Sering sekali saya mendapat pertanyaan dari banyak orang mengenai hal ini

“Mba Fitri, apa sih produk atau investasi terbaik untuk pendidikan anak saya?”

Mungkin Ibu dan Ayah yang bergabung di Lactamil Ibu pun memiliki pertanyaan yang sama. Saya mengerti mengapa hal ini menjadi pertanyaan semua orang, karena saya yakin semua orang tua sangat mencintai buah hati nya dan menginginkan yang terbaik.

Namun tetap saya harus memberikan jawaban yang rasional dan tepat, karena memang tidak ada satu pun produk yang bisa dibilang terbaik. Buat saya, sebagai seorang perencana keuangan independen harus dapat menjelaskan bahwa semua produk keuangan investasi memiliki kebaikan dan kelemahan. Tidak ada satu pun yang sempurna. Maka yang harus dilakukan adalah memiliki berbagai produk keuangan / produk investasi demi membagi semua resiko nya. Harapan saya, ini dapat membuka pengetahuan para orang tua dalam memilih produk yang tepat sesuai dengan tujuan dan jangka waktu pendidikan anak-anak nya. Berikut adalah beberapa pilihan produk keuangan dan investasi beserta kelemahan dan kelebihan nya.

1. Tabungan Pendidikan

Kelebihan:

Jelas jangka waktunya, tidak bisa dengan mudah diambil, bila diambil sebelum waktunya umakan ada penalti, dapat hadiah langsung, dijamin oleh LPS, cocok untuk persiapan dana  pendidikan jangka pendek (1-3thn)

Kelemahan:

Bunga yang diberikan hanya lebih tinggi sedikit dari bunga tabungan biasa, yaitu 2-3% per tahun, tidak bisa melawan inflasi pedidikan yang bisa mencapai 10-20% per tahun, tidak cocok untuk persiapan dana sekolah jangka panjang (di atas 5 tahun)

2. Asuransi Pendidikan

Kelebihan:

Produk gabungan antara investasi untuk pendidikan anak dengan asuransi jiwa. Memberikan jaminan kepastian angka di masa depan. Cocok untuk persiapan uang sekolah anak jangka pendek/menengah (1-5thn)

Kelemahan:

Karena ini adalah produk gabungan, sebenarnya yang utama dibutuhkan adalah investasi pendidikan nya, bukan asuransi jiwa nya. Karena sebagian besar, asuransi jiwa ini diperuntukkan pada anak. Padahal kondisi ideal, anak tidak perlu asuransi jiwa. Yang membutuhkan adalah orang tua (Ibu/Ayah) sebagai pencari nafkah utama di keluarga. Sehingga kalau terjadi meninggal, akan ada uang keluar dari perusahaan asuransi untuk melanjutkan hidup. Kalau anak yang memiliki asuransi jiwa, masa saat anak meninggal, orang tua nya yg menerima uang?

Kelemahan lainnya adalah dengan jaminan angka di suatu waktu tertentu, pasti produk investasinya ditempatkan di produk resiko rendah, return rendah. Sehingga untuk kebutuhan uang sekolah jangka panjang (di atas 5 tahun) uang jaminan dari asuransi pendidikan tidak akan mencukupi. Paling pun hanya separuh nya.

3. Emas

Kelebihan:

Emas adalah produk investasi yang bisa dipegang secara fisik, berkilau, menyenangkan untuk dilihat, mudah dicairkan/dijual, tahan terhadap inflasi, dan return nya dalam jangka waktu tahun 2000-2012 mencapai 600% . Cocok untuk persiapan uang sekolah anak jangka menengah (5-10 tahun)

Kelemahan:

Karena bentuk fisik nya ini, cara penyimpanan bisa menjadi masalah dan resiko.  Harga emas sangat bergejolak, karena dipengaruhi oleh banyak fakto eksternal. Tahun 2008 harga emas melonjak 30%, tapi tahun 2013 ini harga emas turun dari harga Rp 550rb/gram menjadi Rp 450rb/gram. Maka dengan gejolak harga ini, emas tidak cocok untuk alat investasi persiapan dana uang sekolah anak jangka pendek. Takutnya saat dibutuhkan, saat harga sedang turun.

4. Reksadana

Kelebihan:

Reksadana sangat beragam pilihan produk nya, dari reksadana yang resiko rendah, return rendah (RD pasar uang) , resiko menengah return sedang (RD pendapatan tetap), sampai resiko tinggi return tinggi (RD campuran dan RD saham). Reksadana dijual hampir di semua bank, likuiditas nya tinggi, pencairan maksimal hanya membutuhkan waktu 7 hari kerja, informasi nya transparan ada di koran setiap hari, peraturannya sudah sangat jelas, diatur oleh OJK di bawah DepKeu. Cocok untuk persiapan dana pendidikan dengan berbagai variasi waktu.

Jangka pendek (1-5thn)           : RD pasar uang

Jangka menengah (5-10thn)   : RD pendapatan tetap

Jangka panjang (10-15thn)      : RD campuran

Jangka panjang (>15thn)         : RD saham

Kelemahan:

Tidak dapat memberikan jaminan hasil, karena return nya berubah-ubah, tidak ada Lembaga Penjamin Simpanan (LPS) seperti bank.

5. Properti/tanah

Kelebihan:

Properti/tanah adalah suatu bentuk investasi yang tak lekang oleh waktu,  nilai nya terus menanjak. Semakin hari properti/tanah di tengah kota semakin sedikit. Bentuk investasi yang terlihat wujudnya, untuk sebagian orang ini adalah investasi yang aman dan menenangkan.

Kelemahan:

Properti dan tanah adalah aset tidak lancar, membutuhkan waktu untuk dijual, apabila menggunakan ini untuk persiapan anak sekolah, belum tentu saat dibutuhkan saat harga sedang bagus dan mudah dijualnya. Jadi sebaiknya properti/tanah ini diperuntukkan sebagai aset saja, bukan untuk persiapan anak sekolah.

Yuk Mama, Share artikel ini ke :
Facebook Twitter Google+