Salah satu pertanyaan yang sering muncul di benak Ibu baru adalah: Apakah saya sudah memberikan ASI yang cukup untuk anak saya? Maklum saja, agak sulit untuk mengukur jumlah tepat ASI yang sudah Ibu berikan untuk si kecil. Tapi ada beberapa hal yang bisa jadi acuan Ibu selama menyusui yang menandakan bahwa si kecil sudah mendapatkan ASI yang cukup, di antaranya:

  1. Payudara Ibu tidak terasa sekencang sebelum menyusui, karena ASI di dalamnya sudah diminum oleh si kecil
  2. Setelah menyusui, si kecil terlihat tenang dan puas
  3. Setelah kelahiran, biasanya bayi kehilangan sedikit berat badannya. Tapi setelah itu, berat badannya akan bertambah lagi. Sebagai acuan, dalam bulan pertama berat badan si kecil seharusnya bertambah sekitar 250 gram per minggu, dalam bulan kedua dan ketiga bertambah sekitar 200 gram per minggu, dalam bulan selanjutnya sampai umur 1 tahun bertambah 100 gram per minggu.
  4. Bila mengonsumsi ASI yang cukup, si kecil normalnya menggunakan 5 sampai 6 popok setiap hari. Kalau dia memakai cloth diapers, dia akan menggunakan sekitar 6 sampai 8 popok setiap hari.
  5. Dalam bulan pertama, si kecil akan buang air besar sekitar 3 kali sehari. Jumlah ini akan berkurang saat dia berusia 1 bulan. Saat berumur 6 bulan dan sudah mengkonsumsi MPASI, frekuensi buang air besar berkurang lagi menjadi sekali sehari

Sebaliknya, ada beberapa tanda yang perlu Ibu waspadai yang bisa jadi tanda bahwa si kecil tidak mengkonsumsi ASI yang cukup, yaitu:

  1. Berat badan si kecil terus turun. Bila berat badan si kecil tidak kembali normal ke berat badan saat lahir setelah 5 hari, konsultasikan dengan dokter anak
  2. Si kecil menggunakan kurang dari 8 cloth diapers atau 6 popok sekali pakai dalam periode 24 jam sejak dia berumur 5 hari
  3. Setelah berumur 5 hari, kotoran si kecil berwarna gelap
  4. Air seni si kecil berwarna gelap, seperti warna jus apel, tanda bahwa air seninya terkonsentrasi dan dia kekurangan cairan
  5. Si kecil sering rewel. Bila dia tertidur saat sedang menyusui, dia akan menangis bila Ibu melepas payudara Ibu
  6. Proses menyusui sering berlangsung lebih dari 1 jam, dan si kecil tidak tampak puas
  7. Payudara Ibu masih tetap kencang setelah menyusui

Frekuensi menyusui si kecil

Pada dasarnya setiap bayi mempunyai kebutuhan ASI yang berbeda-beda, dan dia akan meminta untuk menyusui bila dia lapar. Tapi sebagai acuan, biasanya selama bulan pertama si kecil akan menyusui setiap 2-3 jam. Maklum, perut kecilnya terisi dengan cepat, tapi akan perlu diisi lagi dengan cepat pula. Frekuensi akan terus menurun seiring bertambahnya usianya, sampai sekitar dia berumur 6 bulan, dia akan menyusui sekitar 5-6 kali dalam periode 24 jam.

Persiapan Penyimpanan ASI

Bila Ibu sedang menyiapkan stok ASI untuk si kecil saat Ibu sudah kembali bekerja di kantor, Ibu bisa mengikuti acuan ini untuk mengetahui jumlah ASI yang dia perlukan dan perlu Ibu siapkan. Biasanya sejak lahir sampai umur 1 bulan, kebanyakan bayi menyusui sampai 3 ons ASI dalam botol sekitar 8 kali sehari. Setelah itu, sampai umur 6 bulan, dia akan menyusui sekitar 26-28 ons ASI per hari yang terbagi dalam sekitar 6-8 kali waktu konsumsi.

Hubungan antara Berat Badan Bayi dan Konsumsi ASI

Studi University of California pada tahun 1992 menemukan bahwa pertumbuhan berat badan bayi berumur 4-6 bulan lebih tinggi pada bayi yang mengkonsumsi susu formula daripada bayi yang mengkonsumsi ASI eksklusif.  Studi ini menunjukkan bahwa norma diagram pertumbuhan yang tidak membedakan antara bayi yang meminum ASI eksklusif dengan susu formula, hanyalah acuan kasar. Jangan terlalu pusing bila berat bayi anda tidak sesuai diagram pertumbuhan, baik terlalu berat atau terlalu ringan. Bila bayi anda memperoleh berat badan pada kecepatan yang cukup beralasan dan tampak sehat, aktif, serta terpuaskan, maka bisa dibilang dia baik-baik saja.

 

Sumber:

Yuk Mama, Share artikel ini ke :
Facebook Twitter Google+