Ditulis Oleh: Nurfitriavi Noeriman, Ahli Perencanaan Keuangan Ibu Care

“Bos, maaf ganggu. Ada keperluan darurat yang harus saya bicarakan. Ehm … seperti bos tahu, istri saya kan sekarang sedang hamil 8bulan. Tinggal beberapa minggu lagi jadwal kelahirannya. Nah, saya jadi bingung, pusing, karena uang nya belum siap. Boleh kah minta tolong bantu saya? Pinjam uang untuk persiapan dana kelahiran anak pertama saya? Ini darurat sekali, Bos!”

Apakah Ibu familiar dengan masalah di atas? Berikut ini ada 7 tips untuk menghadapi masalah keuangan untuk dana kelahiran:

#Tips no 1

Persiapkan dana kelahiran jauh-jauh hari, kalau bisa sejak H+1 pesta pernikahan. Gunakan uang angpau hasil pernikahan untuk keperluan honeymoon, DP rumah jika belum punya rumah dan untuk persiapan kelahiran.

#Tips no 2

Simpan uang untuk kelahiran di tabungan yang terpisah dari rekening sehari-hari. Misalnya dengan memasukan ke tabungan rencana. Jadi uang dana kelahiran aman tak terganggu oleh godaan SALEJ

#Tips no 3

Cek fasilitas kesehatan dari kantor.Apabila dicover tapi hanya 80%, maka kita harus siapkan 20% sisanya. Bila sudah di-cover 100%, Ibu termasuk beruntung, bisa ditabung untuk keperluan si kecil setelah lahir.

# Tips no 4

Selama masa kehamilan, akan ada biaya tambahan, seperti periksa rutin kehamilan, USG, vitamin, makanan bergizi, susu kehamilan, biaya acara 7 bulanan si kecil, dan lain-lain. Untuk hal-hal ini, Ibu harus alokasikan di anggaran bulanan, minimal 20% dari gaji bulanan.

#Tips no 5

Selalu siapkan dana kelahiran termahal. Walaupun melahirkan normal lebih dianjurkan, namun apabila tidak memungkinkan,Ibu sudah ada dana untuk operasi caesar yang biasanya bisa 2-3x lipat lebih malah dari melahirkan normal.

#Tips no 6

Dari sejak awal kehamilan, Lakukan survey untuk tahu perbandingan harga dan fasilitas di beberapa rumah sakit/klinik/bidan. Sesuaikan dengan kenyamanan pribadi dan kemampuan keuangan.

# Tips no 7

Biasakan dan paksakan menabung sedikit demi sedikit, tapi rutin. Walaupun jika nantinya dana untuk melahirkan kurang, Ibu tidak perlu meminjam dana kelahiran kepada orang lain, kalaupun “terpaksa” pinjam, usahakan yang tanpa bunga ya Ma.

Yuk Mama, Share artikel ini ke :
Facebook Twitter Google+