Peran suami saat ini dalam proses kelahiran anak jelas sudah berbeda dengan masa lalu ketika suami hanya bisa menunggu di luar ruang bersalin dengan harap-harap cemas. Saat ini, suami sudah bisa terlibat sejak proses kehamilan dengan menemani istri kunjungan rutin ke dokter kandungan, mengikuti kelas senam hamil, sampai saat proses kelahiran.

Kelas senam hamil cukup berperan dalam memperlancar proses kelahiran. Karena itu bila memungkinkan suami bisa ikut menemani istri saat mengikuti kelas senam hamil. Apalagi kadang pada saat senam hamil, instruktur senam akan menggambarkan apa yang akan terjadi saat proses melahirkan.

Pengetahuan ini akan sangat membantu suami saat menemani istri menjalani proses kelahiran. Apalagi proses kelahiran akan membuat istri tertekan, jadi peran suami sangat penting untuk menenangkan dan menemani istri. Selain itu, suami juga bisa membantu istri mempersiapkan keperluan yang dibutuhkan untuk menyambut si kecil. Siapkan langkah-langkah yang harus dilakukan bila tiba-tiba saat melahirkan terjadi di tengah malam, agar semua berjalan lancar tanpa serangan rasa panik. suami juga harus mengetahui informasi melahirkan yang diperlukan istri, termasuk lokasi tepat ruang bersalin, nama dokter kandungan istri, dan lain-lain.

Jangan sampai ketika saat melahirkan tiba, suami tidak tahu harus mengantar istri ke mana. Yang tidak kalah pentingnya, setelah si kecil lahir, suami harus siap membantu istri mengurus si kecil. Ada baiknya sang Ayah siaga pun ikut turun tangan saat sang calon Ibu belajar hal-hal seperti cara mengganti popok, cara memandikan anak, dan lain-lain, sehingga ketika si kecil sudah lahir, baik Ayah atau Ibu sudah siap dan terampil.

Percaya saja, saat si kecil lahir, hal-hal kecil seperti memandikan dan menggantikan popok justru akan membuat suami merasa semakin dekat dengan si kecil.

Sumber: The Baby Book (William Sears, M.D dan Martha Sears, R.N bersama Robert Sears, M.D dan James Sears. M.D.)

Yuk Mama, Share artikel ini ke :
Facebook Twitter Google+