Ikatan antara Ibu dan si kecil biasanya akan timbul secara alamiah, terutama bila Ibu menyusui si kecil secara langsung. Belum lagi bila Ibu tinggal di rumah sepanjang hari dan Ayah hanya sempat bertemu si kecil setelah selesai kerja. Tapi pasti Ayah juga ingin merasa dekat dengan si kecil bukan? Nah, Ayah, cobalah beberapa cara berikut untuk membuat Ayah semakin mengenal dan dekat dengan si kecil.

  • Memberi susu di malam hari. Momen memberi susu memang saat paling tepat untuk membangun ikatan dengan si kecil. Jadi Ayah pun bisa ikut menyusui si kecil di malam hari. Ketika si kecil terbangun di malam hari, biarkan Ayah turun tangan untuk menyusui si kecil dengan botol susu berisi ASI Ibu. Ayah juga bisa membantu menggendong si kecil terlebih dahulu saat Ibu mempersiapkan pemberian ASI bagi si kecil.
  • Menggendong si kecil. Bila si kecil termasuk anak yang suka digendong, Ayah bisa mencoba menggendong si kecil sambil melakukan aktivitas lain yang tidak berbahaya, seperti menyiapkan meja makan sebelum makan, dan lain-lain.
  • Membacakan cerita pengantar tidur atau menyanyi nina bobo. Seorang bayi suka mendengarkan, terutama suara orang tuanya. Itu sebabnya membacakan cerita pengantar tidur menjadi salah satu cara agar si kecil mengenali orang tuanya. Cerita pengantar tidur yang dibacakan tidak harus cerita anak, tapi bisa juga berita olahraga di koran. Yang penting adalah Ayah membacakannya dengan intonasi teratur. Si kecil akan merasa terhibur oleh Ayah, dan sebaliknya Ayah merasa dekat dengan si kecil. Menyanyikan lagu pengantar tidur juga bisa Ayah lakukan. Irama juga dapat membantu bayi lebih tenang, terutama terhadap irama yang biasanya diperdengarkan pada saat masih dalam kandungan.
  • Saat mengganti popok. Siapa sangka mengganti popok si kecil bisa membantu mendekatkan Ayah dengannya? Hal ini bisa terjadi karena biasanya pada saat mengganti popok, Ibu atau Ayah akan mengajak si kecil berbicara untuk mengalihkan perhatian si kecil sehingga dia mau duduk diam selama proses bersih-bersih dilakukan.
  • Berolahraga bersama. Saat si kecil hadir dalam keluarga kita, biasanya waktu untuk berolahraga otomatis jadi berkurang karena kesibukan mengurus anggota keluarga baru itu. Tapi si kecil pun bisa jadi ‘barbel’ lho. Jadi bila si kecil sudah kuat mengangkat leher mereka, Ayah bisa mengajak si kecil olahraga bersama dengan cara mengangkat dan menurunkan mereka seperti barbel. Si kecil senang karena diajak bermain, sementara Ayah tetap menjaga tubuh sehat dan fit.

Masih banyak cara lain yang bisa Ayah lakukan untuk tetap dekat dengan si kecil. Ayah hanya perlu menyadari bahwa peran Ayah jelas berbeda dengan Ibu. Jadilah diri sendiri dan bermain dengan si kecil untuk menikmati waktu-waktu berharga menjadi seorang Ayah.

 

Sumber: www.babycenter.com

Yuk Mama, Share artikel ini ke :
Facebook Twitter Google+