Ibu dan Ayah sedang merencanakan kehamilan? Pasti mendapat nasehat untuk mengkonsumsi makanan yang bernutrisi atau bervitamin tinggi. Atau Ibu dan Ayah pernah diberi saran untuk banyak makan kecambah (taoge) karena mengandung vitamin E yang baik untuk kesuburan?

Mengkonsumsi makanan bernutrisi baik, vitamin tinggi atau suplemen merupakan bagian penting untuk meningkatkan kesuburan calon Ibu dan Ayah. Mengapa diperlukan bahan yang berkualitas untuk kesuburan? Karena dengan nutrisi yang baik akan menghasilkan anak-anak yang “sempurna’ fisik maupun mentalnya.

Bahan berkualitas seperti apa yang dibutuhkan untuk kesuburan calon Ibu yang sedang merencanakan kehamilan?

Sehari-hari, calon Ibu harus menjalankan pola makan sehat yang seimbang yaitu konsumsi makanan yang kaya asam lemak, vitamin C, seng, zat besi dan asam folat. Makanan yang kaya zat besi antara lain : daging sapi, ikan, telur, sayuran berdaun hijau tua, dan buah-buah kering. Makanan yang mengandung asam folat bisa didapat dari sayuran berdaun hijau, kacang-kacangan, dan biji-bijian.

Berikut ini adalah panduan untuk pola makan seimbang untuk meningkatkan kesuburan:

  1. Pastikan terdapat makanan-makanan dari setiap kelompok makanan utama setiap harinya.
  2. Konsumsi lima porsi buah dan sayuran segar setiap hari.
  3. Minimalkan asupan lemak hewani dan gula.
  4. Minum delapan gelas air setiap hari.
  5. Makan teratur.
  6. Pilih makanan-makanan alami yang tidak diproses.
  7. Suplemen yang dibutuhkan wanita hamil adalah asam folat, yang dibutuhkan menjelang dan selama kehamilan dengan jumlah yang akan sulit dicapai hanya dari makanan. Asam folat ini salah satu bentuk vitamin B yang esensial, tidak dapat diproduksi tubuh sehingga harus didapatkan dari makanan atau suplemen.

Tidak hanya calon Ibu, calon Ayah pun sebaiknya makan makanan sehat yang seimbang kandungan nutrisi, termasuk makanan yang kaya vitamin A, B, C, dan E, serta asam lemak essensial. Asam lemak essensial banyak terdapat dalam daging ikan berminyak dan lemak tak jenuh ganda.

Yang penting lainnya bagi calon Ayah, disarankan untuk menghentikan kebiasaan merokok, karena merokok akan membunuh sperma dan terkadang menyebabkan gangguan pertumbuhan sperma. Pada perempuan, merokok akan mengurangi kemampuan untuk berovulasi atau mengelurakan sel telur dari indung telur ke saluran tuba.

Selain itu, ada tujuh nutrisi yang bisa menambah kesuburan calon Ibu dan calon Ayah, jika dikonsumsi secara seimbang yaitu:

  1. Vitamin E: sangat penting bagi sistem reproduksi pria dan wanita. Bagi wanita, vitamin E menjaga sistem endokrin dan produksi hormon-hormon yang baik. Bagi pria, vitamin E mendukung produksi sperma dan hormon-hormon seks serta mencegah kerusakan DNA sperma.
  2. Vitamin C: Bagi wanita, vitamin C bermanfaat menjaga keseimbangan hormonal, meningkatkan fertilitas, memperkuat sistem imun, dan membantu penyerapan zat besi. Bagi pria, vitamin C mencegah penggumpalan sperma dan meningkatkan mobilitias sperma. Sumber utama vitamin C adalah buah-buahan seperti jambu, sirsak, pepaya, jeruk, mangga, stroberi dan sayuran seperti cabai dan bayam.
  3. Vitamin B: B12 menambah dan meningkatkan kualitas sperma sedangkan vitamin B6 dapat meningkatkan kesuburan wanita. Jenis vitamin B lainnya seperti asam folat juga penting untuk proses penyatuan sperma dan sel telur (konsepsi).
  4. Zat besi: Zat besi penting untuk transportasi darah dan oksigen di dalam tubuh. Kaum wanita memerlukannya untuk menjaga keseimbangan proses ovulasi.
  5. Selenium: Sumber utama selenium adalah daging merah, hati dan makanan laut.
  6. Zinc: atau seng adalah mineral yang sangat penting bagi kesuburan. Mineral ini terdapat pada lebih dari 200 enzim dan protein dan penting sekali bagi pria untuk membantu menjaga fungsi organ seksual dan produksi sperma. Kekurangan zinc menyebabkan penurunan hormon testosteron, penyusutan testis dan pengurangan produksi sperma yang sehat.
  7. Kalsium: Kalsium juga meningkatkan pH tubuh Anda, yang menguntungkan bagi sperma dan telur yang sudah dibuahi serta sejumlah manfaat lain. Sumber kalsium yang terbaik adalah susu segar, sayuran hijau dan daging. Satu gelas susu segar mengandung sekitar 800 mg kalsium.

 

Sumber:

Yuk Mama, Share artikel ini ke :
Facebook Twitter Google+