Search logo Menu logo

Live Chat Bersama Ahli

Anna Surti Ariani

Atasi Cemas Jelang Persalinan?

Anna Surti Ariani Ahli Psikologi Anak
Live Chat

Hai Mama, Live Chat kali ini sudah ditutup ya. Terima kasih bagi Mama yang sudah berpartisipasi. Bagi Mama yang pertanyaannya belum dijawab harap ditunggu, akan segera dijawab oleh Anna Surti Ariani. Ditunggu juga pengumuman 10 pemenang yang akan mendapatkan paket eksklusif dari Lactamil.

Sejarah Live Chat Member Lainnya
  • erniati bernadetta pardosi
    erniati bernadetta pardosi
    siang bunda anna, usia kandungan saya saat ini 32w tp sudah mulai cemas krn agak sedikit takut untuk menjalanin proses persalinan anak ke 2, anak pertama lahir secara secar yg dulunya saya sangat awam dan ga ngerti itu namanya secar, pas dijalani waktu itu nyante aja..penyebab secar krn ari2 dibawah dan pinggul sempit katanya. ada kemungkinan persalinan ke 2 ini secar tapi berharap supaya bisa diusahakan normal krn jarak sudah lebih dari 2tahun. karena saya sudah tahu di secar itu seperti apa dan ada kejadian2 tentang secar yang saya baca dan denger membuat saya sangat cemas.Apa yang harus saya lakukan selain saya tetap berdoa yg terbaik untuk saya dan anak saya nanti..Terimakasih
    Percakapan
    • Anna Surti Ariani
      Anna Surti Ariani

      Selamat siang juga Mama Erni Pardosi,

      Betul Ma, kadang kalau kita tak tahu sama sekali, kita jadi tenang. Tapi tak berarti lebih baik tak tahu lho, karena ketidaktahuan bisa mengarahkan kita melakukan hal-hal yang justru tak disarankan dan dapat membahayakan diri kita.

       

      Sudah baik sekali Mama tahu lebih banyak informasi tentang proses persalinan, dan wajar kalau Mama jadi cemas. Bahkan mama paling tenang sekalipun bisa cemas kok kalau akan melahirkan, bukankah tiap kelahiran bisa berbeda prosesnya? Untuk kali ini, Mama perlu bertanya lebih detil kepada dokter yang akan membantu proses persalinan kelak agar lebih bisa memprediksi apa yang perlu dilakukan. Contohnya, Mama bisa berkonsultasi tentang ukuran panggul, apakah jadi harus operasi atau tetap bisa melahirkan lewat vagina. Jika mungkin, carilah teman-teman yang punya pengalaman serupa dengan Mama, mereka bisa menceritakan pengalaman mereka. Ayo banyak bertanya dan banyak bercerita juga, sehingga Mama mendapatkan informasi sekaligus dukungan dari teman-teman. Hindari teman-teman yang cenderung menakut-nakuti, tapi cobalah lebih dekat kepada mereka yang bisa menenangkan. Untuk menenangkan diri, Mama juga bisa mencari tahu tentang teknik relaksasi, misalnya lewat tarik dan lepaskan napas secara perlahan dan yoga. Jika ketegangan terasa terlalu nyata, Mama bisa mencoba untuk meremas bola stress atau balon yang diisi dengan segumpal beras. Betul sekali, yang terbaik tentunya dengan tetap mendekatkan diri kepada-Nya. Semoga menjawab, Ma!

    • Live Chat sudah selesai.

  • fatqurokhim nur abadi
    fatqurokhim nur abadi
    Siang....buka web mama care ternyata topiknya pas banget, istri lg hamil 2 bl menjelah HPLnya tp selalu khawatir apa yg harus dia lakukan agar bs lancar lahir secara normal, apalagi ini kakinya bengkak, dia khawatir lagi takut kenapa2. Mohon pencerahannya apa yg harus suami dan terutama istri persiapkan agar melahirkan lancar dan normal, karena istri takut operasi karena sebelum hamil pernah operasi batu ginjal...terima kasih sebelumnya.
    Percakapan
    • Anna Surti Ariani
      Anna Surti Ariani

      Dear Papa Fatqurokhim,

      Senang sekali Papa ikut berpartisipasi dalam live chat kali ini. Artinya Papa sungguh ikut terlibat dalam kehamilan Mama, dan ini adalah langkah awal yang baik dalam kerjasama menjadi orangtua kelak. Pa, pertama yang perlu Papa lakukan adalah mencari informasi sebanyak-banyaknya tentang kehamilan dan proses persalinan. Papa dapat mencari informasi dari artikel di berbagai web, bertanya kepada teman-teman tentang pengalaman mereka, dan tentunya salah satu yang terbaik adalah dengan bertanya kepada dokter obgin. Papa ikut terus kan tiap kali Mama berkonsultasi dengan dokter? Coba tanya apakah kaki bengkak Mama perlu dikhawatirkan, apakah operasi batu ginjal kemarin ada kaitannya dengan proses persalinan kali ini. Dengan pemeriksaan lebih menyeluruh, tentunya dokter dapat memberikan jawaban paling sesuai.

       

      Peran paling penting Papa adalah untuk menenangkan Mama, dan tentunya ini dapat dilakukan lebih efektif setelah Papa betul-betul mengerti seluk-beluk kehamilan dan persalinan, sehingga dapat menenangkan dengan tepat. Contohnya, jangan sampai nih, Papa mengatakan bahwa oke-oke saja terus tinggal di rumah ketika Mama mengalami flek, karena bisa saja ada masalah dalam kehamilan Mama.

       

      Proses melahirkan normal ataupun operasi sama saja baiknya kok, Pa. Asalkan dilakukan dengan pemantauan bidan dan dokter yang kompeten, tentunya akan membantu Mama mendapatkan proses terbaik untuk dapat bertemu si kecil. Semoga jawaban singkat ini sedikit mencerahkan ya Pa!

    • Live Chat sudah selesai.

  • Alya rahmawati
    Alya rahmawati
    Siang mama Anna.
    Saya mau tanya. Gimana cara mengatasi cemas saat menjelang kelahiran dan apa akibatnya ? 2 kali saya melahirkan ( anak ke2 baru 2bln )saya tidak bisa menggunakan nafas perut. Selalu menggunakan nafas yang berakhir ditenggorokan. Dan akhirnya waktu kelahiran ke 2 salah satu mata saya merah kata bidan karna salah mengejan. Sekitar 2 minggu merah nya baru hilang. Apakah itu salah satu akibat dari rasa cemas. Hingga saya tidak bisa berkonsentrasi untuk menggunkan nafas perut. Trimakasih atas jawabannya Ma.
    Percakapan
    • Anna Surti Ariani
      Anna Surti Ariani

      Selamat siang juga Mama Alya!

      Betul sekali Ma, salah satu efek kecemasan jelang persalinan adalah kesulitan berkonsentrasi, bahkan menjadi lebih lambat dalam menangkap apa yang diinstruksikan dokter atau bidan. Akibat sulit berkonsentrasi, Mama mungkin saja melupakan apapun yang telah dipelajari saat mengikuti kelas prenatal. Pada kasus Mama, efeknya Mama jadi kesulitan menggunakan nafas perut dan mengalami mata merah. Beberapa Mama yang kecemasannya tinggi dan sulit mengendalikan kecemasannya juga mengalami sesak napas, merasa lemah tiba-tiba, dada sakit, jantung berdetak jauh lebih cepat, dll, dan kadang ini mempersulit proses persalinan. Untuk mengurangi kecemasan, pertama tentu dibutuhkan pengetahuan, ini bisa Mama dapatkan dari konsultasi dengan dokter dan teman-teman yang pernah mengalami kehamilan dan persalinan, informasi dari berbagai media, dan kelas prenatal. Selain pengetahuan, Mama juga perlu ketenangan, ini bisa didapatkan dari berpasrah kepada Tuhan, antara lain lewat bersembahyang dan terus menyebut nama-Nya. Yakinlah bahwa apapun yang terjadi adalah kuasa-Nya, sehingga kita lebih mampu menerima apapun yang terjadi pada kita. Semoga menjawab ya, Ma!

    • Live Chat sudah selesai.

  • rini anggani
    rini anggani
    Tertarik dgn atasi cemas jelang persalinan,krn anak kedua ini insya Allah akan lahir minggu2 ini. ..
    Percakapan
    • Anna Surti Ariani
      Anna Surti Ariani

      Terimakasih atas ketertarikannya, Mama Rini. Silahkan lho ajukan pertanyaan yang lebih spesifik, supaya saya bisa membantu lebih baik. Atau, bisa juga Mama Rini mengecek jawaban pada pertanyaan-pertanyaan lain, agar mendapatkan info tentang hal-hal apa yang sering menjadi kecemasan mama lain saat menjelang persalinan, sekaligus cara mengatasinya. Semoga lancar proses persalinannya, Ma! Selamat membaca!

    • Live Chat sudah selesai.

  • lisa Martha Kurniawan
    lisa Martha Kurniawan
    pagii
    saya icha sedang mengandung 3 bulan anak ke dua dan anak pertama saya baru 8 bulan, agak cemas untuk melahirkan ke dua , apakah nnti rasanya akan sama atau bagaimana ya,, yg pertama saya melahirkan normal umur saya 27 th.dan sebelumnya saya belum tahu hamil pas 3 bulan ini baru ketahuan saya hamil
    mohon saran2 dan infonya mengenai ini ,, terima kash
    Percakapan
    • Anna Surti Ariani
      Anna Surti Ariani

      Dear Mama Icha,

      Selamat ya, rupanya Tuhan memberikan hadiah berturut-turut bahkan tanpa diketahui sebelumnya. Tentunya Beliau tahu bahwa Mama Icha pasti akan mampu melewati semua proses ini dengan baik asalkan berserah kepada-Nya. Beberapa proses kehamilan kedua kadang sama dengan yang pertama, tapi bisa juga berbeda. Kalaupun berbeda, tak perlu terlalu dikhawatirkan. Coba deh melihat ini dari sisi yang lain, yaitu bahwa Mama jadi punya pengalaman yang lebih kaya tentang proses kehamilan dan persalinan. Yang perlu Mama lakukan saat ini adalah berkonsultasi sebanyak-banyaknya ke dokter obgin untuk memastikan bahwa kehamilan kedua ini berjalan dengan lancar, sembari tetap menyusui dan mengasuh si kakak. Kelak ketika adik lahir, biarkan kakak menjadi temannya, jangan jadikan ia sebagai contoh atau idola buat adik karena usianya amat dekat; jadi jangan dibanding-bandingkan ya, Ma. Mama juga perlu sekali mencari bala bantuan untuk mengasuh kedua anak sekaligus. Baik sekali kalau sudah ada yang bisa membantu sejak sekarang, karena sesekali Mama akan perlu istirahat demi proses kehamilan lebih sehat untuk adik. Nantinya Mama akan perlu sesekali hanya bersama kakak, dan lain waktu hanya bersama adik, sementara saudara kandungnya bisa bersama dengan orang dewasa lain yang Mama percaya, yaitu siapapun yang bisa membantu Mama (bisa nenek, kakek, tetangga, ART, babysitter, dll). Semoga lancar proses kehamilan dan persalinannya kelak ya, Ma. 

    • Live Chat sudah selesai.

  • Yulia Sugiharti
    Yulia Sugiharti
    Selamat siang...

    Saya Yulia usia 34 tahun. Saya sedang mengandung anak ke 3 usia kandungan saya 5 bln. Walaupun sudah melahirkan 2 kali, namun tetep saya cemas dan khawatir ketikamenjelang persalinan nanti. HPL saya tgl 27 Nov 2015. Bagaimana supaya tenang menghadapi persalinan nanti? Mengingat persalinan terdahulu 2 kali sesar dan usia saya sdh tdk muda lagi. Mohon pencerahannya. Terima kasih.
    Percakapan
    • Anna Surti Ariani
      Anna Surti Ariani

      Dear Mama Yulia,

      Sudah pernah melahirkan memang tak berarti bebas dari kecemasan sama sekali. Bahkan mama yang paling tenang sekalipun bisa cemas kok kalau akan bersalin. Jika Mama pernah mengalami hal yang tak menyenangkan pada proses bersalin sebelumnya, mungkin saja Mama khawatir ini terulang lagi. Kalaupun yang dulu baik-baik saja, bagaimanapun saat ini berbeda, mengingat usia dan jumlah anak bertambah. Jika mungkin, coba Mama cari teman yang punya pengalaman serupa, dan tanyakan bagaimana pengalamannya. Biasanya mereka yang punya pengalaman serupa bisa saling menguatkan. Kalaupun tidak ketemu, Mama boleh menghindar dulu dari mereka yang suka memberikan cerita tak menyenangkan seputar kehamilan dan melahirkan, dan memperbanyak cari informasi dari sumber-sumber yang positif dan menenangkan. Ingatkan dokter tentang riwayat kehamilan dan melahirkan sebelumnya agar dokter lebih dapat mewaspadai hal-hal yang memang perlu dicemaskan. Jika menurut dokter baik-baik saja, maka Mama tinggal memperbanyak komunikasi dengan Allah alias berdoa, untuk menyerahkan segala proses ini kepada-Nya. Semoga mencerahkan ya, Ma. 

    • Live Chat sudah selesai.

  • ika indah
    ika indah
    Saya hamiil 38 w,sama dokter di kasih alinamin f,fungsi nya buat apa ya,trus reaksi nya gimana?
    Percakapan
    • Mama Care Lactamil
      Mama Care Lactamil

      Hallo Mama Ika,

      Terima kasih sudah ikut berpartisipasi dalam live chat kali ini. Mohon maaf pertanyaan Mama tidak sesuai topik kali ini. Mama bisa bertanya kepada Ahli Kandungan Mama Care di http://bit.ly/AhliKandunganLactamil atau hubungi Lactamil Mama Care di 0-800-1-600-600

       

    • Live Chat sudah selesai.

  • indah runiati
    indah runiati
    Mamah, usia kandungan sy 40minggu.. Minggu kemarin saya flex keluar cairan lendir dan darah,kata dokter Nunggu 3hari kedepan tapi sampai satu minggu belum juga mules.. Gmn yah?? Saya cemas
    Percakapan
    • Anna Surti Ariani
      Anna Surti Ariani

      Dear Mama, sejauh yang saya tahu, flek di akhir kehamilan perlu diwaspadai sebagai bagian dari tanda-tanda akan melahirkan. Artinya mama justru perlu lebih memperhatikan kondisi kehamilan dan janin. Cemas, dalam kondisi saat ini, justru adalah hal baik, yang mengingatkan Mama untuk tetap siap dalam proses bersalin.  Cek terus bagaimana gerakan si kecil di dalam perut Mama. Teruslah berkonsultasi dengan dokter atau rumah sakit tempat Mama akan melahirkan, agar tak sampai terlewat apapun. Siapkan barang-barang yang akan dibawa dan letakkan sedekat mungkin dengan pintu keluar agar bisa segera dibawa ketika saatnya tiba dan tak ada yang tertinggal. Semoga semuanya baik-baik saja ya, Ma.

    • Live Chat sudah selesai.