Di kehamilan, keadaan rambut dan kulit Ibu pasti akan mengalami perubahan, dan ini merupakan hal yang wajar. Ketika Ibu hamil, rambut Ibu terlihat lebih tebal. Hal ini disebabkan oleh hormo di tubuh Ibu yang relatif tinggi yang juga mencegah rambut menjadi rontok. Rambut Ibu akan berada pada fase istirahat yang cukup lama, dan tidak akan mengalami kerontokan. Kalaupun ada, jumlahnya tidak akan sebanyak ketika sebelum hamil.

Ketika hamil, rambut juga bisa muncul di bagian tertentu di tubuh Ibu, seperti di perut, dagu, bibir bagian atas, lengan dan kaki bahkan di payudara. Hal ini normal, karena kehamilan memicu hormone kortison yang menyebabkan pertumbuhan rambut. Pertumbuhan rambut ini akan berkurang sampai 6 bulan setelah melahirkan dan akan kembali pada siklus yang normal.

Makanlah banyak sayur dan buah, hindari penggunaan pengering rambut, hindari mengikat rambut terlalu kencang dan sisirlah rambut dengan lembut untuk membantu merawat rambut Ibu selama hamil.

Kulit juga akan mengalami perubahan ketika dalam masal kehamilan. Beberapa hal yang umum terjadi pada kulit kita ketika hamil adalah :

- Stretch Mark. Hampir 90% Ibu hamil mengalami stretch mark, yaitu semacam garis merah yang ada di perut bagian bawah atau sekitar dada. Untuk menghindarinya, oleskan lotion yang aman untuk Ibu hamil di sekitar perut dan dada serta olahraga secara teratur.

- Melasma dan chlosma. Hampir 50% Ibu hamil mengalami hal ini, yaitu semacam bintik-bintik coklat hitam yang muncul di sekitar wajah. Hal ini disebabkan pigmen dan hormone yang meningkat selama kehamilan. Untuk menghindarinya, pakailah sunblock ketika berada di luar ruangan, minimal yang mengandung SPF 15.

- Pregnancy glow. Ketika hamil tubuh Ibu memproduksi 50% lebih banyak darah yang mempengaruhi sirkulasi darah dalam tubuh, juga memproduksi lebih banyak minyak. Peningkatan sirkulasi darah dan produksi minyak dalam tubuh ini mengakibatkan wajah Ibu seolah-olah bersinar. Itulah mengapa sering dibilang ketika hamil wanita akan terlihat lebih cantik dan berseri-seri.

- Jerawat. Karena produksi minyak yang berlebih ketika hamil dapat juga mengakibatkan jerawat. Untuk menghindarinya, selalu bersihkan muka dengan sabun muka yang aman setiap pagi dan malam hari. Pergunakan juga astringent untuk mengurangi kelebihan minyak di muka, pakailah pelembab yang bebas minyak.

- Gatal di perut yang menyebabkan kulit kering dan bergurat. Hal ini disebabkan karena semakin membesarnya rahim Ibu. Jika rasa gatal itu menjalar ke kaki dan tangan, itu bisa merupakan tanda dari pruritic urticarial papules and plagues (PUPP) . PUPP ini dialami oleh 1 dari 150 Ibu hamil dan akan hilang ketika melahirkan. Untuk menghindari dan mengurangi rasa gatal, gunakanlah pelembab dan salep yang aman. Untuk PUPP konsultasikan dengan dokter untuk mendapatkan resep obat yang tepat.  

Sumber:

www.marchofdimes.com

www.americanpregnancy.org

Yuk Mama, Share artikel ini ke :
Facebook Twitter Google+