Ibu hamil yang menjalani ibadah puasa harus lebih cermat dalam menjaga kesehatan. Mengabaikan gaya hidup sehat saat hamil, terlebih jika berpuasa bisa memberikan risiko fatal bagi janin Ibu. Untuk itu, simak tips sehat berikut yang bisa Ibu lakukan saat puasa.

  1. Penuhi asupan cairan tubuh

Ibu harus selalu memenuhi asupan cairan tubuh dengan minum banyak air putih sejak berbuka puasa hingga sahur. Jangan malas untuk minum hingga 2-3 liter air atau setara dengan 8-12 gelas per harinya. Ibu yang cukup minum air putih akan terhindar dari risiko dehidarasi yang bisa membahayakan janin. Selain itu, tubuh yang terhidrasi dengan baik pun bisa membuat Ibu tahan berpuasa seharian.

  1. Konsumsi makanan bernutrisi seimbang

Ibu hamil harus selalu mencukupi kebutuhan nutrisi untuk tumbuh kembang janinnya. Saat sahur dan berbuka, pastikan Ibu mengonsumsi makanan sehat yang mengandung makro nutrisi berupa karbohidrat, lemak dan protein, serta mikro nutrisi yang terdiri dari asam folat, vitamin D, zat besi dan kalsium.

Agar Ibu dan si Kecil yang berada dalam kandungan tetap sehat sepanjang bulan puasa, Ibu bisa mengonsumsi makanan berkabohidrat kompleks dan lauk yang kaya akan protein. Karbohidrat kompleks dapat ditemui dalam menu nasi merah atau roti gandum, sementara protein terkandung dalam ikan, telur, susu, daging ayam, daging sapi, tahu, tempe dan kacang kacangan. Asupan karbohidrat kompleks dan protein dapat membantu Ibu tahan lapar lebih lama.

  1. Lakukan olahraga ringan

Ibu hamil yang berpuasa tidak dilarang untuk berolahraga, asal olahraga yang dilakukan tidak terlalu berat dan tidak membuat Ibu menjadi terlalu lelah. Ibu bisa melakukan senam taichi, yoga prenatal, jalan santai di treadmill selama 20-30 menit saat berpuasa.

  1. Tidak berbuka puasa secara berlebihan

Puasa membuat sistem pencernaan tubuh bekerja lebih lambat. Saat berbuka, sebaiknya minum segelas jus buah atau air kelapa lebih dahulu kemudian disusul dengan camilan ringan. Ibu disarankan untuk menunggu satu hingga dua jam untuk melanjutkan mengonsumsi makanan berat. 

  1. Istirahat cukup

Ibu yang sedang mengandung akan lebih cepat lelah, terlebih jika Ibu menjalani puasa. Supaya energi Ibu tetap terjaga, jadwalkan kegiatan Ibu dengan baik dan sempatkan untuk tidur siang setiap harinya.

  1. Lakukan check up secara berkala

Ibu hamil yang pernah menderita diabetes kehamilan sebaiknya melakukan check up secara berkala untuk memonitor kadar gula darah. Pasalnya, Ibu yang berpuasa tapi tidak menjaga asupan makan dan minum dengan benar dapat meningkatkan risiko diabetes kehamilan (gestational diabetes).

  1. Jangan memaksakan diri

Bila Ibu merasakan tanda-tanda dehidrasi atau keluhan lainnya selama berpuasa, Ibu disarankan untuk tidak melanjutkan berpuasa. Jangan paksakan diri Ibu untuk berpuasa karena dapat berakibat fatal bagi kesehatan dan keselamatan janin.

 

 

Sumber:

Baby Center. Tips for A Healthier Fast. https://www.babycentre.co.uk/a1028960/tips-for-a-healthier-fast 

Baby Center. Fasting in Pregnancy. https://www.babycentre.co.uk/a1028954/fasting-in-pregnancy 

Vakil, Enozia. 2015. Mom Junction. Is It Safe to Fast during Pregnancy? http://www.momjunction.com/articles/safe-fast-pregnancy_0015768/#gref 

Baby Center India Medical Advisory Board. Baby Center. Fasting during Pregnancy: A Guide. https://www.babycenter.in/a1014950/fasting-during-pregnancy-a-guide 

Yuk Mama, Share artikel ini ke :
Facebook Twitter Google+