Keputihan pasti tidak menyenangkan. Celana dalam selalu kotor, lembab dan mungkin berlendir, bahkan bau. Sebenarnya kelutihan ketika sebelum hamil dan ketika hamil penyebabnya sama, yaitu kebersihan bagian kewanitaan dan bakteri. Namun, jika keputihan menunjukkan kondisi yang parah ketika hamil, hal  ini dapat menyebabkan kelahiran prematur, ketuban pecah sebelum waktunya dan bahkan cacat bayi.

Lalu kapan keputihan dikatakan dalam kondisi yang parah atau abnormal? Keputihan abnormal adalah keluarnya lendir yang berlebih, kental, dibarengi dengan rasa gatal dan bau serta nyeri ketika buang air kecil bahkan bisa disertai berdarah, maka kondisi inilah Ibu harus segera konsultasi ke dokter.

Mengapa bisa terjadi keputihan pada Ibu hamil? Perubahan hormonal yang terjadi pada ibu hamil mengakibatkan peningkatana aliran darah ke arah vgina dan mempengaruhi peningkatan cairan pada vagina. Sebenarnya cairan ini berfungsi untuk mencegah infeksi dari vagina menuju rahim. Namun jika cairan tersebut telah terkontaminasi oleh bakteri, parasit atau virus, maka hal ini justru akan mengakibatkan infeksi vagina yang memiliki ciri-ciri seperti keputihan yang abnormal  tersebut, atau sering disebut dengan keputihan patologis. Pada trimester akhir, kehamilan merupakan kondisi dimana vagina memiliki kelembaban tertinggi, sehingga berpeluang besar munculnya infeksi jamur. Dari berbagai keputihan pada ibu hamil, ada 3 tipe yang bisa terjadi pada saat kehamilan, yaitu kandidosis vulvovaginal (infeksi jamur), vaginosis baterialis yang disebakan oleh bakteri dan human papiloma virus (HPV) yang menyebabkan kutil pada sekitar daerah kemaluan.

Nah, sebelum terlambat, berikut tips untuk menghindari keputihan:

- Menjaga kebersihan daerah vagina

- Mengeringkan bagian vagina

- Hindari pemakaian pantyliners

- Jangan menggunakan obat kewanitaan, tissue basah terlalu sering

- Hindari melakukan douche vagina

- Menghindari memakai celana ketat dari bahan sintetis

- Tidak saling bertukar memakai handuk.

-  Lakukan papsmear secara teratur setiap tahun sekali.

Yuk kita jaga kebersihan kewanitaan kita Ibu. Semoga membantu ya Ibu.  

Sumber :

www.tipsibuhamil.com

ww.bidanku.com

Yuk Mama, Share artikel ini ke :
Facebook Twitter Google+