Seperti halnya kondisi tubuh anggota keluarga, kondisi keuangan keluarga juga harus dijaga kesehatannya. Untuk mengetahui anggota keluarga ada yang kurang sehat, tentu kita harus mengetahui apa saja tanda-tanda kondisi tubuh sedang tidak fit, seperti suhu badan naik drastis, batuk, pilek, tidak nafsu makan, dan lain sebagainya. Begitu pula dengan kondisi keuangan, untuk menjaga agar keuangan selalu fit, kita juga harus tahu apa saja pertanda tidak sehatnya keuangan keluarga.

Sebenarnya ada banyak tanda-tanda yang bisa dijadikan acuan tidak sehatnya keuangan, tapi secara umum ada 7 hal yang harus diwaspadai.

  1. Tidak bisa memenuhi kewajiban agama terhadap harta yang kita miliki, misalnya tidak bisa membayar zakat bagi umat Islam, atau perpuluhan bagi umat Kristiani.
  2. Tidak bisa menabung secara rutin, artinya pengeluaran Ibu seringkali selalu sama atau malah lebih besar dari penghasilan.
  3. Tidak memiliki tabungan darurat minimal 4 bulan dari pengeluaran bulanan. Untuk keluarga dengan anak lebih dari 1, atau sumber penghasilan dari pekerjaan freelance dana darurat yang dibutuhkan tentu lebih besar lagi.
  4. Jika memiliki kartu kredit, Ibu tidak sanggup membayar lunas semua tagihan sehingga terpaksa mencicil.
  5. Memiliki hutang (KPR, KTA, atau hutang lainnya) dan mulai kesulitan dalam mencicilnya
  6. Memiliki saldo hutang yang lebih besar dari aset yang dimiliki, atau jika jumlah cicilan hutang yang harus dibayarkan per bulan melebihi 30% dari penghasilan bulanan.
  7. Tidak memiliki perencanaan dan persiapan finansial untuk kebutuhan masa depan seperti dana pendidikan anak, dana pensiun atau dana kesehatan hari tua.

Jika Ibu memiliki satu atau lebih dari ciri-ciri di atas, maka Ibu harus waspada dan mulai introspeksi kondisi keuangan. Segera perbaiki apa yang harus diperbaiki, mulai dari pola pikir, gaya hidup hingga jika perlu mencari penghasilan tambahan untuk mengembalikan kondisi keuangan jadi lebih sehat.

 

Sumber: 50 Financial Wisdom oleh Eko.P Pratomo, Kontan Publishing

Yuk Mama, Share artikel ini ke :
Facebook Twitter Google+