Apa arti simbol 18+? Pasti semua akan menjawab, khusus untuk usia 18 tahun ke atas. Yang saya maksud dengan 18+ di atas bukan untuk itu, tapi untuk waktu para orang tua.

Kita memiliki waktu 18 tahun untuk mempersiapkan dana pendidikan S1 anak-anak. Dari sejak seorang ibu menyadari kehamilan nya, sang ibu bisa menghitung kapan perkiraan kelahiran sang bayi. Dari sejak bayi dilahirkan, kita para ibu, diberi waktu juga oleh Yang Kuasa untuk dapat mempersiapkan dana pendidikan nya.

Tidak serta merta anak bayi kita langsung sekolah kan? Untuk masuk ke playgroup, ada waktu 2-3 tahun Untuk masuk ke TK, ada waktu 4 tahun Untuk masuk ke SD, ada waktu 6 tahun Untuk masuk ke SMP, ada waktu 12 tahun Untuk masuk ke SMA, ada waktu 15 tahun Untuk masuk ke S1, ada waktu 18 tahun Mari kita fokus dengan persiapan dana S1 saja dahulu, artinya kita para orang tua memiliki waktu selama 18 tahun.

Apakah waktu selama itu tidak cukup? Bohong kalau dibilang tidak cukup. Namun tak sedikit saya bertemu dengan para orang tua yang memang merasa kurang waktu, kurang persiapan, dan kurang dana untuk bisa mengantarkan buah hati ke jenjang sarjana.

Rasanya sedih, tak percaya, kemana saja uang nya? Apa yang dilakukan oleh para orang tua ini selama 18 tahun? Karena banyak yang terlena dan lebih tergoda untuk membeli barang-barang konsumtif daripada mulai menabung atau investasi untuk pendidikan anak nya. Mobil baru, gadget baru, TV flat sepertinya lebih menggiurkan daripada dana pendidikan anak. Jadi sebenarnya mana yang lebih penting? Mobil baru atau sekolah anak? Mengapa para orang tua harus mulai memikirkan ini dengan sangat serius?

Berdasarkan data BPS, angka inflasi pendidikan di Indonesia adalah yang tertinggi di antara negara-negara Asia lainnya. Berdasarkan data selama 5 tahun berturut-turut yang diperoleh oleh QM research, kenaikan uang pangkal dan uang SPP di sekolah Jakarta dan kota besar lainnya adalah 10-20% per tahun. Saya ambil contoh riil, tahun 1996 uang pangkal untuk masuk ke salah satu tempat kuliah di Bandung adalah Rp 3jt.

Saat ini uang pangkal di tempat yang sama, karena sudah mulai program mandiri, menjadi Rp 55jt. Jadi kenaikan yang terjadi, benar adanya. Maka kita tidak bisa terlena dan berdiam diri.

Let’s do something!

  1. Mulai jadikan menabung/investasi setiap bulan menjadi kebiasaan
  2. Sisihkan minimal 10-30% dari penghasilan bulanan untuk tujuan jangka panjang
  3. Pilih produk keuangan/investasi yang tepat untuk tujuan anda
  4. Mulai mencari informasi biaya sekolah yang diinginkan sejak dini
  5. Perhitungkan inflasi setiap tahun nya
  6. Berkenalan dengan produk investasi, seperti reksadana Jadi mari lakukan perubahan sekarang juga, jangan sampai kita menyesal telah membuang percuma 18 tahun yang tersedia.
Yuk Mama, Share artikel ini ke :
Facebook Twitter Google+