Protein dan asam folat merupakan dua jenis mineral yang berperan penting dalam tumbuh kembang si Kecil di dalam kandungan. Karenanya, asupan dua nutrisi tersebut tidak boleh terlewatkan dalam masa kehamilan Ibu.

  • Protein sebagai bahan penyusun organ janin

Asam amino yang membentuk protein merupakan bahan penyusun organ-organ tubuh janin sejak awal masa kehamilan. Tanpa protein, otak dan organ vital dalam tubuh janin tidak akan tumbuh dengan baik. Untuk itu Ibu harus selalu memenuhi kebutuhan protein harian, yakni 70 gram per hari berdasarkan Angka Kecukupan  Gizi (AKG). Makanan yang mengandung protein sangat banyak dan beragam. Ibu juga bisa memilih apakah protein yang Ibu makan berasal dari hewan atau tumbuhan.

Protein hewani bisa Ibu dapat dari mengonsumsi daging sapi, daging unggas, ikan, telur, susu dan keju. Sementara jika Ibu merupakan seorang vegetarian, Ibu bisa mendapatkan asupan protein nabati dari tofu, lentil, kacang hitam, kacang merah dan kacang panggang. Protein yang berasal dari hewan mengandung hampir seluruh komponen asam amino yang baik untuk tubuh sementara protein nabati tidak. Karenanya, Ibu disarankan untuk mengonsumsi makanam sumber protein yang beragam agar mendapat seluruh kandungan protein yang dibutuhkan tubuh.

  • Asam folat cegah si Kecil dari cacat tabung saraf (NTD)

Selain protein, asam folat yang merupakan bentuk sistesis dari vitamin B9 juga sangat diperlukan sejak trimester pertama kehamilan karena berperan penting dalam mencegah si Kecil mengalami cacat tabung saraf atau NTD (Neural Tube Defects). Cacat yang merupakan bawaan lahir ini bisa terjadi karena pertumbuhan tidak sempurna atau kerusakan pada tabung saraf sehingga turut memengaruhi pertumbuhan tulang belakang dan juga otak si Kecil sejak trimester pertama kehamilan. Tidak hanya itu, si Kecil yang tidak mendapat asupan asam folat yang cukup sejak dalam kandungan memiliki risiko bibir sumbing dan gangguan jantung saat lahir kelak.

Menurut AKG tahun 2013, Ibu yang sedang hamil membutuhkan setidaknya 400-600 mikrogram asam folat setiap harinya. Sama halnya seperti protein, Ibu bisa mendapatkan asam folat dari beragam sumber, baik hewan maupun tumbuhan. Kandungan asam folat tinggi bisa Ibu dapatkan dari ikan salmon, telur, daging ayam dan sapi, sayuran berdaun hijau seperti bayam dan brokoli, biji lentil, atau dari buah-buahan seperti jeruk dan alpukat.

 

Sumber:

Baby Center Medical Advisory Board, Folic Acid: Why You Need It Before and During Pregnancy, https://www.babycenter.com/0_folic-acid-why-you-need-it-before-and-during-pregnancy_476.bc

Baby Center Medical Advisory Board, Protein In Your Pregnancy Diet. https://www.babycenter.com/0_protein-in-your-pregnancy-diet_1690.bc

 

CVM: 680/10/2017 

Yuk Mama, Share artikel ini ke :
Facebook Twitter Google+