Lemak tidak selamanya buruk untuk bayi, malah sesungguhnya bayi membutuhkan lemak dalam jumlah banyak. Sebagai informasi, kadar lemak dalam ASI adalah 40-50% dan ASI kaya akan kolesterol baik. Bayi membutuhkan lemak yang tepat dan benar karena:

  1. Lemak adalah penyimpanan terbesar sumber energi tubuh
  2. Otak yang sedang tumbuh memerlukan lemak yang tepat dan benar
  3. Lemak adalah komponen dasar dalam hormon-hormon yang penting dan bagian yang vberharga dalam membran sel
  4. Lemak berfungsi menyerap dan mengantarkan vitamin A, D, E, dan K

Makanan yang mengandung lemak yang baik adalah makanan laut (khususnya ikan Salmon), Alpukat, minyak sayur, dan selai kacang (karena ada resiko alergi, tunda pemberian selai kacang kepada si kecil sampai dia berumur 2 tahun). Selain itu, bayi memerlukan asupan lemak jenuh yang berasal dari produk hewani seperti daging, telur, serta produk olahan susu seperti keju. Berilah anak Ibu makanan yang kayak akan lemak jenuh, tapi kurangi jumlahnya secara bertahap seiring dengan bertambah besarnya anak Ibu.

Lemak yang buruk untuk bayi adalah lemak yang diproses buatan dari lemak natural seperti hydrogenated fat alias lemak yang mengalami pencampuran dengan Hydrogen. Lemak tak jenuh ini dihasilkan dari proses pembuatan minyak sayur dan biasanya digunakan untuk memperpanjang masa kadaluwarsa. Lemak buatan ini meningkatkan kolesterol dalam darah dan biasa ditemukan dalam makanan seperti kue kering, biskuit, makanan cepat saji yang digoreng, donat, kentang goreng, dan beberapa merk selai kacang.

Saat ini sudah banyak produk yang lebih sehat yang menuliskan ‘tidak mengandung lemak tak jenuh’ pada labelnya. Bijaksanalah memilih produk yang lebih sehat untuk si kecil, sehingga dia selalu tumbuh besar dan sehat.

 

Sumber: The Baby Book (William Sears, M.D dan Martha Sears, R.N bersama Robert Sears, M.D dan James Sears. M.D.)

Yuk Mama, Share artikel ini ke :
Facebook Twitter Google+