zahwa Aisyahra
    Bagaimana cara menerapakan pola hidup sehat kepada anak kita ataupun kepada keluarga dengan cara yg sederhana dan mudah dimengerti. Faktor apa saja yg bisa merubah pola hidup sehat. Terima kasih
    Percakapan
    • Nadia Mulya
      Nadia Mulya
      Hai Mama Azalia,
      Gaya hidup sehat ada 3 komponen utama: makan, olahraga
    • Live Chat sudah selesai.

  • Septiyani
    Septiyani
    Hallo Mama Nadia....

    saya mama dengan satu putra dan insyaalloh desember nanti bertambah lagi putra dikeluarga kecil kami, setiap hari 24 jam serasa kurang buat saya mengurus keluarga apalagi saya juga bekerja, bagaimana caranya menerapkan gaya hidup sehat agar putra2 kami dapat tumbuh dengan sehat dan cerdas serta tidak mudah jatuh sakit, karna kalau saya bekerja anak saya titipkan pada eyangnya yg kadang kurang memperhatikan kebersihan.

    terimakasih sebelumnya....salam...
    Percakapan
    • Nadia Mulya
      Nadia Mulya
      Hai Mama Septiyani,

      Selamat ya dan semoga lancar menyambut anak kedua.

      Wah jujur nih, akupun pernah mengalami hal yang sama dengan mertua hihihi. Walaupun hanya sekali setiap dua minggu anak-anak dititipkan di mertua di akhir pekan, waktu mereka masih kecil, sempat diare setiap pulang dari sana. Memang tingkat kebersihan setiap orang berbeda dan ini adalah isu yang cukup sensitif, apalagi bagi Mama yang menitipkan saat harus bekerja. Yang perlu Mama lakukan adalah memilah hal apa mengenai ketidakbersihan yang bisa Mama terima dan hal apa yang sudah harga mati. Memang anak itu jangan terlalu steril. Karena saat ia terpapar berbagai kuman, saat itulah imunitasnya bekerja untuk melawan. Tapi tidak berarti juga kita mengizinkan dia hidup dalam lingkungan yang kotor/jorok.

      Perilaku yang paling utama dan tidak dapat ditawar adalah cuci tangan pakai sabun. “Modali” dengan membeli sabun cuci tangan yang otomatis (karena lebih fun untuk anak) atau dengan aneka aroma, dan ajarkan anak dan eyang cari cuci tangan yang benar. Aku mengajarkan anak untuk menyanyi lagu “ABC” dari awal hingga akhir sebagai pertanda sesi cuci tangan. Jangan lupa untuk sering mengganti handuknya ya, karena itu juga bisa menjadi sumber kuman.

      Jadikanlah urusan kebersihan sebagai sesuatu yang fun. Misal membuang sampah pada tempatnya: dekorasi tempat sampah menjadi menarik dengan 3 lubang dengan poin berbeda. Minta ia membuang sampah dan lihat akan masuk ke lubang mana, kemudian mencatat skornya. Nanti bisa di-reward atau diberikan imbalan jumlah kecupan atau kelitikan.

      PR bagi Mama yang bekerja adalah harus sering memantau dan menerapkan aturan. Gunakan skype atau face time atau CCTV untuk memantau dan berkomunikasi. Berilah pujian setiap si kecil melaporkan sudah cuci tangan dan mandi. Buat juga aturan yang wajib ditaati oleh semua, termasuk eyang, ART dan siapapun yang berinteraksi dengan si kecil, seperti jadwal mandi, makan, bermain, olahraga dan seterusnya. Jika semua yang mengasuh anak punya pegangan dasar yang disepakati dan dituruti, maka proses mendisiplinkan anak dan menerapkan pola hidup sehat itu akan lebih mudah dan berkesinambungan.

      Selamat mencoba ya Ma!
    • Live Chat sudah selesai.

  • lilis fujiyati
    lilis fujiyati
    Selamat siang mama nadya mulia ,saya sedang hamil jalan 8bln tapi sudah beberapa bulan ini saya tidak pernah bisa tidur malam ,bias tidurnya kalau jam 6pagii.padahal mata udh ngantuk bgt tapi setelah ditempat tidur malah jdi seger lg matanya ,lgsg ilang ngantuknya jdiinya kalau tidur pasti selalu jam 6pagi.bagaimana yya Ma caranya supaya pola tidur dan istirahat saya ini bisa normal seperti org2,maksudnya klo udh waktunya (jam 8-10 malam ) bisa lgsg tidur?



    Dan saya memiliki suami yg bisa disebut perokok berat,rumah kami kan kecil ma jadi setiap kali dia merokok pasti secara tidak lgsg saya pun ikut menghirup asapnya ..gimana yya ma caranya supaya suami saya ini bisa sedikit mengurangi kebiasaan buruknya itu ??saya takut terjadi apa2 sama janin saya karna secara tidak lgsg saya pun ikut menghirup asap nya ketika suami saya sedang merokok.



    Sebelumnya saya ucapkan terimakasih yya ma ^_^
    Percakapan
    • Nadia Mulya
      Nadia Mulya
      Hai Mama Lilis,

      Istirahat itu sangat penting bagi Mama hamil, karena adalah kesempatan janin kian tumbuh dan waktu bagi tubuh Mama beristirahat (utamanya tulang belakang) dari tekanan gravitasi pada tubuh yang kian membesar setelah seharian beraktivitas. Memang semakin mendekati persalinan, Mama semakin sulit tidur. Naaah, obat yang paling ampuh adalah: olahraga! Sulit ya membayangkan olahraga dengan perut yang makin berat. Tetapi olaraga adalah satu-satunya cara untuk membuat Mama “lelah” sehingga saat tidur akan pulas. Olahraga yang dimaksud seperti berenang, senam atau yoga hamil, atau sekedar jalan kaki hingga nafas terengah-engah (pertanda jantung bekerja untuk memompa darah keseluruh tubuh). Selain membuat tidur nyenyak, juga akan membantu proses persalinan nanti.

      Selain itu, saat jam tidur tiba, buatlah kondisi sekondusif mungkin. Matikan semua gangguan seperti HP dan TV, nyalakan musik klasik, baca buku, nyalakan wewangian aromaterapi dan minum segelas susu coklat hangat yang terbukti membuat nyaman. Oh ya, jangan minum terlalu banyak agar tidak bolak balik kamar mandi. Selamat mencoba yaa.

      Naah, mengenai merokok, sama seperti yang aku jelaskan pada Mama Rara dan Mama Falianti: perlu dilakukan edukasi kepada suami dalam bentuk contoh nyata. Aku pernah mewawancarai seorang pria yang terkena kanker pita suara akibat ayahnya suka merokok saat ia bayi! Sehingga tenggorokannya terpaksa dibolongi (padahal pria ini tidak merokok sama sekali – bayangkan dampaknya seorang perokok pasih apalagi jika terpapar dari bayi). Apalagi pada Mama yang tengah mengandung!

      Bila perlu lakukan intervensi, minta bantuan dari aktivis WITT (Wanita Indonesia Tanpa Tembakau), Yayasan Jantung, dll. Mereka dengan senang hati akan memberikan informasi atau melakukan penyuluhan.

      Setidaknya minta suami keluar ke halaman atau teras saat merokok. Jangan sampai kesehatan janin terancam.

      Semoga bisa membantu ya Ma.
    • Live Chat sudah selesai.

  • FALIANTI
    FALIANTI
    Assalamualaikum, selamat siang mbak nadia. Saya Memiliki anak usia 2 tahun. Suami saya Perokok, sejak saya hamil suami sudah berusaha menghentikan merokok tapi susah untuk berhenti total, jadi hanya dikurangi intensitas merokok nya saja bu,sampai saya menempel tanda larangan merokok di dalam rumah, jadi suami merokok hanya di halaman rumah,bagaimana cara saya agar anak saya tidak meniru kebiasaan merokok suami? Terima kasih banyak mbak nadia. Selamat siang
    Percakapan
    • Nadia Mulya
      Nadia Mulya
      Walaikumsalam Mama Falianti,

      Bagus sekali Papa menyadari dan mengurangi kebiasaan merokoknya. Seperti jawaban saya untuk Mama Rara, perlu dilakukan edukasi kepada suami dan anak dalam bentuk contoh nyata. Aku pernah mewawancarai seorang pria yang terkena kanker pita suara akibat ayahnya suka merokok saat ia bayi! Sehingga tenggorokannya terpaksa dibolongi (padahal pria ini tidak merokok sama sekali – bayangkan dampaknya seorang perokok pasih apalagi jika terpapar dari bayi).

      Bila perlu lakukan intervensi, minta bantuan dari aktivis WITT (Wanita Indonesia Tanpa Tembakau), Yayasan Jantung, dll. Mereka dengan senang hati akan memberikan informasi atau melakukan penyuluhan.

      Edukasi penting untuk anak, dan anak itu paling mudah belajar dari contoh. Bahkan Mama dapat meminta anak menjadi “agen perubahan” berkat pengetahuan yang didapatkan mengenai bahaya merokok. Karena menurut beberapa wawancara yang aku lakukan, pihak yang paling sukses untuk merubah pola merokok ini adalah anak! Bila anak tahu buruknya merokok, maka ocehan merekalah yang suatu saat akan membuat Papa menghentikan kebiasaan jelek ini.

      Semoga Mama sekeluarga sehat selalu.
    • Live Chat sudah selesai.

  • Aftria Suci Hidayat
    Aftria Suci Hidayat
    siang bunda, saya wanita karir pulang sore, dan ketika pulang kerja saya mampir warung untuk beli makanan jadi, dan biasanya saya suka banget beli sayur yang bersantan karena bisa dipanasin dan bisa dimakan dipagi harinya lagi, apakah baik seperti itu?bagaimana tips bagis eorang wanita pekerja untuk memilih makanan diwarung untuk dibawa pulang kerumah yang baik untuk anak dan suami?trmksh
    Percakapan
    • Nadia Mulya
      Nadia Mulya
      Hai Mama Aftria,

      Santan bila dikonsumsi rutin tentu tidak baik Ma. Dapat mengakibatkan kolesterol dan hipertensi, yang bermuara pada komplikasi dan penyakit lainnya seperti diabetes, stroke, serangan jantung dan aterosklerosis (penimbunan plak pada pembuluh darah).

      Selain itu, sayuran dan buah, bila dimasak berkali-kali, zat gizinya hilang. Sebaiknya daripada berhenti di warung, Mama berhenti di supermarket dan beli sayuran seperti: timun, tomat, wortel baby, dan sayuran lain yang bisa dilalap. Tidak apa kok Ma dengan kesibukannya beli lauk lainnya di warung.

      Tips membeli makanan di warung: Pastikan tempatnya bersih. Mama dapat browsing terlebih dahulu di berbagai situs referensi kuliner. Terkadang ada yang memberikan review mengenai kebersihannya. Bila memungkinkan, gunakanlah wadah dan peralatan makan sendiri. Tahukah Mama bahwa penyakit dapat ditularkan dari saliva (liur) yang masih tersisa di sendok/garpu/piring yang tidak dibersihkan dengan benar – yang paling jamak adalah diare. Bila terpaksa menggunakan perkakas makan dari tempat tersebut, sebaiknya Mama bersihkan dengan air mineral botol dan napkin. Jangan pesan minuman yang mengandung es, karena penyebaran penyakit paling mudah melalui air, dan kebersihan dari balok es tidak dapat dijamin.

      Bagaimana bila Mama mencari jasa catering di sekitar rumah Mama?

      Sebagai informasi tambahan, Mama dapat meningkatkan kualitas makanannya dengan yang sehat seperti: makanan bergizi seimbang dan bervariasi. Seimbang berarti setiap menu mengandung karbohidrat, protein, lemak, serat dan mikronutrisi seperti vitamin dan mineral. Bervariasi berarti sering mengganti menu sehingga semua mikronutrisi terpenuhi. Tubuh membutuhkan banyak sekali mikronutrisi esensial yang tidak dihasilkan secara alamiah oleh tubuh, sehingga harus mendapatkannya dari makanan. Nah tidak ada satu makanan yang mengandung semua mikronutrisi lengkap, maka Mama harus rajin-rajin menggonta ganti menu untuk memastikan keluarga mendapatkan manfaat dari semua bahan makanan.

      Sementara makronutrisi seimbang yang disebut di awal, ada aturannya juga. Secara piramida, harus diperbanyak sayur (sumber protein dan serat) dan protein hewani, kemudian buah (sumber gula, protein dan serat), kacang-kacangan (sumber lemak) kemudian baru karbohidrat. Budaya Indonesia biasanya selalu makan nasi. Nah ternyata, terlalu banyak nasi putih itu tidak baik. Nasi putih dapat meningkatkan gula dalam darah, yang bila tidak dibatasi, dapat meningkatkan terkena diabetes tipe 2. Sebaiknya perlahan kurangi porsi nasi putih dan tukar sumber karbohidrat dengan nasi merah, kentang, roti gandum atau ubi manis.

      Semoga membantu ya Ma.
    • Live Chat sudah selesai.

  • dayu
    dayu
    siang mbak nadia, mbak bagaimana menghentikan kebiasaan minum kopi untuk ibu hamil yang sangat suka minum kopi? istri saya maniak kopi sehari tak minum kopi katanya badannya lemes dan pegel2 saya bilang itu sugesti. sekarang dia hamil dan yang saya tau kafein tidak baik untuk janin. apa yg saya lakukan untuk mengatasi kecanduan kopi istri sata ini? terima kasih salam
    Percakapan
    • Nadia Mulya
      Nadia Mulya
      Hai Papa,

      Selamat ya atas kehamilannya. Saya dulu sama seperti istri Papa, coffee addict! Memang kafein berlebih tidak baik bagi tubuh. Tapiiii, bagi mereka yang terbiasa dengan kafein, dampaknya tidak sama dengan mereka yang jarang minum kopi.

      Kendati demikian, berlebih tentu tidak baik. Kafein membuat tubuh mengalami suatu kondisi “stress” yaitu jantung berdebar dan sirkulasi darah meningkat. Itulah mengapa mereka yang terbiasa minum kopi akan mengatakan bahwa bila tidak minum, kemudian menjadi mengantuk dan lemas.

      Bahkan bagi pasangan yang berupaya untuk hamil, dokter akan menyarankan untuk mengurangi atau stop konsumsi kopi.

      Nah kalau sudah hamil, yang bisa dilakukan adalah perlahan mengurangi kuantitas dan kualitasnya. Dulu saya biasa minum 5 cangkir dalam sehari! Saat hamil, dikurangi menjadi 3. Kebiasaan itu lama kelamaan akan direspon tubuh dan “demand” kopi pun akan menurun. Nanti kurangi lagi menjadi 2 saja.

      Selain itu, kurangi intensitas kafein dengan mencoba coffee decaf (tidak mengandung kafein) atau dilarutkan dengan air (café Americano) atau dilarutkan dengan susu low fat (café au lait atau café latte).

      Rasa lelah dan lemas memang sangat lumrah saat hamil. Nah daripada mendapatkan luapan energi dari kopi, coba minta istri mencoba olahraga yang sama-sama meningkatkan sirkulasi darah, misal melakukan push up sambil berdiri pada tembok, dan lain-lain.
    • Live Chat sudah selesai.