Ketika hamil, terutama kehamilan di usia trimester III, kaki bengkak biasa terjadi. Namun hal ini wajar dan umum terjadi, sehingga Ibu tidak perlu khawatir. Begitu melahirkan, maka kaki pun akan kembali normal.

Kaki bengkak saat hamil biasanya bertambah buruk ketika sore dan malam hari, atau ketika udara cukup panas. Mengapa hal ini bisa terjadi ?

Kaki bengkak terjadi karena tubuh memiliki banyak cairan dan kaki harus menopang berat tubuh 30 persen lebih banyak dari keadaan yang normal. Cairan yang tertahan di kaki semakin diperparah dengan kondisi rahim yang semakin membesar dikarenakan adanya pembuluh darah balik di bagian kaki yang terhambat sehingga menyebabkan terhambatnya aliran darah kea rah jantung. Antara 50 – 80% wanita dengan kehamilan yang sehat mengalami kaki bengkak.

Namun Ibu perlu curiga jika tiba-tiba Ibu mengalami dan merasakan wajah, tangan ataupun kaki tiba-tiba bengkak dengan rasa nyeri. Kemungkinan itu merupakan tanda-tanda pre-eklampsia yang bisa berdampak negatif terhadap Ibu dan bayi yang ada di dalam kandungan.

Lalu apa yang bisa Ibu lakukan untuk mengurangi rasa tidak nyaman ketika kaki bengkak? Berikut beberapa tips yang bisa dilakukan :

-       Ketika Ibu sedang tiduran, letakkan kaki lebih tinggi dari kepala dan jantung. Ibu bisa mengganjalnya dengan tumpukan bantal dan guling, atau mengangkat kaki Ibu ke atas dan di tempelkan ke dinding. Hal ini akan membantu sirkulasi darah Ibu.

-       Jika Ibu bekerja, letakkan kursi kecil atau kotak di bawah meja Ibu untuk dijadikan penahan kaki, sehingga kaki tidak langsung menjejak ke lantai.

-       Cobalah untuk tidur dengan posisi miring ke kiri, karena ini akan membantu melancarakan aliran darah kearah vena.

-       Hindari berdiri atau duduk terlalu lama dan jangan menyilangkan kaki ketika duduk.

-       Cobalah untuk melakukan gerakan relaksasi ringan sebelum bangun dari tidur. Hal ini akan membantu melancarkan peredaran darah, terutama yang menumpuk di sekitar kaki selama tidur.

-       Minumlah sedikitnya 8 – 10 gelas sehari untuk menghindari dehidrasi yang bisa memperparah bengkak.

-       Olahraga ringan secara teratur seperti berjalan dan berenang dapat membantu memperlancar aliran darah sehingga mengurangi kaki bangkak. -       Makan dengan sehat. Hindari makanan yang mengandung sodium dan terlalu banyak garam.

-       Jika rasa bengkak tidak diserti nyeri, cobalah untuk memijat dengan lembut telapak kaki, pergelangan kaki terus ke atas secara perlahan. Hal ini juga membantu mengurangi timbunan cairan di kaki Ibu.

-       Selalu pergunakan sepatu dan alas kaki yang nyaman sehingga tidak menghambat peredaran darah. Semoga membantu ya Ibu J    

 

Sumber : www.parenting.co.id www.bidanku.com www.babycenter.com

Yuk Mama, Share artikel ini ke :
Facebook Twitter Google+