Perdarahan ringan atau bercak pada trimester dua atau tiga umumnya tidak perlu dikhawatirkan. Perdarahan ini seringkali karena trauma pada leher rahim yang semakin peka terhadap pemeriksaan dokter atau hubungan seksual.

Tetapi terkadang perdarahan ini merupakan pertanda bahwa Ibu memerlukan perhatian medis segera. Oleh karena itu tiap perdarahan harus diperhatikan dengan serius dan segera periksakan ke dokter jika hal ini terjadi.

Beberapa penyebab perdarahan yang serius antara lain:

  • Plasenta previa atau plasenta letak rendah.
    Perdarahan ini biasanya merah menyala dan tidak nyeri. Umumnya perdarahn dimulai dengan spontan, meski tak jarang juga dipicu  oleh batuk, mengejan atau hubungan seksual. Perdarahan ini bisa berupa ringan atau berat.
  • Pecahnya Plasenta atau memecahnya Plasenta terlalu dini.
    Perdarahan ini seperti perdarahan saat menstruasi, bisa terasa ringan atau lebih berat tergantung derajat pemisahan yang terjadi.  Pengeluaran darah bisa berupa gumpalan atau tidak.  Kejang dan rasa nyeri juga tergantung pada parah tidaknya kondisi pemisahan plasenta. Pada pemisahan yang besar bisa ditandai dengan syok karena kehilangan banyak darah. Hindari pemijatan area perut dan kerja berat selama kehamilan untuk mencegah terjadinya pemisahan plasenta.
  • Keguguran pada kehamilan tua.
    Waspadai jika terjadi pengeluaran darah dari vagina, mula-mula berwarna merah muda atau coklat. Bila perdarahan menjadi berat dan disertai nyeri, kemungkinan terjadi keguguran.
  • Kelahiran premature.
    Persalinan dianggap prematur bila kelahiran terjadi di minggu ke-20 tetapi sebelum minggu ke-37. Biasanya terjadi pengeluaran darah yang belendir disertai kontraksi. Segera hubungi dokter Ibu untuk penanganan lebih lanjut.

Setiap gangguan kesehatan saat hamil harus diperhatikan serius, terutama jika terjadi pengeluaran darah di tengah atau akhir trimester kehamilan. Kunjungi dokter secara berkala dan jalani hidup sehat untuk menjaga kehamilan Ibu hingga waktunya persalinan nanti.

 

Sumber: Kehamilan: Apa yang Anda Hadapi Bulan per Bulan (Arlene Eisenberg, Heidi E. Murkoff, Sandee E, Hathaway B.S N)

Yuk Mama, Share artikel ini ke :
Facebook Twitter Google+