Selamat, akhirnya Ibu telah melewati proses persalinan dan kini si kecil bayi kebanggaan Ibu dan Ayah telah hadir di dunia. Saat ini Ibu mungkin merasa campur aduk, antara takut, bahagia dan bingung. Tetapi apa sebenarnya yang akan Ibu alami di minggu pertama pasca persalinan? Kita simak yuk.

Proses persalinan tiap Ibu adalah pengalaman yang istimewa, baik itu lewat persalinan normal, operasi Caesar atau metode persalinan tanpa nyeri. Tiap Ibu mungkin mengalami hal dan gejala yang berbeda, tapi umumnya Ibu bisa mengalami sebagian atau semua gejala berikut ini.

Secara Fisik:

  • Terjadi pengeluaran darah melalu vagina, cairan ini disebut juga lochia yang berubah menjadi merah mudah menjelang akhir minggu.
  • Kejang atau kram pada perut karena rahim mengkerut.
  • Keletihan (bisa jadi karena masa pemulihan pasca persalinan dan masa-masa adaptasi saat begadang menjaga serta menyusui si kecil)
  • Rasa tidak enak, nyeri dan kebas pada daerah perineal (area antara vagina dan anus), terutama bila Ibu mendapatkan jahitan dari operasi Caesar. Rasa nyeri ini makin terasa saat Ibu batuk atau bersin.
  • Bila Ibu mengalami bedah Caesar, akan terdapat nyeri pada sayatan bedah, kemudian diikuti dengan rasa kebas di daerah setempat, terutama bila Ibu mengalami operasi Caesar untuk pertama kali.
  • Kesulitan buang air kecil selama 1-2 hari, serta kesulitan dan rasa tidak nyaman saat buang air besar pada beberapa hari pertama. Ibu juga mungkin akan mengalami sembelit atau susah buang air besar. Perbanyak minum air putih dan asupan serat dari sayuran dan buah-buahan.
  • Rasa sakit di sekujur tubuh, terutama bila saat persalinan, Ibu mengalami kesulitan dalam tahap mengejan.
  • Bercak darah di mata, tanda kehitaman atau kebiruan di sekitar mata, pipi dan area lain akibat mengejan terlalu keras.
  • Berkeringat sangat banyak setelah dua hari pertama.
  • Rasa tidak enak dan pembesaran pada payudara di hari ke-3 atau 4 pasca persalinan.
  • Bila Ibu menyusui, payudara terasa nyeri dan pecah-pecah. Kunjungi dokter secara rutin untuk pemulihan total pasca persalinan. Jalani hidup sehat, makan bergizi dan bernutrisi seimbang. Rutin olahraga dan cukupi asupan protein dapat membantu proses pemulihan Ibu pasca persalinan.

?Secara Emosi:

  • Rasa gembira, depresi atau perubahan mood/emosi yang cepat berganti.
  • Merasa tidak mampu dan ragu untuk menjadi seorang ibu, terutama dalam hal menyusui.
  • Frustrasi dan ingin cepat pulang, terutama jika Ibu harus tinggal di rumah sakit lebih lama dari seharusnya.
  • Minat terhadap hubungan intim akan menurun drastis, atau justru kebalikannya, pada beberapa kasus, justru gairah seks meningkat pasca persalinan. Tunda hubungan intim hingga setidaknya 4 minggu pasca persalinan agar tubuh Ibu bisa pulih sempurna.

Tiap gangguan emosional yang terjadi pasca kelahiran harus diwaspadai dan ditanggapi secara serius. Jangan pernah memendam masalah, jalin komunikasi sehat dengan suami, anggota keluarga lain atau sahabat. Jika Ibu ingin mencurahkan isi hati, Ibu bisa menghubungi layanan bebas pulsa Careline Lactamil Ibu Care di 0800 1600 600.

Sumber: Kehamilan: Apa yang Anda Hadapi Bulan per Bulan (Arlene Eisenberg, Heidi E. Murkoff, Sandee E, Hathaway B.S N)

Yuk Mama, Share artikel ini ke :
Facebook Twitter Google+