Sebagian besar Ayah pasti tahu bahwa ASI adalah makan terbaik dari yang terbaik untuk si kecil. Akan tetapi hanya sedikit Ayah yang memahami kenapa harus mendukung Ibu untuk memberikan ASI. Diantara yang sedikit itu hanya segelintir Ayah yang tahu bagaimana memperlakukan Ibu yang sedang menyusui. Dan pertanyaan favorit para Ayah adalah: “Apa yang harus saya lakukan?”  

Sebenarnya banyak. Akan tetapi ada yang kecil, boleh dikatakan sederhana. Beberapa hal kecil tersebut tidak membutuhkan kerja besar, sedikit komitmen, dan dilakukan disaat yang tepat akan mengasilkan efek yang dahsyat bagi keluarga Ayah.  

Makan dan minum

Kapan bayi terbangun, kadang tidak bisa diprediksi secara tepat walaupun Ibu telah membuat jadwal menyusui. Maka ketika mendengar bayi menangis, dengan sigap Ibu menghentikan aktifitasnya dan segera menyusui. Pada kondisi tersebut Ayah ASI bisa melakukan banyak hal.  

Jika bayi terbangun di tengah malam banyak Ibu yang tidak sempat mengambil minum. Ayah bisa mengambilkan minum untuk Ibu. Sementara Ibu minum atau jika ingin romantis beri Ibu minum sementara gelas tetap di pegang oleh Ayah. Idealnya, saat Ayah melihat Ibu menyusui, bawakan selalu segelas air.

Jika Ibu merasa tidak haus, letakkanlah di meja atau suatu tempat yang mudah dijangkau oleh Ibu. Jika mungkin letakkan juga makanan lengkap dengan alat makannya sehingga Ibu bisa mengambilnya dengan satu tangan. Hati-hati, jangan meletakkan makanan lezat di luar jangkauan Ibu jika tidak ingin mendapat limpahan frustasi rasa laparnya.  

Menyelesaikan pekerjaan yang tertunda

Jika saat menyusui Ibu meninggalkan pekerjaan, jangan biarkan pekerjaan tersebut terbengkalai. Terutama pekerjaan rumah tangga, seperti memasak, membersihkan rumah, atau yang terkait dengan urusan cuci-mencuci.  

Jika Ibu meninggalkan dapur secara terburu-buru, segeralah ke dapur, cek kompor, atau jika sedang ada yang dimasak dan Ayah bisa meneruskannya, teruskan saja jika tidak bisa matikan kompor. Akan menjadi indah seandainya Ayah mencuci peralatan dapur yang berserak dan kotor.  

Hal paling sering yang dilakukan oleh Ibu di masa menyusui adalah mencuci dan menyetrika baju si kecil. Teruskan menyetrika atau mencuci, bila perlu lakukan dengan tetap mengenakan baju kantor, tak ada Ibu yang tak bahagia melihatnya.

Ikut terjaga dan menjaga

Sebaiknya Ayah ikut terjaga dan menjaga saat si kecil terjaga di malam hari. Tidak harus setiap malam, tapi jika hal tersebut dilakukan di minggu-minggu awal sungguh Ayah akan mendapat anugerah “Ayah Terbaik”.

Mungkin Ayah berfikir kenapa harus menemani? Namun Ayah juga harus ingat bahwa bangun ditengah tidur lalu menyusui, bisa menjadi malam yang panjang dan melelahkan terlebih jika Ibu melakukannya sendiri.

Jika Ayah menemani Ibu, mengajaknya berbicara, membantu mengambilkan minyak telon, membuang diapers ke tempat sampah, atau yang paling indah dan romantis adalah mendekap si kecil dan Ibu dalam satu pelukan.

Jika dalam kenyamanan itu Ayah tiba-tiba terlelap, sungguh, terlelapnya Ayah dan si kecil yang menyusu, di mata Ibu itu adalah pemandangan yang tak tergantikan oleh kata apa pun.  

Sumber: http://www.nhs.uk/Conditions/pregnancy-and-baby/Pages/breastfeeding-help-support.aspx#close

Yuk Mama, Share artikel ini ke :
Facebook Twitter Google+